Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Divisi Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Divisi Utama. Tampilkan semua postingan

Peleburan PSMS Medan Tunggu Arahan Wali Kota


Belum ada pembicaraan mekanisme penyatuan kedua PSMS.

Pertemuan kedua ketua umum PSMS, Indra Sakti Harahap dan Benny Sihotang dengan Ketua KONI Medan, Dzulhifzi Lubis berlangsung singkat, Kamis (21/3). Rapat tertutup di ruangan Ketua KONI dengan misi penyelesaian dualisme PSMS ini hanya menghasilkan kata sepakat tanpa mekanisme penyatuan dua kubu, yang dikhawatirkan akan berdampak pada ruwetnya proses ke depan.

Ketua Umum PSMS Divisi Utama LPIS, Benny Sihotang datang tepat waktu di Kantor KONI Medan pukul 17.00 WIB sesuai kesepakatan. Berselang, enam menit kemudian Ketua Umum PSMS Divisi Utama PT Liga  Indra Sakti Harahap tiba dan langsung masuk ke ruangan Dzulhifzi Lubis. Rapat berlangsung dan selesai pukul 17.42 WIB.

Setelah itu, ketiganya masuk ke aula KONI Medan dan menjumpai media yang sudah menanti. Sayangnya, penjelasan hanya disampaikan oleh Dzulhifzi Lubis, sedangkan Indra Sakti dan Benny Sihotang yang duduk berdampingan dengan Opunk Ladon-sapaan akrab Dzulhifzi Lubis memilih bungkam.

Opunk Ladon menjelaskan, setelah berdialog dengan kedua kubu, kata sepakat bersatu diutarakan keduanya. "Bahwa pada hakekatnya sesuai permintaan masyarakat Medan, pecinta PSMS bahwa kedua kubu sepakat PSMS satu. Tentunya, tentang PSMS satu ini, Insya Allah besok (Jumat), kami akan bertemu Wali kota Medan untuk mendapatkan petunjuk dan arahan, karena bagaimanapun Wali Kota  harus tahu sebagai penguasa Medan," ujarnya.

Opunk mengakui dalam pembicaraan tertutup tersebut, tidak ada bicara soal mekanisme penyatuan kedua PSMS. "Sempat ada perdebatan, dan sedikit a lot. Tadi di dalam (ruangan) kedua pihak masing-masing menjelaskan hasil KLB bahwa 2014 kompetisi teratas bernama ISL dan  PSMS harus satu. Enggak ada bicarakan soal mekanismenya," jelasnya.

Opunk enggan merinci mengapa dalam rapat tersebut tidak membahas mekanisme, termasuk syarat yang diajukan kedua pihak untuk sepakat bersatu. "Belum ada syarat-syarat. Tidak sampai ke situ pembicaraan tadi. Dan enggak ada bargaining position," tegasnya.

Setelah Opunk mengungkapkan beberapa statement tersebut, media tidak diperkenakan untuk masuk dalam sesi tanya jawab kepada kedua ketua umum. Indra Sakti yang sejak awal bersikap sangat dingin, memilih meninggalkan ruangan aula lebih dulu tanpa basa basi. Sedangkan, Benny Sihotang yang dicerca banyak pertanyaan memilih melempar senyum, namun enggan menjawan pertanyaan. "Silahkan kepada mediator (KONI Medan) bertanya ya," ujarnya sambil berlalu.

Bungkamnya kedua belah pihak ini ditengarai karena sejatinya belum sepakatnya kedua belah pihak, meski telah mengumbar kata sepakat. Seorang sumber di lingkungan KONI Medan menyebutkan pihak Indra Sakti inginkan bersatu PSMS masih di bawah kendali PSMS Divisi Utama PT Liga dan jika tidak bisa, maka menyilahkan jalan masing-masing. Sementara, pihak Benny Sihotang menginginkan peleburan dengan konsep seimbang, termasuk menyatukan pemain.  Ini mengingat nasib divisi utama LPIS yang belum jelas jadwalnya yang berimbas pada skuat PSMS Divisi Utama LPIS.

Hal ini diperkuat pernyataan Benny Sihotang sebelum rapat tertutup dengan KONI Medan.  "Kami ini kan urus bola ini untuk pemain mengikuti kompetisi. Dan kompetisi ini belum jelas, anak-anak juga tidak latihan, terus terang saja, kompetisi belum jelas kami ambil sumber dana dari mana?," ungkapnya.

Benny bahkan pasrah, jika skuatnya habis ditinggal pemain yang hengkang. "Kalau dana yang kami keluarkan kami ikhlaskan, karena itu konsekuensinya. Kami tahu tahu teman-teman pemain itu mendapatkan uang dari skill bermain bola," ungkapnya.

Sementara itu, Julius Raja, Wakil Ketua Umum PSMS LPIS, yang juga hadir di kantor KONI Medan namun tidak ikut dalam rapat menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan apapun kepada para pemain yang sedang menanti nasib. "Kami semalam (Rabu sore) kami rapat kepengurusan. Dalam rapat itu kami pengurus menyampaikan soal hasil KLB. Dan perihal penyatuan PSMS. Kami intinya menunggu hasil pertemuan dengan wali kota Medan. Setelah itu, bagaimana nantinya kami akan undang pemain. Saat ini, kami memang mendapatkan undangan dari LPIS  untuk menyikapi hasil KLB, kami utus Pitra (sekum)," pungkasnya. (gk-38)

Benny Sihotang Sepakat PSMS Satu


Benny menegaskan, pihaknya sepakat agar musim 2014, PSMS hanya ada satu di Medan.

Ketua umum PSMS Divisi Utama LPIS Benny Sihotang menyambut baik hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang Minggu (17/3) sore selesai. Satu catatan penting bagi klub PSMS yang digarisbawahinya adalah penyatuan PSMS yang dua musim terakhir terjebak dalam intrik dualisme. Benny menegaskan, pihaknya sepakat agar musim 2014, PSMS hanya ada satu di Medan.

“Kami pengurus PSMS menghormati keputusan yang sudah dihasilkan dalam KLB tadi. Terutama perihal dualisme klub yang wajib bersatu musim depan. Kami intinya menghormati itu sambil menunggu adanya rapat anggota biasa yang katanya akan digelar Juni 2013 mendatang. Nantinya setelah itu, akan ada proses verifikasi siapa yang berhak memakai nama PSMS. Kalaupun nanti yang namanya PSMS di bawah saya yang dinyatakan tidak valid atau tidak sah, saya sebagai ketua umum PSMS adalah orang yang pertama menyatakan mundur diri dan menerima keputusan tersebut,” ungkapnya saat dihubungi GOAL.com Indonesia, Minggu (17/3) malam WIB.

Benny menjelaskan, momen saat ini sangat dinanti, karena pihaknya ingin penentuan bersatunya klub yang dualisme tidak ditentukan oleh dua organisas berbeda. 

“Inilah yang kami tunggu bahwa PSSI yang sekarang hasil KLB adalah yang menentukan klub yang nantinya ikut kompetisi musim 2013/2014, bukan PSSI Djohar Arifin atau KPSI La Nyalla. Tadi saat rapat, semua peserta sudah setuju,” timpalnya.

Dengan hasil tersebut, lanjut Benny, pihaknya akan segera menentukan nasib PSSM Divisi Utama LPIS yang sudah sempat vakum latihan, lantaran jadwal divisi utama LPIS yang berkali mundur. 

“Sesuai hasil rapat maka kedua kompetisi baik di PT Liga dan LPIS tetap berjalan hingga akhir musim ini, maka kami juga akan segera menentukan nasib PSMS yang pastinya akan tetap jalan. Ini saya lagi mau pulang ke Medan, setelah sampai Medan sesegera mungkin akan ada rapat antarpengurus,” jelasnya.

“Rapat antarpengurus akan membicarakan tentang posisi manajer dan CEO yang kosong [pasca-Yohana Pardede dan Doli Siregar mundur]. Kami akan rapat menentukan ini dulu, ya diselesaikan dulu beberapa posisi yang lowong ini. Setelah itu baru akan memanggil pelatih, pemain dan menetukan agenda latihan,” tegasnya.

Hanya saja,  Benny belum mendapatkan jadwal kapan divisi utama LPIS akan segera digelar. 

“Intinya tadi kami tidak bisa membicarakan di luar agenda  KLB. Jadi kapan akan digelar nanti akan dipastikan kembali dengan LPIS, hanya saja tim akan berjalan hingga akhir musim ini. Lalu musim depan, PSMS satu,” bebernya.

Wakil manajer tim PSMS Medan LPIS, Julius Raja yang ikut bersama Benny Sihotang sebagai peserta KLB, menambahkan penyatuan PSMS besar peluangnya.  Dia mengatakan dalam KLB tersebut, pihaknya berdampingan dengan perwakilan PSMS Divisi Utama PT Liga, yang diwakili ketua umum Indra Sakti Harahap dan Martius Latuperissa. 

"Kami berempat duduk bersebelahan. Di kanan saya Pak Benny, di kiri saya ada Pak Martius dan Indra Sakti. Dan, ada pembicaraan bahwa membawa PSMS ini satu sepulangnya kami ke Medan. Harus, harus dan harus bersatu," tambahnya.

Hanya saja, dia mengurai penyatuan PSMS didasari pendekatan antarkedua belah pihak.

"Nampaknya sudah mengerucut ke arah penyatuan. Karena sudah ada kita bicarakan itu di sini. Bahkan Pak Djohar [ketua umum PSSI] dan Pak Djoko Driyono [CEO PT LI] menyarankan demikian. Tak akan ada verifikasi ulang untuk menentukan yang sah atau tidak," katanya.

Pria yang akrab disapa King ini menjelaskan kedua pihak akan bertemu di Medan. 

"Kami punya rencana dan memang disarankan oleh Djohar dan Djoko Driyono untuk menemui walikota Medan. Pertemuan ini nantinya akan difasilitasi oleh KONI Medan, waktunya Selasa [19/3] atau Rabu [20/3] pekan depan. Karena bagaimanapun dalam situasi dualisme ini, penyelesaiannya membutuhkan campur tangan walikota. Pak Indra dan Pak Benny sudah sepakat," bebernya. (gk-38)

PSS Sleman Akan Rekrut Noh Alam Shah


Rencana PSS untuk merekrut Noh Alam Shah sudah hampir final.
PSS Sleman terus membangun skuat. Klub Divisi Utama PT LPIS ini tidak segan mendatangkan pemain yang punya nama besar untuk menghadapi kompetisi. Sebelumnya, PSS memboyong eks striker timnas, Budi Sudarsono, untuk mempertajam lini depan.

Berikutnya, tim Elang Jawa ini merencanakan merekrut bintang top Singapura, Noh Alam Shah. Bahkan, rencana itu hampir final. Manajer Supardjiono menyebutnya 99 persen bakal menjadi milik PSS. Perekrutan Along, sapaanya, merupakan bagian dari rencana PSS yang membidik juara Divisi Utama LPIS.

Noh Alam Shah yang melejit saat memperkuat Arema Indonesia ini menunjukkan ketertarikannya bermain untuk PSS. Meski berstatus tim DU, namun itu tak mengurangi niatnya untuk bergabung. Menurutnya PSS memiliki prospek yang cerah.

Tak hanya itu. Along ternyata sudah kerasan menetap di Sleman. Dirinya juga terkesan karena PSS memiliki stadion megah yang kini bernama Maguwoharjo International Stadium (MIS). Bila Along dipastikan bergabung, PSS bakal punya duet maut. Dengan formasi 4-4-2 yang digelar pelatih Yusack Sutanto, dia akan menjadi tandem Budi Sudarsono

"Dia [Along] sepertinya kerasan di sini. Negosiasi kami dengan dia pun sudah tidak ada masalah lagi. Bisa dikatakan Along sudah 99 persen mencapai kesepakatan dengan kami," kata Supardjiono.

Ditambahkannya, perekrutan Along yang pernah bermain di Persib Bandung ini bakal menjadikan PSS makin kuat, terutama di lini depan. Selain itu, Along akan menjadi magnet bagi penonton untuk datang ke stadion.

"Bila rencana ini bisa diwujudkan, PSS bakal diuntungkan. Skuat PSS sudah pasti lebih kuat. Along pun jadi daya tarik penonton," jelasnya.

Hanya, pembelian Along bakal satu paket dengan bek Usep Munandar. Namun, PSS tampaknya tak keberatan karena tim masih butuh pemain belakang. (gk-51)

Persik Taklukkan Persis Di Sriwedari


Laskar Sambernyawa belum pernah menang pada dua laga di kandang sendiri.
 
Persis Solo tak berkutik menghadapi tim tangguh Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia. Tampil di kandang sendiri, Persis justru menelan kekalahan. Dalam laga di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (15/3), Persis dipaksa menyerah 2-1.

Kemenangan itu mengukuhkan posisi Persik di puncak klasemen Grup 5. Mereka menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di grup tersebut. Kini, Persik mengantungi poin 12. Unggul enam poin dari PSIM Yogyakarta yang berada di peringkat dua.

Sementara, Persis gagal memperbaiki posisinya. Menempati peringkat empat, mereka baru mendapat empat poin dari hasil sekali menang dan imbang. Laskar Sambernyawa ini juga belum pernah menang pada dua laga di kandang sendiri.

Pertandingan itu sendiri kurang berkembang di babak pertama. Kondisi lapangan yang tergenang di beberapa titik sehabis diguyur hujan deras menyulitkan kedua tim. Pasalnya, laju bola kerap terhenti karena genangan di lapangan.

Di babak kedua, Persis meningkatkan tekanannya. Upaya Persis membuahkan hasil. Mereka unggul lebih dulu saat Bayu Nugroho mencetak gol di menit ke-50. Gol itu tercipta cukup bagus. Dari sudut yang sempit, Bayu melepaskan tendangan yang menembus gawang Persik.

Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Persik berhasil menyamakan kedudukan melalui Faris Aditama di menit ke-53. Skor imbang 1-1 mengakibatkan laga kembali panas.

Hanya, Persis gagal bangkit. Sebaliknya, Persik mampu memanfaatkan situasi itu. Dan, Agus Susanto mencetak gol penentu kemenangan Persik di menit ke-68. Skor 2-1 untuk Persik bertahan sampai akhir laga.

Pelatih Persis Agung Setyabudi mengakui pemainnya lengah setelah unggul lebih dulu. Akibatnya, mereka kehilangan konsentrasi sehingga Persik dengan cepat mengejar ketinggalannya.

"Euforia pemain setelah mencetak gol memang berlebihan. Mereka jadi lengah sehingga bisa dimanfaatkan Persik. Yang jelas, kedua tim bermain bagus. Tim yang kuat yang akhirnya memenangkan laga," tukas Agung. (gk-51) 

PSMS Akhiri Putaran Pertama Dengan Seri & Ricuh


Suimin Diharja mengatakan meski raihan satu poin, ada tren positif yang ditunjukkan skuatnya di tengah kesulitan finansial.Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga menuntaskan putaran pertama grup 1 dengan raihan enam poin dari sekali menang, sekali kalah, dan tiga kali seri. Tambahan satu poin diberikan saat ditahan imbang 0-0 oleh Persisko Tanjabar Jambi, di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserang, Kamis (14/3) sore.

Selain hanya menuai imbang, pertandingan yang sejatinya dikuasai PSMS sepanjang pertandingan ini dinodai dengan kisruh di injury time hingga pertandingan usai. Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, gagal menceploskan bola ke gawang karena cemerlangnya penampilan kiper Persisko.

Namun, benih-benih emosi sudah terlihat dari tim tuan rumah, saat beberapa kali pemain Persisko memperlama jalannya pertandingan dengan aksi cedera di lapangan. Semua membuncah saat injury time Chamara, striker Persisko terjatuh dan lama bangkit. Dan Christian Alejandro, striker Persisko lainnya sempat terlibat adu mulut di lokasi jatuhnya Chamara dengan pemain PSMS.

Selepas peluit dibunyikan wasit, langsung saja wasit menjadi buruan ofisial PSMS, karena dinilai membiarkan aksi memperlama waktu pertandingan. Wasit sempat mendapatkan tendangan di kaki, kemudian adu mulut terjadi antarpemain PSMS di bench Persisko. Namun, semua bisa dikendalikan.

Pelatih Kepala PSMS Suimin Diharja mengatakan meski raihan satu poin, ada tren positif yang ditunjukkan skuatnya di tengah kesulitan finansial. "Ada hal positif di sini, ada tren meninggkat, di mana ada agresivitas anak-anak untuk memenangkan pertandingan walau dengan kondisi cukup memprihatinkan," ujarnya usai pertandingan. "Luar biasa dengan situasi seperti ini, anak-anak masih mau bermain," timpalnya

Perihal akhir pertandingan yang berakhir kisruh, Suimin menilai karena wasit tidak bertindak tegas. "Sepakbola akan berjalan bagus kalau pemimpinnya tegas. Wasit kurang tegas, ada beberapa keputusan yang tidak di jalankan di lapangan," tukasnya

Suimin mengurai semua pencapaian putaran pertama PSMS, akan menjadi evaluasi untuk putaran kedua. "Ini akan jadi catatan yang penting, kalau kami (pelatih) masih dipercayakan kami akan evaluasi. Habis putaran pertama, saya siap membimbing mereka (pemain) kalau mereka berlatih. Tapi saya enggak bisa menentukan program latihan kalau tidak didukung fasilitas lain, makan dan obat-obatan lain. Saya rasa, penyiksaan saya terhadap pemain cukup di sini. Kalau enggak jelas juga mungkin latihan akan libur dulu," ungkapnya.

Sementara itu, Afan Lubis, kapten tim PSMS mengakui timnya kurang beruntung meski sudah bermain bagus. Dia menjelaskan, persoalan akhir pertandingan yang berlangsung kisruh, ditengarai karena beberapa pemain tim lawan yang memperlama-lama waktu dengan berpura-pura cedera parah.

"Mainnya bagus, harusnya bisa menang. Banyak peluang. Hanya perangkat pertandingannya kurang tegas dan ada handball tapi enggak dianggap. Jadinya pertandingan kurang menarik dan emosi. Banyak sandiwara (pemain lawan), pura-pura seperti cedera parah dan buat kami emosi," jelasnya.

Sementara itu, Yusran, pelatih Persisko Tanjabar, Jambi enggan mengomentari soal kisruh di injury time. "Enggak mau mengkritik, itu nanti ada perangkat pertandingan yang menilai. Hanya saja, tidak akan ada ajang balas dendam. Orang saja baru tahu yang Mana Persisko Tanjabar kok mau balas-balasan," ungkapnya.

Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jambi ini menambahkan, raihan satu poin sesuai target timnya. "Sesuai target, ini maksimal. Saya memang memfokuskan di pertahanan. Karena Lubukpakam lebih panas, kami melawan PSMS yang pemainnya ada yang cukup senior. Kami tidak ada strategi dan tidak mengikuti gaya tuan rumah yang mainnya lebih ofensif," bebernya.

Dalam pertandingan ini, wasit Safrizal memberikan tiga kartu kuning, Teguh menit 29, Fransiscus Mumpo (Persisko) menit 73 dan Rinaldo menit 87. Wasit ini terpaksa pulang setelah kedua bus tim balik dari Stadion Baharoeddin demi keamanan. (gk-38)

Susunan Pemain
PSMS (3-5-2) : Zulham Sahputra Nasution, Moise Dario Maldonado, Aun Carbiny/Hardiantono (70'), Alamsyah Nasution, Aidun Sastra Utami, Novianto, Susanto, Muhammad Afan Lubis (C), Edgar Rolon/Safrial Irfandi (75'), Alberto Sosa Morel/Rinaldo (55', Riko Simanjuntak
Pelatih : Suimin Diharja

Persisko (3-5-2) :
Bogy Santoso, Rahmad Hidayat, Richie, Lucky Diokpara, Dodi, M Solehan/Rahmatullah (31'), Napoleon, Teguh, Amsar Risa Hundua/Fransiscus Mumpo (69'), Chamara Muhammad, Christian Alejandro
Pelatih : Yusran

19 Lampu Stadion Brawijaya Kediri Mati


Dari 24 lampu stadion, 19 di antaranya rusak.

Sebanyak 19 lampu penerangan Stadion Brawijaya Kota Kediri rusak dan mati sehingga mengakibatkan pertandingan home Persik Kediri terkendala, terutama jika bertanding pada malam hari. Pemkot Kediri berpikir dua kali untuk membenahinya, karena biaya yang dibutuhkan juga cukup besar, sekitar Rp 500 juta.  

Lampu-lampu yang bertengger di tiang besar dan berada diempat sudut stadion itu ada sebanyak 24 unit. Dari jumlah itu, ternyata sebanyak 19 unit di antara sebagian besar mati dan sebagian rusak.
 
“Karena itu Pemkot Kediri akan segera membenahi lampu yang mati dan rusak tersebut. Sehingga pertandingan home Persik dalam laga divisi utama 2013 dapat digelar,” kata Ketua Pantia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Triyono Kutut kepada GOAL.com Indonesia, Senin (11/3)

Kutut menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) guna membahas masalah mati dan rusaknya stadion serta bagaimana cara menanganinya.
 
Sesuai catatan dari Panpel, jumlah lampu stadion yang mati sebanyak 19 unit, dari 24 unit yang ada. Kemudian perbaikan untuk satu unit lampu bisa mencapai sekitar Rp 25 juta. Kalau harganya cukup mahal, tambah Triyono, perbaikannya direncanakan secara bertahap.
Jika yang rusak atau mati hanya bola lampunya, kata dia, sebenarnya tidak harus membutuhkan biaya besar, sekitar setengah miliar rupaih. Namun kali ini yang rusak bukan hanya bola lampunya tapi juga rumah lampunya. Sehingga dana yang dibutuhkan cukup besar.
 
Terpisah Manajer Persik Kediri Anang Kurniawan berharap, Pemkot Kediri segera membenahi lampu yang mati. Dia khawatir, apabila laga home Persik digelar malam hari, bisa mempengaruhi jalannya pertandingan. (gk-29)

Imbang, Lini Depan PSMS Bermasalah



Di tengah persoalan krisis finansial, Afan Lubis dkk masih dinilai bertanding dengan baik
Skuat PSMS Medan hanya meraih hasil imbang 1-1, saat menjamu Persih Tembilahan dalam lanjutan Divisi Utama Grup I PT Liga di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Sabtu (9/3).

PSMS tertinggal lebih dulu lewat gol tim tamu Maslan Manyara menit 33 dan berhasil menyamakan kedudukan menit 55 lewat gol Riko Simanjuntak.

Pelatih Kepala PSMS, Suimin Diharja mengatakan bersyukur dengan hasil imbang tersebut. Di tengah persoalan krisis finansial, Afan Lubis dkk masih bisa bertanding dengan baik. "Masih bersyukur anak-anak bisa fight dalam kondisi seperti ini," ungkapnya.

Dalam pertandingan ini, Suimin menerapkan skema 3-4-3 dengan target banyak gol. Tapi sayang ini tak berhasil. "Iya itu kami terapkan agar peluang semakin banyak, tapi ya lini depan masih bermasalah. Kami krisis striker. Sebenarnya ada Rinaldo namun dia terserang diare juga ada Niko Susanto, tapi belum sembuh cederanya," ungkapnya.

Dengan hasil ini, PSMS baru mengemas lima poin dari sekali menang, dua kali seri dan sekali kalah. Dengan seri ini juga membuat tiga pertemuan terakhir kedua tim, PSMS gagal memperbaiki catatan pertandingan, di mana dua laga sebelumnya kalah 2-1 dan kalah 3-2 musim 2010/2011.

"Persih adalah tim yang disiplin. Mereka tidak buat gol tapi bisa ada gol. Itu luar biasa dengan serangan baliknya. Ya kita mau menang, tapi kali ini anak-anak sudah bermain baik hanya tugas kami tim pelatih memperbaiki lini depan untuk pertandingan berikutnya," papar mantan Persikabo ini.

Suimin menambahkan, sebagai pelatih PSMS, seri ini tidak begitu buruk. "Ya secara head to head, PSMS di bawah saya melawan Persih musim 2009/2010, PSMS menang dan seri, jadi tidak masalah," tukasnya.

Sementara itu, Syamsul Bahri, Pelatih Persih Tembilahan mengaku permainan skuatnya sudah maksimal. "Para pemain masih muda tapi bisa maksimal menerapkan strategi counter attack.

"Strategi kami menunggu lawan datang atau counter attack. Sebenarnya bisa berhasil menang, kami sudah mengunci agar keunggulan satu gol bisa bertahan sampai pertandingan usai. Tapi PSMS jeli dengan berhasil mencuri gol. Kami sudah puas dengan hasil ini meski di luar target untuk menang," ujarnya.

"Apalagi ini laga tandang kami pertama. Baru pertama kali main di luar juga pertama kali anak-anak naik pesawat, namanya anak kampung. Semua pemain lokal dan muda hanya tiga pemain senior. Mental anak-anak cukup baik. Sama-sama kita ketahui PSMS tim besar, bisa ketemu saja sudah bangga."

Dalam pertandingan ini, wasit Samsul hanya mengeluarkan satu kartu kuning, diberikan kepada Moise Dario menit 87. Usai melawan Persih Tembilahan, PSMS akan melawan Persisko, Kamis mendatang. (gk-38)

Susunan Pemain
PSMS (3-4-3) : Zulham Sahputra Nasution (gk), Moise Dario Madonado, Hardiantono/Aidun Sastra (69'), Andi Safrizal, Susanto, Alamsyah Nasution, Afan Lubis (C), Novianto, Safrial Irfandi/Rudi Hartono (54'), Ahmad Afandi Lubis/Alberto Sosa (27'), Riko Simanjuntak
Pelatih : Suimin Diharja

Persih (4-5-1) : Agus Salim (C), Agus Rianto, Abdul Malik, Marlen, Een Medi, Riki Ternado, Feri Putra, M Al Asyari/Hanafi (52'), Nordi/Yanto (71'), Victory Yendra, Maslan Manyara
Pelatih : Syamsul Bahri

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

Pilkada, Latihan Pro Duta Diliburkan

Beto menyatakan, libur tersebut tidak mengganggu program timnya.
7 Maret menjadi momen penting bagi warga Sumatera Utara. Ini berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) untuk periode baru. Karena hal ini, latihan tim-tim Medan diliburkan untuk memberikan kesempatan pada pesepakbola Sumatera Utara menggunakan hak pilihnya.

Pelatih Pro Duta FC Roberto Bianchi menjelaskan, pihaknya memberikan waktu leluasa untuk pemainnya ikut dalam pemilihan gubernur.

"Ya, kami libur besok [Kamis] latihan," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia, Rabu (6/3) kemarin.

Beto, sapaan akrabnya, mengaku libur tersebut tidak mengganggu programnya. Mengingat sejak Selasa dan Rabu, dia sudah menggenjot latihan yang cukup berat buat Suyatno dkk.

"Hari ini dan kemarin kami latihan dua sesi. Jadi tidak masalah besok libur, Jum'at juga sudah kembali latihan," timpalnya.

Dalam latihannya, skuat Kuda Pegasus, julukan Pro Duta, juga sudah diikuti oleh pemain asing barunya asal Latvia, Girts Karlsons . Striker yang digadang mengisi kekosongan lini depan pasca Jorge Yepes asal Spanyol yang gagal memperkuat tim lantaran terganjal ITC.

"Girts tiba di Medan kemarin malam. Dia beradaptasi dengan mudah bersama tim. Dia berpengalaman dan sudah bermain untuk negara-negara lain," tukasnya.

Beto berharap Girts bisa segera memperkuat timnya.

"Administrasinya tidak masalah, karena sebelum ke Medan, PSSI sudah memberikan oke perihal administrasinya," beber pelatih warga negara Spanyol ini.

Pemain Pro Duta, Faisal Azmi, mengatakan akan berangkat ke Lubukpakam, Deliserdang untuk memilih.

"Saya di Pakam milihnya. Ya latihan besok libur karena Pilkada," ujarnya.

"Harapan saya yang pasti gubernur yang terpilih mampu membuat Sumatera Utara lebih baik lagi. Terutama untuk memajukan sepakbola Sumatera Utara, Medan khususnya," ungkap mantan pemain PSMS ini.

Dari skuat PSMS Divisi Utama PT Liga latihan juga ditiadakan. Kapten tim, Afan Lubis, mengatakan akan menggunakan hak pilihnya dengan harapan ada perubahan di Sumatera Utara.

"Pasti harapannya siapa pun yg terpilih nanti, bisa membawa dan memperbaiki daerah ini ke arah yang lebih baik lagi. Salah satunya di bidang olah raga khusus PSMS Medan. Karena tanpa perhatian dan dukungan dari pemerintah, PSMS akan sulit berprestasi khususnya bidang finansial," ujarnya.

Sementara itu, PSMS Divisi Utama LPIS juga libur meski latihan diabsenkan bukan lantaran faktor Pilkada sumatera. Sudah beberapa hari belakangan ini, skuat sepakat untuk tidak latihan karena status yang belum jelas dari manajemen dan pengurus PSMS. Hampir lima bulan latihan, kontrak yang dijanjikan terus ditunda hingga waktu yang tidak bisa dipastikan. Beberapa pemain sudah memilih membela tim lain, sedangkan sebagian lagi masih menanti iktikad baik pengurus terhadap janji-janji yang terlanjur diumbar, termasuk TC yang juga belum dilaksanakan.

Gelandang PSMS LPIS Donny Siregar mengatakan akan menyoblos di Jalan Selamat, Medan, di dekat rumahnya.

"Saya nyoblos dekat rumah. Kebetulan masih vakum latihan. Ya tidak latihan ini suara semua pemain, faktanya anak-anak [pemain] sudah enggak punya uang untuk datang setiap hari latihan," ujarnya.

"Memang untuk pemain yang domilisi Medan, latihan tidak masalah. Tapi kasihan untuk yang di luar daerah seperti Pakam, Sergai, Binjai, Perbaungan harus bolak-balik. Kalau dipaksakan, sementara mereka butuh uang. Kalau sudah ada teken kontrak dan gaji dari pengurus baru kami putuskan latihan," paparnya. (gk-38)

Persewangi Optimis Curi Poin Dari Persik



Bagong yakin anak asuhnya dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk mendapatkan poin di Kediri.
Persewangi Banyuwangi optimis mampu mencuri poin di Kediri saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri. Tim bertajuk Laskar Blambangan ini juga akan turun dengan kekuatan penuh termasuk dua mantan pemain Persik, Slamet Sampurno dan Jordi Kartiko.

Menurut pelatih Persewangi Bagong Iswahyudi, dengan bekal kemenangan tandang 3-1 atas tuan rumah Madiun Putra, 25 Februari lalu, anak asuhnya dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk mendapatkan poin di Kediri.

“Kami sangat optimis bisa mencuri poin dari Persik. Kami sudah melihat permainan Persik. Apalagi, ada dua mantan pemain Persik yang kini bergabung dengan Persewangi. Mereka mengetahui bagaimana karakter bermain Persik,” ujar Bagong Iswahyudi kepada GOAL.com Indonesia, Selasa (5/3).

Bagong akan mengandalkan dua penyerangnya, yaitu Jainal Ickhwan dan Ikrom Syafi'i, untuk membongkar pertahanan Persik. Apalagi, saat laga sebelumnya di Madiun, dua striker ini mampu memborong gol Persewangi.

Dia juga berharap anak asuhnya tidak takut dengan Persik Kediri yang kini mulai mendapatkan dukungan belasan ribu suporter Persimania. Sebab, Persewangi juga bakal mendapatkan dukungan yang sama dari Laros Jenggirat, fans fanatik mereka.

Suporter Persewangi bakal datang menggeruduk Kota Kediri dengan kekuatan hingga 300 orang. Mereka akan merangsek memasuki 'Kota Tahu' pada siang hari, sebelum laga digelar. Sementara pertandingan, pada pukul 15.30 WIB sendiri akan disiarkan secara langsung oleh TV One. (gk-29)

Perseman Manokwari Pecundangi Persepar Palangkaraya



Kesiapan dan mental pemain menjadi salah satu faktor kegagalan Persepar menuai angka di hadapan pendukungnya.
Persepar Palangkaraya mengawali Indonesian Premier League (IPL) 2013 dengan tidak mulus setelah menelan kekalahan 2-0 dari Perseman Manokwari di Stadion Tuah Pahoe, Minggu (3/3).

Tambahan tiga angka ini mengangkat posisi Perseman ke empat besar klasemen sementara usai mengoleksi nilai enam dari dua laga yang sudah dijalani.

Walau bermain di kandang, Persepar kalah dalam mendominasi permainan. Tekanan bertubi-tubi ke pertahanan sudah dilancarkan Perseman sejak pluit kick-off ditiupkan wasit.

Selain itu, permasalahan kesiapan tim yang dialami Persepar juga membuat tim itu belum padu. Persepar baru bisa diperkuat dua pemain baru dua hari menjelang pertandingan berlangsung. Faktor kegugupan juga melanda pemain Persepar yang baru kali ini berlaga di IPL.

Akibatnya, Perseman berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol yang dilesakkan Nasution Karubaba. Perseman selanjutnya menggandakan keunggulan pada menit ke-34 melalui Tommy Oropka. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

Pertandingan Persepar dan Perseman menjadi ulangan final Divisi Utama LPIS musim lalu. Saat itu, Persepar mengalahkan Perseman untuk mengangkat trofi juara.

Perusahaan & Perbankan Dianjurkan Beli Tiket Persik

Walikota menganjurkan semua perusahaan yang ada di Kota Kediri baik itu perbankan maupun perusahaan swasta lainnya agar mau membantu perjuangan Persik.

Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Dewan Pembina Persik Kediri dr. Samsul Ashar memiliki terobosan baru agar tiket pertandingan Persik laris. Dia meminta semua perusahaan yang ada di Kota Kediri membeli tiket pada setiap pertandingan home base di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

" Persik sudah menjadi klub profesional milik kita semua. Jadi jangan sampai semunya dibebankan hanya kepada Pemerintah Daerah saja. Setidaknya perusahaan bisa menganjurkan karyawanya untuk membeli tiket. Banyak perusahaan yang mengais rejekinya di Kota Kediri,” ujar Samsul Ashar kepada GOAL.com Indonesia, Sabtu (2/3)

Walikota menganjurkan semua perusahaan yang ada di Kota Kediri baik itu perbankan maupun perusahaan swasta lainnya agar mau membantu perjuangan Persik untuk menjadi klub profesional yang mandiri. Bentuk dukungan bantuan yang diberikan yang dimaksud berupa ajakan bagi karyawanya untuk membeli tiket menonton pertandingan Persik

Masih kata pria yang akrab disapa pak Dokter itu, dirinya juga menganjurkan hal sama kepada seluruh pegawai di seluruh Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Tetapi, ajuran itu tidak bersifat memaksa, karena bisa bertentangan dengan aturan kepegawaian.

“ Bukan instruksi, tetapi anjuran. Kalau instruksi berarti ada unsur paksaan, nanti saya lagi yang disalahkan,” imbuh Samsul Ashar.

Samsul Ashar berharap prestasi Persik yang kini berlaga di ajang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia semakin baik. Untuk itu, dirinya juga meminta seluruh kepala satker untuk ikut membantu dalam bentuk pemberian bonus kepada para pemain

Kemenangan tipis 1-0 atas PSMP Mojokerto di Stadion Brawijaya Kota Kediri beberapa waktu, menurut Samsul Ashar adalah kemenangan semua pihak. Dirinya sangat senang dan bangga dengan kemenangan perdana di kandang sendiri itu.
Persik sendiri kini berhasil menduduki posisi juara grup V dengan jumlah poin sebanyak 7 dari tiga laga yang sudah dilakoni. Persik akan menjamu Persewangi Banyuwangi, pada 5 Maret mendatang. (gk-29)

Laga Persebaya DU Vs. Deltras Dibatalkan

Pihak kepolisian Sidoarjo tak mengeluarkan ijin pertandingan.

Laga Persebaya (DU) melawan Deltras Sidoarjo akhirnya ditunda tanpa batas. Kepastian ini didapat setelah PT Liga Indonesia mengirim surat penundaan pada kedua tim. Harusnya, pertandingan ini digelar di Stadion GOR Delta Sidoarjo, Sabtu (2/3). Hanya saja, panpel Deltras gagal megantongi ijin pertandingan dari Kepolisian setempat.

“Iya, pertandingannya batal digelar. Info yang saya dapat paling cepat jadwal baru akan diatur setelah Kongres PSSI 17 Maret mendatang,” terang manajer Persebaya DU, Bambang Pramukantoro, kepada GOAL.com Indonesia.

Pihak keamanan tidak mau memberi ijin karena jejak rekam kedua supporter yang tak harmonis. Bahkan tak jarang pertikaian yang terjadi sampai berujung pada nyawa. Awalnya, sempat ada wacana pemindahan venue pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pihak panpel Deltras sudah mendapat lampu hijau dari pengelola stadion Kanjuruhan. Namun rencana ini mentah karena pihak Persebaya DU ogah main di Malang. Gantinya, kubu Persebaya DU mengajukan stadion Gelora Bangkalan Madura.

"Kami keberatan jika main di sana [Malang]. Harusnya yang dekat sini saja. Di Bangkalan juga sangat layak,” ujarnya.

Terpisah, kapolres Sidoarjo AKBP Marzuki membenarkan larangan pertandingan digelar di wilayahnya. Menurutnya, semua itu dilakukan karena pertimbangan keamanan.

"Kalau digelar di Sidoarjo, berpotensi konflik meluas," ujarnya.

Dia menerangkan, perselisihan antara Deltamania, pendukung kesebelasan Deltras, dan Bonek, pendukung setia Persebaya, sampai saat ini belum selesai.

"Hubungan antar kedua suporter masih belum harmonis," terang dia.

Mantan Kapolres Jombang itu menyampaikan, saat ini kegiatan yang melibatkan kedua suporter tersebut, selalu timbul keributan yang berakhir korban jiwa dan korban harta benda berupa pengerusakan.

"Sehingga atas pertimbangan keamanan tersebut, Polres Sidoarjo tidak memberikan ijin pertandingan di Sidoarjo," tegasnya. (gk-31)

PSMP Klaim Kantongi Kekuatan Persik



Striker Persik Wimba Sutan patut jadi perhatian skuat PSMP pada laga nanti.


Dua tim yang saat ini menghuni puncak klasemen sementara Grup 5 Divisi Utama PT Liga Indonesia, Persik Kediri dan PSMP Mojokerto, akan saling bentrok di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (26/2). Pelatih PSMP Hartono mengklaim, bila dirinya sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan calon lawan.


"Saat Persik menghadapi (PSIM) Jogjakarta, saya lihat pertandingannya lewat televisi. Jadi saya sudah punya gambaran untuk menghadapi Persik nanti. Persik punya pemain-pemain yang kualitasnya cukup bagus," ujar Hartono kepada GOAL.com Indonesia.


Ia menambahkan, jika striker Persik Wimba Sutan patut jadi perhatian para pemainnya pada laga nanti. Hartono menilai, mantan striker Persebaya itu bermain lumayan bagus saat menghadapi PSIM Jogjakarta. Selain Wimba, pemain Persik lainnya juga dianggap memiliki kecepatan dalam melakukan serangan.


"Tapi saya sudah siap mengantisipasi permainan lawan (Persik). Makanya saat uji coba menghadapi Persebaya kemarin, saya lebih fokus memperkuat pertahanan. Ini sebagai persiapan untuk pertandingan lawan Persik," jelasnya.


Hartono menjelaskan, tak canggung dengan pemain lawan, yang nota-bene merupakan alumnus Persebaya. Sebab ia sendiri merupakan mantan pemain Persebaya, begitu juga asisten pelatihnya Fachrudin. Selain itu, PSMP kini juga dihuni beberapa pemain mantan Persebaya seperti, Fafa Farista, Wawan Hariono, Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf, Andri Budianto, dan Supaham.


Tak hanya Wimba Sutan yang menjadi perhatian Hartono. Striker asing Persik Oliver Makor, juga mendapat perhatian tersendiri dari Hartono. Hal itu dikarenakan, tim berjuluk The Lasmojo tersebut sudah bertekad bakal mencuri gol di Kediri.


"Target kita, setiap kali main di luar kandang harus bisa mencuri gol melalui serangan balik. Sebelum melakukan serangan balik, para pemain harus bisa menjaga pertahanan dengan baik dan kokoh. Mengaca pada laga lawan Persis Solo sebelumnya, pertahanan dan serangan balik memang cukup krusial dan harus segera diperbaiki. Tim kita banyak dihuni pemain muda, sehingga mempunyai semangat tinggi," papar Hartono.


Saat disinggung mengenai strategi yang bakal diterapkan saat menghadapi Persik. Hartono mengaku, selain akan mengunci para penyerang Persik, mereka juga tidak akan melakukan serangan penuh. Namun sebagai tim tamu, PSMP akan bermain lebih dulu untuk memperkokoh pertahanan. Tapi begitu saat ada kesempatan, maka PSMP sudah bersiap akan mengambil inisiatif untuk melakukan serangan balik.


"Target maksimal kita di kompetisi Divisi Utama Grub V PT Liga Indonesia ini, bisa masuk babak 12 besar. Kekuatan tim di Divisi Utama cukup merata, sehingga kita harus bekerja keras, bila ingin masuk ke babak 12 besar," urainya.


Pada klasemen sementara Grup V, Persik masih kokoh di puncak klasemen dengan donasi empat poin hasil dari dua kali bertanding. Sementara PSMP yang sejak diakuisisi Gede Widiade menjadi Rheza MP, mengutit di posisi runner up dengan kemasan tiga poin, hasil dari satu kali pertandingan. (gk-43)

Meski Menang, Pelatih Deltras Kurang Puas



Meski mampu mendominasi permainan, Deltras dinilai bermain tanpa visi yang selama ini ditanamkan pada setiap sesi latihan.

Pertandingan yang mempertemukan dua tim papan atas klasemen sementara Grup III Divisi Utama PT Liga Indonesia, antara Deltras Sidoarjo kontra Perseba Bangkalan Super, berakhir manis bagi tuan rumah. Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (25/2), tuan rumah Deltras menang dengan skor 2-0.

Ratusan Bonekmania Dijemur Di Markas Polisi

Hamim Gimbal menolak pihaknya disebut sebagai pelaku pengrusakan truk dan penganiayaan sopir serta kernetnya.


Polres Kediri Kota akhirnya melepaskan ke-146 suporter Persebaya Surabaya yang sempat diamankan karena diduga melakukan tindakan pengrusakan dan pengeroyokan terhadap sopir dan kernet truk. Tetapi, para Bonek itu sempat dijatuhi sanksi oleh pihak kepolisian.

Mereka dijemur di halaman markas Polres Kediri Kota untuk mengikuti upacara dan hormat ke bendera merah putih. Selain itu, mereka juga diminta menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri” serta mengucapkan ikrar sumpah untuk tidak berbuat anarkis kembali.

Miliki Stadion Megah, Walikota Bekasi: INI Seperti Mimpi!




BEKASI -. Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku seperti Mimpi manakala Bekasi memiliki stadion berkapasitas internasional hanya Megah Yang pembangunannya direncanakan selesai Akan PADA Akhir years 2013"INI seperti Mimpi Saja, Dari Mutasi Jaman Pak Muchtar (walikota sebelumnya.red) Yang merencanakan Dan Penuh Artikel Baru tentangan banyak pihak. Proyek Pembangunan inisial akhirnya berjalan Dan Insyaallah selesai PADA Akhir years inisial, "ungkap Effendi dikediamannya di Perumahan Pekayon, Bekasi selatan, Kota Bekasi. Menurutnya, stadion Bekasi Akan SETARA

Persebaya DU Siap Lumat Persid Jember


Di dua pertandingan awal, tim besutan Tony Ho selalu meraup poin penuh atas lawan-lawannya.
Persebaya Divisi Utama (DU) membidik poin penuh saat menjamu Persid Jember di Stdaion Gelora Bung Tomo, Jum’at (15/2). Target kemenangan ini guna melengkapi catatan sempurna di  laga sebelumnya yang tak tersentuh kekalahan. 

Di dua pertandingan awal, tim besutan Tony Ho selalu meraup poin penuh atas lawan-lawannya. Sebelum menjungkalkan tamunya, Persekam Metro FC dengan skor telak 5-1, Uston Nawawi cs mempermalukan tuan rumah PSBK Blitar dengan skor 3-1.

Manajer Persebaya DU, Bambang Pramukantoro menegaskan, pada pertandingan lawan tim berjuluk Macan Raung ini

PSMS vs. PS Bangka: Tuan Rumah Galau


PSMS Medan sejatinya punya modal yang baik pasca menuntaskan laga perdana Grup I dengan kemenangan 4-1 atas PS Bengkulu akhir pekan lalu.
Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga memutuskan untuk menafikan tuntutan mogok tanding dan tetap melanjutkan laga kedua Grup 1 melawan PS Bangka di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam,  Deliserdang, Kamis (14/2) sore. Afan Lubis dkk menegaskan bakal bertanding meski permintaan pembayaran gaji tidak bisa dipenuhi sesuai waktu (Rabu sore) yang diminta pemain dan pelatih. Hal ini terjadi, usai rapat dadakan yang digelar Rabu (13/2).
 
Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, sejatinya punya modal yang baik pasca menuntaskan laga perdana Grup I dengan kemenangan 4-1 atas PS Bengkulu akhir pekan lalu. Namun, kondisi psikilogis lantaran persoalan finansial di tubuh klub, dikhawatirkan mempengaruhi tim besuran Suimin Diharja ini. “Secara psikis pastilah akan menggangu. Tapi kami harapkan mereka (pemain) tetap profesional sejenak, dan mau meninggalkan masalah ini di mes atau rumah agar tetap fokus di lapangan

Hadapi Madiun Putra, PSIM Perkuat Teamwork



YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta harus menyelesaikan persoalan sebelum menjamu tamunya Madiun Putra di laga kedua Grup 5 Divisi Utama PT Liga Indonesia (Liga), Jumat (15/2/2013) sore di Stadion Mandala Krida. Problem yang harus dipecahkan adalah memperkuat koordinasi antarlini di masing-masing posisi.

Kekalahan yang diderita tim berjuluk Laskar Mataram ini salah satunya akibat masih kendornya koordinasi antarpemain. Akibatnya, sering sekali pemain PSIM salah umpan yang membuat kehilangan bola.

"Pemain sering kehilangan bola karena memang komunikasi antarpemain masih lemah. Ini harus dipecahkan sebelum melawan Madiun Putra besok," kata Pelatih PSIM Maman Durrachman, Rabu (13/2/2013).

Maman juga mengevaluasi masih kurang tenang para pemainnya saat menguasai bola. Sejumlah peluang merobek jala lawan juga tidak mampu dikonversi menjadi gol akibat penyelesaian akhir yang kurang tenang. "Kalau pemain bisa lebih tenang, mungkin bisa menghasilkan gol.
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger