Gol Roman Golian dan Zainal Arifin di lima menit terakhir pertandingan memastikan Persela Lamongan mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Antara
Persela Lamongan berhasil mengamankan tiga angka di kandang sendiri atas Persidafon Dafonsoro dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut tentu saja memuaskan LA Mania, mengingat di laga sebelumnya mereka dipermalukan oleh Persiram Raja Ampat.
Kemenangan Persela tidak diraih dengan mudah karena Persidafon tampil sangat solid di lini belakang. Laskar Joko Tingkir baru dapat memecahkan kebuntuan di lima menit terakhir pertandingan melalui gol Roman Golian dan Zainal Arifin.
Babak Pertama
Persela Lamongan langsung menebar ancaman ketika pertandingan baru menginjak dua menit. Mario Costas melepaskan tembakan keras yang masih dapat diantisipasi oleh Gebze, bola muntah berhasil disambar oleh Jimmy Suparno sayang masih melambung di atas mistar.
Tuan rumah terus melakukan tekanan di awal-awal pertandingan ini, peluang terbaik Persela didapatkan Gustavo Lopez melalui tendangan jarak jauh di menit ke-17, namun ia masih belum beruntung setelah bola hanya menerpa tiang gawang.
Persidafon baru memperoleh peluang berbahaya di menit ke-37 memanfaatkan kesalahan kiper Choirul Huda dalam mengantisipasi tendangan sudut, ketika bola yang ia petik di udara terlepas, Alaso yang berada tepat di belakang kiper langsung menyontek bola ke gawang, beruntung masih ada Saiful yang berhasil menghalau bola sebelum melintas ke garis gawang timnya.
Di sisa waktu yang ada, kedua tim tampak kesulitan menembus lini pertahanan masing-masing lawan. Sehingga kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Persela kembali mengambil dominasi permainan di paruh kedua. Laskar Joko Tingkir mengancam melalui tandukan Roman Golian memanfaatkan tendangan penjuru, dan tembakan Samsul Arif memanfaatkan kemelut, namun tidak ada yang mengarah tepat ke gawang Persidafon.
Terus mengalami kebuntuan, Persela mencoba mengubah gaya serang dengan memasukkan Zainal Arifin untuk menggantikan Samsul Arif.
Namun masuknya Zainal membuat lini depan Persela tampak 'dingin' sehingga dapat dimanfaatkan oleh Persidafon untuk keluar dari tekanan. Bahkan pada menit ke-71, Anis Nabar hampir menjebol gawang tim tuan rumah setelah memanfaatkan celah di antara Golian dan Han Sang-Min, namun sayang tembakannya masih melayang di atas mistar.
Peluang berbahaya tim tamu tersebut tampaknya memanaskan mesin lini depan tuan rumah, beberapa menit kemudian, Persela langsung membalas melalui sontekan Costas tepat di depan gawang Persidafon setelah terjadi kemelut, namun Alaso menjadi berhasil menghadang bola sehingga kedudukan tanpa gol masih belum berubah.
Di menit ke-80, Persela kembali mendapatkan peluang ema, kali ini melalui tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Eksekusi menawan Gustavo Lopez berhasil dipatahkan oleh Gebze, bola muntah juga masih gagal dimanfaatkan oleh Golian.
Setelah terus mengurung pertahanan Persidafon, Persela akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-85. Pahlawan tuan rumah adalah Roman Golian, ia memanfaatkan umpan dari Gustavo Lopez yang membelokkan arah bola tendangan penjuru In Kyun Oh.
Persidafon berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, hal tersebut justru membuka pertahanan mereka dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Persela.
Tim tuan rumah menggandakan kedudukan menjadi 2-0 di menit pertama injury time melalui tendangan first time pemain pengganti Zainal Arifin memanfaatkan umpan Gustavo Lopez. Kedudukan 2-0 akhirnya bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Persela: Huda (GK); Arifki, Han Sang-Min, Golian, Saiful; Rosadhe, Gustavo, Oh Inkyun, Jimmy; Samsul, Costas.
Persidafon: Gebze (GK); Alaso, Andri Ibo, SF Rumkabu; Pius Amo, Makanuay, Izaac Wanggai, IvakDalam, Jaelani Arey; Nabar, Lim Nunez.
Kemenangan Persela tidak diraih dengan mudah karena Persidafon tampil sangat solid di lini belakang. Laskar Joko Tingkir baru dapat memecahkan kebuntuan di lima menit terakhir pertandingan melalui gol Roman Golian dan Zainal Arifin.
Babak Pertama
Persela Lamongan langsung menebar ancaman ketika pertandingan baru menginjak dua menit. Mario Costas melepaskan tembakan keras yang masih dapat diantisipasi oleh Gebze, bola muntah berhasil disambar oleh Jimmy Suparno sayang masih melambung di atas mistar.
Tuan rumah terus melakukan tekanan di awal-awal pertandingan ini, peluang terbaik Persela didapatkan Gustavo Lopez melalui tendangan jarak jauh di menit ke-17, namun ia masih belum beruntung setelah bola hanya menerpa tiang gawang.
Persidafon baru memperoleh peluang berbahaya di menit ke-37 memanfaatkan kesalahan kiper Choirul Huda dalam mengantisipasi tendangan sudut, ketika bola yang ia petik di udara terlepas, Alaso yang berada tepat di belakang kiper langsung menyontek bola ke gawang, beruntung masih ada Saiful yang berhasil menghalau bola sebelum melintas ke garis gawang timnya.
Di sisa waktu yang ada, kedua tim tampak kesulitan menembus lini pertahanan masing-masing lawan. Sehingga kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Persela kembali mengambil dominasi permainan di paruh kedua. Laskar Joko Tingkir mengancam melalui tandukan Roman Golian memanfaatkan tendangan penjuru, dan tembakan Samsul Arif memanfaatkan kemelut, namun tidak ada yang mengarah tepat ke gawang Persidafon.
Terus mengalami kebuntuan, Persela mencoba mengubah gaya serang dengan memasukkan Zainal Arifin untuk menggantikan Samsul Arif.
Namun masuknya Zainal membuat lini depan Persela tampak 'dingin' sehingga dapat dimanfaatkan oleh Persidafon untuk keluar dari tekanan. Bahkan pada menit ke-71, Anis Nabar hampir menjebol gawang tim tuan rumah setelah memanfaatkan celah di antara Golian dan Han Sang-Min, namun sayang tembakannya masih melayang di atas mistar.
Peluang berbahaya tim tamu tersebut tampaknya memanaskan mesin lini depan tuan rumah, beberapa menit kemudian, Persela langsung membalas melalui sontekan Costas tepat di depan gawang Persidafon setelah terjadi kemelut, namun Alaso menjadi berhasil menghadang bola sehingga kedudukan tanpa gol masih belum berubah.
Di menit ke-80, Persela kembali mendapatkan peluang ema, kali ini melalui tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Eksekusi menawan Gustavo Lopez berhasil dipatahkan oleh Gebze, bola muntah juga masih gagal dimanfaatkan oleh Golian.
Setelah terus mengurung pertahanan Persidafon, Persela akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-85. Pahlawan tuan rumah adalah Roman Golian, ia memanfaatkan umpan dari Gustavo Lopez yang membelokkan arah bola tendangan penjuru In Kyun Oh.
Persidafon berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, hal tersebut justru membuka pertahanan mereka dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Persela.
Tim tuan rumah menggandakan kedudukan menjadi 2-0 di menit pertama injury time melalui tendangan first time pemain pengganti Zainal Arifin memanfaatkan umpan Gustavo Lopez. Kedudukan 2-0 akhirnya bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Persela: Huda (GK); Arifki, Han Sang-Min, Golian, Saiful; Rosadhe, Gustavo, Oh Inkyun, Jimmy; Samsul, Costas.
Persidafon: Gebze (GK); Alaso, Andri Ibo, SF Rumkabu; Pius Amo, Makanuay, Izaac Wanggai, IvakDalam, Jaelani Arey; Nabar, Lim Nunez.
Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkansemua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.
Persidafon
19
Selsius Gebze
Kiper
Kiper
21
35
41
Andri Ibo
Bek
Bek
36
Jaelani Arey
Gelandang
Gelandang
14
Pius Amo
Gelandang
Gelandang
10
27
Izaac Wanggai
Gelandang
Gelandang
24
90
9
Anis Nabar
Striker
Striker
Gol
Gol Bunuh Diri
Penalti
Penalti Gagal
Kartu Kuning
Assist
Penyelamatan Penalti
Gol Adu Penalti
Adu Penalti Gagal
Kartu Kuning Kedua
Kartu Merah
Pergantian MASUK
Pergantian KELUAR
Cedera
Penilaian GOAL.com
Terbaik Versi GOAL.com
Terburuk Versi GOAL.com
Ranking Global Terbaik & Terburuk
Terbaik Versi Fans
Terburuk Versi Fans





Posting Komentar