Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan

Djajang Nurjaman: Persib Harus Bermain Merambat




Djanur menyatakan, permainan dengan strategi merambat membuat Persib dahulu begitu berjaya di sepakbola nasional.Penuh dengan bintang performa Persib Bandung masih mendapat kritikan tajam dari pemerhati sepakbola di Kota Kembang.

Terakhir Persib meraih kemenangan 3-1 atas Pelita Bandung Raya, namun raihan tiga angka pada duel derby tersebut tak kunjung menambah kepercayaan terhadap pelatih Djajang Nurjaman.

Kehadiran penyerang tajam naturalisasi Sergio van Dijk sedikit banyak mengubah pola permainan Maung ke arah yang lebih baik. Namun diklaim Djajang, skema bermain cepat dan bergerak ke arah yang tepat sejatinya sudah dia terapkan, namun belum berbuah hasil sesuai yang diharapkan.

"Permainan satu dua sentuhan dan kemudian pemain bergerak efektif di tengah lapangan sebenarnya sudah coba diterapkan sejak kali pertama saya memoles Persib," kata Djajang.

"Anda lihat saja, tahun lalu Persib gemar memainkan bola-bola panjang namun sedikit demi sedikit hal ini berubah. Masih ada memang, tetapi sudah berkurang."

"Aksi Persib saat melakukan serangan mulai merambat. Belum sempurna memang, tetapi kami semua masih bekerja keras untuk mewujudkannya karena strategi seperti ini yang membuat Persib dahulu begitu berjaya di sepakbola nasional," tandasnya.

Pada lanjutan Indonesia Super League 2013, Persib seharusnya menjamu tim kuat Arema Indonesia besok di si Jalak Harupat, namun duel bergengsi tersebut harus ditunda karena adanya persiapan timnas menghadapi Arab Saudi. (gk-15)

Demi Tim Nasional, Laga Persib Melawan Arema Ditunda


Tim Arema Indonesia sudah berangkat ke Bandung, Kamis (14/3). Akhirnya pulang kembali ke Malang.
Sebagian pemain sudah tiba di bandung, Arema Indonesia harus mengurungkan keinginannya untuk menantang tuan rumah Persib.

Penundaan itu adalah akibat dari pemusatan latihan yang dilakukan oleh Badan Tim Nasional [BTN] yang menginginkan pemain Indonesia Super Liga harus segera berkumpul untuk persiapan melawan Arab Saudi. 

Arema sendiri mendapatkan kepastian penundaan dari PT Liga Indonesia, meski secara lisan belum melalui surat resmi, ganti laga akan digelar pada 27 Maret 2013.

"Kita manajemen kecewa dengan penundaan ini, seluruh awak tim dan pelatih sudah tiba di Jakarta, bahkan sebagian sudah sampai di Bandung. Namun alasan penundaan ini bisa diterima karena negara sedang membutuhkan kita," kata media officer Arema Indonesia, Sudarmaji

Penundaan itu juga terkait dengan agenda KLB yang dilaksanakan pada tanggal 17 Maret, sehingga penyatuan momentum ini sangat dihormati.

"Panggilan negara ini diterima karena ada momentum menyatukan kekuatan demi eksistensi Indonesia, dimana sebelumnya terpuruk. Semoga Indonesia semakin bagus dan berjaya lagi," lanjut Sudarmaji

Dari Arema Indonesia, ada lima pemain yang dipanggil oleh Timnas, mereka adalah Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw, Egi Melgiansyah, dan Greg Nwokolo. Untuk nama terakhir kemungkinan ditahan oleh manajemen karena dirinya masih mengalami pemulihan akibat cedera.

Selanjutnya Arema yang sudah dalam perjalanan ke Bandung, Kamis (14/3) pagi. Langsung pulang ke Malang, sementara pemain yang membela timnas tinggal di Jakarta.

"Untuk penggantian akomodasi, kita akan konsultasikan dengan PT Liga sebagai pihak regulator," tutup Sudarmaji. (gk-48)

Greg Nwokolo Sembuh, Strategi Kalahkan Persib Makin Bervariasi


Greg Nwokolo dan Rahmad Darmawan punya pengalaman membekuk perlawanan Persib Bandung.
Greg Nwokolo punya kenangan manis saat berjumpa dengan Persib Bandung. Mencetak gol pada tiga tahun lalu saat membela Persija, dirinya bertekad mengulangnya lagi.

Saat ini, kondisi Greg Nwokolo sudah semakin membaik. Sakit yang diderita saat Arema melawan Mitra Kukar, membuat dia melewatkan lima laga sebagai penonton. Sehingga ketika mendapati dirinya semakin membaik ketika akan bertemu dengan Persib, Minggu (17/3), Greg ingin dimainkan.

"Saya sudah sembuh, saya bosan di pinggir lapangan, saya ingin bermain," kata penyerang naturalisasi dari Nigeria ini kepada GOAL.com Indonesia.

Greg menyebutkan, melawan Persib dirinya punya motivasi, termasuk kenangan manis saat Persija membekuk Maung Bandung dengan skor 3-0, 20 Oktober 2010.

"Saya pernah menjebol gawang Persib dan ingin mengulangnya lagi," kata dia.

Sementara itu, tekad Greg untuk bermain semakin mendekati kenyataan, pasalnya dalam sesi game yang digelar distadion Gajayana, dirinya selalu menjadi pilihan pelatih Rahmad Darmawan [RD] sebagai tukang gedor. 

Dalam simulasi melawan Persib, RD mengutak-atik strategi yang pas. Strategi itu didasarkan pada laga-laga Persib di ISL yang diputar berulang-ulang melalui siaran video. Siapa yang bakal menjaga siapa, sudah ditentukan oleh RD, termasuk dalam latihan simulasi.

Ketika games dijalankan, nama Greg selalu disandingkan dengan dua topskor Arema saat ini, Cristian Gonzales dan Alberto Goncalves. Bahkan, dari skema ideal itu, Greg sangat padu manakala RD menunjukkan gestur tubuh yang berarti pemain bermain dalam simulasi formasi 4-3-3.

"Hari ini adalah simulasi terakhir tim kita sebelum berangkat ke Bandung, kita coba gunakan berbagai pola variasi serangan dari formasi 4-4-2 berubah 4-3-3 ataupun 4-5-1. Hadirnya Greg membuat pilihan makin banyak. Semua bisa dikondisikan tergantung dengan atmosfer pertandingan yang ada di lapangan besok," ungkap RD.

RD yang sudah tahu dan paham karakter di Bandung tentu saja menularkan apa yang diketahuinya kepada anak didiknya.

"Saya pernah memenangkan laga di Bandung, kuncinya adalah pemain tidak mudah terpengaruh teror yang dilakukan oleh suporter lawan apapun caranya. Fokus pertandingan, fokus kepada lawan, dan rileks dalam bermain, maka kemenangan akan datang," kata RD optimis. (gk-48)

Persib Bandung Taklukkan Pelita Bandung Raya


Persib Bandung berhasil memenangi laga derby dengan menjungkalkan Pelita Bandung Raya 3-1.Herman Dzumafo - Persib Bandung (GOAL.com/Antara)

Persib Bandung sukses memenangi laga bertajuk derby Bandung saat bertandang ke markas Pelita Bandung Raya dengan skor 3-1.

Tim Maung Bandung unggul 2-0 di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Herman Dzumafo dan Sergio van Dijk. PBR sempat memberi perlawanan dengan memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Mijo Dadic, namun akhirnya Persib mengunci kemenangan dengan selisih dua gol berkat tandukan Abanda Herman.

Babak Pertama

Persib mengawali pertandingan dengan sempurna setelah umpan silang Supardi berhasil disambut dengan baik melalui tandukan Dzumafo untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit kelima.

PBR berusaha membalas ketertinggalan melalui peluang Eka Ramdani di menit kedelapan, namun sayang tembakan mantan kapten Persib tersebut masih melenceng dari gawang yang dikawal I Made Wardana. Empat menit berselang Eka kembali mendapatkan peluang namun kembali tidak menemui sasaran.

Perbedaan kualitas akhirnya terlihat di menit ke-27, berawal dari kemelut yang tercipta di gawang PBR setelah Edi Kurnia menepis bola tandukan Dzumafo, mantan pemain Arema tersebut dengan cerdik mengirim bola kepada Van Dijk yang menunggu di depan gawang yang telah ditinggal oleh kiper, sehingga pemain naturalisasi tersebut dengan mudah menjebol gawang PBR untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Persib mendominasi jalannya babak pertama, namun di lima menit terakhir tercatat tiga peluang didapat oleh Gaston Castano. Pertama memanfaatkan umpan tendangan bebas Eka, namun tandukannya masih melenceng meski ia dalam posisi bebas. Kedua ia melepas tembakan dengan memutar badan, yang lagi-lagi masih melenceng dari sasaran. Dan terakhir, ia melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kiri gawang Persib, beruntung I Made Wardana masih sigap menangkap bola tersebut, sehingga keunggulan dua gol timnya tetap terjaga hingga jeda pertandingan.

Babak Kedua

Di paruh kedua, Persib kembali mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang langsung tercipta melalui kaki Hariono dan Kenji Adachihara namun belum ada yang membuahkan hasil.

Justru PBR yang berhasil mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Pada menit ke-62, Dadic berhasil menyambar umpan Eka Ramdani untuk menjebol gawang I Made Wirawan.

Berhasil mencetak satu gol membuat kepercayaan diri PBR meningkat, tetapi delapan menit kemudian, Persib kembali memperlebar keunggulan mereka. Umpan Muhammad Ridwan dari tendangan bebas disambut oleh tandukan Abanda, Edi Kurnia gagal menjangkau bola sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 3-1.

Dalam 20 menit sisa pertandingan, kedua tim tetap melakukan jual beli serangan untuk dapat mencetak gol tambahan, namun hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedudukan 3-1 terus bertahan.

Susunan Pemain

Pelita Bandung Raya: Edy Kurnia, Mijo Dadic, Nova A, Syaifudin, Munadi, Asep Mulyana, Dolly Gultom, Rizki P, M Arsyad, Eka R, Gaston

Persib Bandung: Made, Abanda, Naser, Tony S, Supardi, Ridwan, Atep, Hariono, Sergio van Dijk, Dzumafo, Kenji

PBR Tidak Pasang Target Lawan Persib


SBI - Daniel Darko Janackovic yang kini berstatus Direktur Teknik Pelita Bandung Raya tidak memasang target tinggi dalam derby Bandung menghadapi Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Rabu 13 Maret 2013. Darko menilai, kekuatan Persib masih di atas PBR.

Menurut Darko, kekuatan dana Persib untuk menjaring pemain bintang menjadikan saudara tua PBR itu menjadi tim superior di Kota Kembang. Buat Darko, sulit membandingkan kualitas Persib dan PBR melihat materi pemain kedua kubu. Karena itu, Darko bersikap realistis saat menghadapi Persib.

"Berapa besar dana yang dimiliki Persib? Seberapa besar gaji para pemain mereka? Seperti apa kualitas para pemain Persib? Sementara kami tim yang dihuni banyak pemain muda dan baru memiliki pengalaman enam sampai tujuh pertandingan liga," ujar Darko dalam sesi latihan PBR di Stadion Siliwangi.
Dia tidak memungkiri kondisi internal tim juga sedikit terganggu pascapemecatan pelatih kepala, Simon McMenemy jelang laga kontra Persib. Ini membuat dia sulit menargetkan anak asuhnya bisa mencuri poin. Pelatih berdarah Prancis-Serbia itu hanya bisa memberikan garansi Eka Ramdani dan kawan-kawan bisa mengerahkan kemampuan terbaik.
"Dengan waktu persiapan yang mepet karena latihan juga cukup sebentar, kami  tetap akan berusaha maksimal walaupun nanti sekeliling Stadion akan lebih mendukung Persib. Buat saya ini adalah pertandingan tandang bukan kandang," tutur Darko.
Laga melawan Persib membuka ingatan Darko. Sayang, kariernya bersama Persib tidak bertahan lama. Kontraknya diputus manajemen Persib jelang musim 2010-11. Meski demikian, Darko tetap menaruh respek kepada Persib.
"Tidak ada yang harus dibuktikan dari saya. Karena ketika menangani Persib, saya hanya memiliki waktu yang sebentar," ujar Darko menambahkan. (umi)

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

Sriwijaya gagalkan ambisi Persib


FT: Sriwijaya 2-1 Persib Bandung

Gol cepat yang dilesakkan Van Dijk tidak bisa dipertahankan Persib, sehingga menderita kekalahan dari Laskar Wong Kito
Sempat tertinggal, Sriwijaya FC akhirnya meraih angka penuh usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Sabtu (9/3) malam WIB.

Dalam pertandingan ini, Sriwijaya FC menurunkan komposisi pemain berkarakter menyerang. Trisula Hilton Moreira, Tantan, dan Eddy Foday Boakay mengisi barisan depanLaskar Wong Kito.

Permainan agresif juga diperagakan Persib. Namun, Persib tidak menurunkan Dzumafo Herman akibat terkena sanksi akumulasi. Tim Maung Bandung mengandalkan Sergio van Dijk dan Kenji Adachihara di sektor depan.

Kemenangan atas Persib ini mengangkat posisi Sriwijaya FC ke peringkat lima klasemen usai mengoleksi nilai 17. Raihan angka Sriwijaya FC sama dengan Barito Putra, tapi kalah selisih gol. Sedangkan Persib tertahan di posisi kesepuluh dengan poin 12.

Babak pertama

Dengan materi pemain yang diturunkan di pertandingan ini, Sriwijaya FC dan Persib menerapkan permainan terbuka, dan sudah saling serang untuk membuka keunggulan. Sriwijaya mengandalkan sektor sayap untuk menekan pertahanan Persib.

Namun tim tamu berhasil mencuri keunggulan ketika laga memasuki menit ketujuh. Atep yang menusuk dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya FC melepaskan umpan silang yang disambut tandukan Sergio van Dijk yang tak bisa dihentikan kiper Rivky Mokodompit.

Merasa kecolongan, Sriwijaya FC berusaha meningkatkan intensitas serangannya untuk mengubah papan skor. Tekanan yang dilakukan tuan rumah memaksa barisan pertahanan Persib bekerja lebih keras.

Upaya tuan rumah untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-11. Berawal dari tendangan bebas Hilton Moreira yang ditepis Shahar Ginanjar, bola muntah kemudian disambar Tantan, sehingga papan skor berubah menjadi 1-1.

Publik di Stadion Gelora Sriwijaya bersorak kegirangan pada menit ke-25 setelah melihat tim kesayangannya berbalik unggul. Hilton melepaskan umpan sundulan kepada Eddy Foday yang selanjutnya melepaskan tendangan yang tak bisa dibendung Shahar.

Skor ini membuat pertandingan antara Sriwijaya FC dan Persib makin menarik. Kedua tim saling serang agar bisa mengungguli lawan masing-masing. Kendati demikian, Sriwijaya FC dan Persib tak bisa memaksimalkan peluang yang mereka peroleh. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Sriwijaya FC mengawali babak kedua dengan baik, dan langsung melakukan tekanan ke pertahanan Persib, sehingga menghadirkan sejumlah peluang. Namun Tantan kerap terlambat menyambut umpan-umpan yang dilepaskan Hilton dan Foday Boakay.

Persib perlahan-lahan mulai mengimbang permainan agresif tuan rumah. Hanya saja, serangan yang dibangun tim tamu tidak terkoordinir dengan baik. Umpan yang sering ditujukan kepada Van Dijk dengan mudah dipatahkan barisan belakang Sriwijaya FC.

Peluang diperoleh Persib pada menit ke-64, namun tendangan Atep dari luar kotak penalti masih melebar dari gawang Sriwijaya FC. Tuan rumah meresponnya dengan tendangan Ahmad Jufriyanto, tapi tendangannya dari jarak 20 meter masih melambung di atas mistar.

Di lain sisi, serangan cepat yang dikembangkan Sriwijaya FC kerap membuat pemain Persib kewalahan. Sejumlah pelanggaran dilakukan pemain Pangeran Biru untuk membendung serangan Sriwijaya FC.

Persib masih mencoba untuk membongkar pertahanan rapat yang dikembangkan Sriwijaya FC. Soliditas lini belakang tuan rumah membuat Persib mengandalkan set-piece untuk membobol gawang Rivky yang bermain cukup cemerlang. Peluang didapat Van Dijk melalui tendangan bebas di menit ke-82, tapi melambung di atas mistar.

Sriwijaya FC dan Persib masih mencoba mencari celah untuk mengubah papan skor. Fakhrudin sempat mengancam di menit ke-86 usai menerima umpan Foday Boakay, tapi dapat diamankan Shahar. Skor 2-1 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Sriwijaya FC: Rivky; Mochtar, Abdurrahman, Dodok, Mahyadi, Ponaryo, Jufriyanto, Lestaluhu, Tantan (Sutan 88'), Hilton, Edy Foday.

Persib: Shahar; Supardi, Abanda, Maman (Al Sebai 41'), Tony, Atep, Firman (Asri 78'), Hariono, M Ridwan, Van Dijk, Kenji Airlangga (73').

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

Persib Akan Lepas 6 Pemain ke Timnas Setelah Lawan Sriwijaya FC



Jakarta - Enam pemain Persib yang dipanggil oleh Badan Tim Nasional (BTN) sepertinya belum akan bergabung karena timnya masih ingin memakai mereka di pertandingan hari Sabtu mendatang.

BTN telah memanggil enam pemain Persib yaitu Sergio van Dijk, M. Ridwan, I Made Wirawan, Firman Utina, Toni Sucipto, dan Supardi, untuk mengikut itraining camp yang dimulai hari ini, Kamis (7/3/2013).

Dijelaskan pelatih Persib Jajang Nurjaman, pihaknya bersedia melepas keenam pemain tersebut, tapi baru akan melakukannya setelah laga mereka melawan Sriwijaya FC akhir pekan ini di Palembang.

"Mekanisme untuk memberikan pemain ke timnas masih dalam pembicaraan. Kami masih menunggu dan memperhitungkan jadwal klub dengan jadwal timnas," ujarnya saat dihubungi, Kamis (7/3/2013).

"Tapi, karena persiapan pertandingan kontra Sriwijaya, kemungkinan besar kami akan berangkat semua (ke Palembang). Nanti akan dibicarakan lagi di sana untuk bagaimana mekanisme pemberian pemain ke timnas," sambungnya.

"Saya berharap para pemain bisa membela timnas dan membela klub. Tapi memang risiko terbesar adalah fisik pemain terkuras dan persiapan tim bisa terganggu."

Persib Terancam Tanpa Dzumafo Lawan Sriwijaya


GSI - Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta, Minggu, 3 Maret lalu harus dibayar mahal. Dalam laga klasik ini, striker Herman Dzumafo Epandi mengalami cedera dan harus ditarik pada menit ke-53 dan diganti dengan Atep.

Persib memang berhasil memenangkan laga dengan skor 3-1. Namun Maung Bandung dibuat pusing karena cedera di bagian ujung kaki Dzumafo telah membuatnya terancam absen saat bertandang ke markas Sriwijaya FC dalam lanjutan ISL 2012-13, Sabtu, 9 Maret mendatang.

Saat berlatih di Lapangan Sepak Bola, Pusidikpom, Cimahi, sore tadi, Dzumafo hanya terlihat menjalani latihan ringan di pinggir lapangan. “Kalau tingkat cederanya tidak bisa dikatakan parah. Masih relatif ringan, hanya memang butuh waktu beberapa hari untuk pemulihan,” kata Dokter Tim Persib, Rafi Ghani.

Dzumafo sendiri sudah mulai menjalani fisioterapi untuk mempercepat proses penyembuhan cederanya. Meski demikian, Rafi belum bisa memastikan mantan pemain PSPS Pekanbaru itu sudah pulih saat Maung Bandung tampil di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu mendatang. “Kami masih harus menunggu hasil fisioterapinya,” kata Rafi.

Dzumafo merupakan bagian dari trisula Persib Bandung. Bersama triker naturalisasi, Sergio van Dijk, dan Keni Adachihara, mereka kini menjelma menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.

SPESIAL: Susunan Pemain Terbaik Indonesia Super League Februari 2013


Redaksi GOAL.com Indonesia telah menyusun tim terbaik di Indonesia Super League (ISL) sepanjang Februari.

Kiper - Yoo Jae Hoon

Persipura


Tampil mengesankan sepanjang Februari di bawah mistar Persipura Jayapura. Di bulan lalu, performa Yoo Jae Hoon membuat gawang tim Mutiara Hitam hanya kebobolan satu kali dari empat pertandingan, baik tandang mau pun kandang. Satu-satunya yang bisa membobol gawang Yoo adalah striker Persiram Raja Ampat James Koko Lomell.

Bek - Fathul Rahman

Barito Putra


Fathlul memberikan kontribusi maksimal bagi lini pertahanan tim promosi Barito Putra sepanjang bulan lalu. Ia juga sudah tercatat menyumbang satu gol bagi juara Divisi Utama musim lalu tersebut. Barito memboyong Fathul menyusul performa mengesankannya bersama Persela Lamongan pada musim lalu.

Bek - Otavio Dutra

Persipura


Didatangkan dari Persebaya, Dutra langsung nyetel kala diduetkan Bio Paulin Pierre di jantung pertahanan. Tak hanya piawai dalam mengamankan sektor pertahanan, Dutra juga kerap membantu serangan. Pemain berusia 29 tahun ini membuka gol Persipura ketika mengalahkan Persidafon Dafonsoro 2-0 di Bernabas Youwe.

Bek - Ricardo Salampessy
Persipura

Tampil solid dan konsisten sepanjang bulan lalu. Peranan Salampessy di lini belakang bersama Otavio Dutra dan Bio Paulin menjadikan lini belakang tim Mutiara Hitam kokoh, dan hanya kebobolan satu gol. Salampessy juga aktif membantu serangan, dan membuat satu assist pada Februari.

Bek - Hasim Kipuw

Arema


Sektor kanan Arema sangat atraktif pada bulan lalu, dan itu tak lepas dari peranan Kipuw yang kerap masuk menerobos pertahanan lawan. Tercatat tiga assist dibuat mantan pemain Persija Jakarta ini. Pergerakannya yang mobil juga membuat ia tidak keteteran saat mendapat tekanan lawan.

Winger Kiri - Zulham Zamrun

Mitra Kukar


Setelah bersinar di Januari, Zulham Zamrun masih mempertahankan performanya di Februari. Penampilannya yang selalu enerjik, dan kecepatan serta akurasi penempatan posisi kerap membuat Zulham menyulitkan bek lawan. Ia juga masih piawai dalam menceploskan si kulit bundar. Zulham mencetak dua gol ketika mengalahkan Gresik United.

Gelandang - Ahmad Bustomi

Mitra Kukar


Meski posturnya tergolong tak tinggi untuk ukuran pesepakbola, Ahmad Bustomi memiliki visi bermain bagus. Ia merupakan sutradara permainan Mitra Kukar, dan aliran bola terpusat dari pemain yang sebelumnya membela Arema tersebut. Performa Bustomi membantu Mitra Kukar tetap berada di papan atas klasemen.

Gelandang - Hendro Siswanto

Arema


Performa Hendro yang bagus membuat sektor tengah Arema bertambah kuat. Mobilitas Hendro di lini kedua ini juga tinggi. Ia cepat membantu pertahanan ketika mendapat tekanan dari lawan, dan beberapa kali melakukan penetrasi ke sektor belakang lawan. Hendro tidak mengenal lelah dalam menjelajah lapangan.

Winger Kanan - Paolo Frangipane

Mitra Kukar


Setelah tidak terlalu menonjol di awal musim, Paolo Frangipane memperlihatkan kualitasnya sebagai gelandang yang dibutuhkan Mitra Kukar. Umpan-umpannya, dan akurasi tendangan bebas membahayakan pertahanan lawan. Pemain berusia 28 tahun ini menciptakan dua gol indah ke gawang Persib.

Striker - Boaz Solossa

Persipura


Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz Solossa sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz memperlihatkan kualitasnya sebagai striker haus gol. Ia telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Striker - Alberto 'Beto' Goncalves

Arema


Alberto Goncalves menjadi andalan Arema untuk menggedor pertahanan lawan. Kecepatan, dan penempatan posisi, serta akurasi tendangannya mengantarkan Beto sebagai striker paling tajam pada bulan lalu. Total enam gol yang ia lesakkan di Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Pelatih – Jacksen F Tiago

Persipura


Kecermatan Jacksen F Tiago dalam menerapkan permainan agresif tidak membuat sektor pertahanan Persipura rapuh. Pelatih asal Brasil ini membuat Persipura menjadi tim yang paling sulit ditembus penyerang lawan. Dari empat kali laga, tim Mutiara Hitam hanya kebobolan satu kali. Persipura juga meraih hasil bagus ketika melakoni laga tandang, sehingga kembali berada di papan atas klasemen.

PEMAIN PENGGANTI
KiperBekBekGelandang

Kurnia Meiga
(Arema)

Bio Paulin
(Persipura)

Victor Igbonefo
(Arema)

Zah Rahan
(Persipura)
GelandangStrikerStriker

M Ridwan

(Persib)

Jajang Mulyana
(Mitra Kukar)

Cristian Gonzales
(Arema)

Budhi Bram: Harus Ada Inovasi Ticketing Persib

Meniru manajemen Arema? Mungkin saja, kalau meniru yang sudah ada untuk lebih baik kenapa tidak dilakukan?"
Sekretaris panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung Budhi Brahma Rachman menjelaskan masih terjadi kebocoran penonton saat duel keras antara Maung Bandung dan Persija Jakarta.

Pertarungan sarat gengsi tersebut dipadati bobotoh yang untuk kali pertama menyambangi stadion Si Jalak Harupat yang kini kian cantik dan nyaman dengan dipasangnya single seat fans yang membeli tiket. Meski terjadi kebocoran, Bram, sapaan akrabnya menjelaskan angkanya tidak besar.

"Kebocoran masih ada tetapi relatih jauh lebih kecil. Ini terjadi karena adanya penomoran pada kursi hingga ada sedikit schock therapy," kata Bram kepadaGOAL.com Indonesia.

"Masalah ticketing pertandingan Persib memang harus ada inovasi. Meniru manajemen Arema? Mungkin saja, kalau meniru yang sudah ada untuk lebih baik kenapa tidak dilakukan?"

Bram lalu menyoal kemungkinan duel tim kaya raya antara Persib dan Arema digelar di si Jalak Harupat dan adanya dimundurkannya pertandingan ke tanggal 17 Maret.

"Duel lawan Persija menjadi patokan. Bupati dan Kapolres Kabupaten Bandung sangat menyambut gembira andai Persib bermain di Jalak," lanjut Bram.

"Tetapi panpel masih akan melakukan evaluasi terlebih dahulu karena erat kaitannya dengan efektivitas dan efisiensi manajemen. Pertandingan diundur? Saya dapat kabar itu kemarin dari teman-teman media," tandasnya. (gk-15)

Sergio Van Dijk: Ini Pengalaman Hebat!

"Tidak setiap pekan Anda bisa bermain di bawah atmosfer keras seperti ini. Bisa dikatakan pertandingan melawan Persija adalah salah satu highlight dalam karir saya."
Sergio van Dijk tidak dapat menutup kegembiraan mampu mencetak dua gol kemenangan Persib Bandung atas musuh bebuyutan Persija Jakarta di stadion Si Jalak Harupat, Minggu (3/3) lalu.

Pengalaman bermain di hadapan puluhan ribu penonton plus atmosfer panas di tengah lapangan diakui Sergio sebagai pengalaman pertama sepanjang karirnya.

"Luar biasa ini pengalaman hebat!" ujar Sergio van Dijk saat dihubungi GOAL.com Indonesia.

"Tidak setiap pekan Anda bisa bermain di bawah atmosfer keras seperti ini. Bisa dikatakan pertandingan melawan Persija adalah salah satu highlight dalam karir saya."

Permainan Sergio memikat hati dan menarik banyak perhatian bobotoh, tidak jarang dia menuai pujian dari pelatih-pelatih yang bertanding melawan Persib. Meski demikian Sergio lebih senang membicarakan Persib sebagai tim.

"Permainan Persib secara tim semakin membaik dibandingkan dengan penampilan sebelumnya," lanjut Sergio.

"Ini jelas terlihat karena tim sekarang bisa lebih banyak menciptakan peluang. Situasi ini tentunya menguntungkan saya (sebagai bomber)," tandasnya. (gk-15)

Sergio Van Dijk


Sergio van Dijk tampil apik ketika Persib Bandung menaklukan Persija Jakrta. Dalam laga sarat gengsi itu, van Dijk mampu mencetak dua gol untuk mengantarkan Persib menang 3-1. Penampilan menawan pemain berusia 30 tahun ini menuai pujian dari sang pelatih.

Penampilan apik Sergio van Dijk kembali menuai pujian. Pada laga sebelumnya, pelatih PSPS Pekanbaru, Mundari Karya memuji penyerang plontos tersebut sebagai penyerang terbaik untuk Indonesia. Menurut Mundari, van Dijk akan menjadi aset berharga untuk timnas Indonesia.

Kali ini pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman yang melontarkan pujian kepada pemain keturunan Indonesia-Belanda itu. "Apresiasi khusus dan pujian saya berikan pada Sergio van Dijk. Faktor keluarnya Fabiano juga salah satu kunci kemenangan kami karena saya langsung mengubah pola permainan," ujar Djadjang dilansir dari situs resmi Liga Indonesia.

Gol pertama Sergio van Dijk dilesakkan lewat titik putih di menit ke-54. Sedangkan gol kedua van Dijk tercipta lewat sepakan deras dari jarak 30 meter yang gagal dihalau penjaga gawang Persija, Adixi Lenzivio. Kemenangan ini membawa Persib naik ke peringkat sembilan klasemen ISL.

Persib Bandung Sikat Sepuluh Pemain Persija Jakarta

Sergio van Dijk - Persib Bandung  (simamaung.com)
Persija harus bermain dengan sepuluh orang setelah Fabiano Beltrame diganjar kartu kuning kedua.
Persib Bandung melanjutkan tren positif mereka usai mengalahkan sepuluh pemain Persija Jakarta 3-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (3/3).

Di laga ini, Persib mempertahankan komposisi pemain yang diturunkan ketika mengalahkan PSPS Pekanbaru 4-1. Trio Sergio van Dijk, Herman Dzumafo, dan Kenji Adachihara menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Persija.

Sedangkan Persija lebih memperkuat barisan tengah untuk mengimbangi permainan Persib. Rahmat Affandi diplot menjadi striker tunggal guna mencuri gol di gawang lawan.

Babak pertama

Persib mengawali laga dengan baik, dan sudah memberikan ancaman di barisan belakang Persija. Sedangkan tim Macan Kemayoran lebih cenderung menunggu untuk sesekali melakukan serangan cepat.

Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari puluhan ribu suporternya terus melakukan tekanan. Hanya saja, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang tersebut terbuang dengan percuma.

Selain itu, penampilan Adixi Lenzivio di bawah mistar cukup bagus. Kiper Persija ini beberapa kali memotong umpan-umpan pemain Persib yang masuk ke kotak penalti, sehingga gawangnya tidak kebobolan.

Upaya Persib untuk mengungguli lawannya terwujud di menit ke-19. Umpan lambung Van Dijk dari tengah gagal diantisipasi oleh Ismed yang terjatuh. Melihat peluang itu, Kenji mengejar bola, dan melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak bisa dijangkau Adixi.

Tertinggal satu gol, Persija mulai meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-27, Syahroni melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga memaksa Shahar Ginanjar keras untuk menepis bola.

Peluang kembali diperoleh Persija selang dua menit kemudian. Ismet Sofyan yang menusuk dari kanan serangan Persija melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun bola membentur tiang kanan gawang Shahar. Menjelang babak pertama berakhir, Persib memperoleh peluang, tapi Kenji yang berdiri bebas gagal melesakkan gol. Skor 1-0 tetap bertahan.

Babak kedua

Persija mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua dengan memasukkan Pedro Javier, dan menarik keluar Johan Juansyah. Pergantian ini cukup efektif, dan tim tamu sudah mendapatkan peluang melalui Park Kyeong Min. Namun pemain asal Korea ini gagal mengkonversinya menjadi gol, karena tendangannya masih melebar, kendati hanya berhadapan dengan Shahar.

Serangan cepat Persija di awal babak kedua ini membuat Persib cukup kewalahan. Akibatnya, Persija menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Pedro di menit ke-49. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball Abanda Herman.

Selang enam menit kemudian, Persib kembali unggul melalui tendangan penalti Van Dijk. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Syahroni melakukan pelanggaran terhadap Firman di kotak terlarang.

Motivasi pemain Persib makin meningkat setelah kembali mengungguli Persija. Serangan bertubi-tubi Persib membuat barisan belakang Persija kewalahan. Fabiano Beltrame terpaksa melakukan pelanggaran kepada Supardi yang berujung kartu kuning kedua pada menit ke-71.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Persija. Publik di Stadion Si Jalak Harupat kembali bersorak kegirangan setelah tendangan keras Van Dijk dari jarak sekitar 30 meter tidak bisa dibendung Adixi pada menit ke-81.

Persib tetap tidak menurunkan tempo permainan, kendati sudah memperbesar keunggulan dari Persija. Walau pun begitu, upaya Pangeran Biru untuk menambah pundi-pundi gol mereka tidak terwujud hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Persib: Shahar Ginanjar; Tony Sucipto, Abanda Herman, Maman Abdurrahman, Supardi, Firman Utina, Hariono, M Ridwan (Airlangga 88'), Sergio Van Dijk, Herman Dzumafo (Atep 53'), Kenji Adachihara (Asri 76').
Cadangan: I Made Wirawan; Naser Al Sebai, M. Agung Pribadi, Jajang Sukmara, Atep, Asri Akbar, Airlangga Sucipto.

Persija: Adixi Lenzivio, Ismed Sofyan (Mu'min 33'), Fabiano Beltrame, AA Wahyu Ngurah, Amrazukih, Syahroni, Robertino Pugliara, Johan Juansyah (Pedro 46'), Defri Risky, Park Kyeong Min (Syahrizal 75'), Rahmat Afandi.
Cadangan: Galih Sudaryono; Syahrizal, Jarot, Rudi Setiawan, Mu'min Aliansyah, Andito Wahyu, Pedro Javier.

HASIL POLLING: Persib Bandung Taklukkan Persija Jakarta




Terlepas dari bagaimana hasil laga di stadion Si Jalak Harupat nanti, meyakini Persib Bandung bakal mampu menundukkan Persija Jakarta.
Laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta akan dimulai beberapa jam lagi. Tapi sebelumnya sudah banyak yang memberikan prediksi mengenai bagaimana laga akan berakhir.

Pembaca GOAL.com Indonesia adalah salah satunya. Mereka yang mengikuti pollingGOAL.com tentang bagaimana hasil duel antara Persib dan Persija malam nanti mayoritas memilih skuat Maung Bandung adalah pemenangnya.

Polling yang dimulai pada 1 Maret dan berakhir pada pukul 08:00 hari ini telah masuk lebih dari 1500 pilihan. Sebanyak 864 pemilih, atau 54,65 persen dari jumlah suara yang masuk meyakini Persib bakal bisa menundukkan Persija di kandang sendiri.

Sementara jumlah voters yang memilih Persija menang ada 498 suara, atau sebesar 31,5 persen. Dan sisanya sebanyak 219 pilihan memilih seri.

Bagaimana dengan Anda?

Jajak Pendapat 
Persib Bandung vs. Persija Jakarta, bagaimana hasilnya?
Persib menang
54.64%
Persija menang
31.52%
Seri
13.83%

Sepuluhpemain terbaik Persib Persija

Pertandingan klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta edisi pertama di Indonesia Super League 2013 akan segera tersaji di stadion Jalak Harupat, Bandung, besok (3/2). Laga yang disebut sebagai Derby D'Indonesia ini selalu menyajikan pertandingan yang penuh dengan drama dan juga emosional. 

Selain catatan menarik mengenai pertemuan kedua kubu, terdapat juga nama-nama pemain yang pernah membela kedua tim dengan rivalitas tinggi tersebut.

Sebut saja nama-nama tenar saat ini seperti Atep, Abanda Herman hingga pemain yang telah menjadi legenda sepakbola Indonesia, seperti Nur'Alim.

Inilah daftar pemain-pemain yang pernah membela Persija Jakarta dan juga Persib Bandung. Berikut daftarnya:

1. Charis Yulianto


2. Muhammad Nasuha


3. Budi Sudarsono


4. Antonio Claudio


5. Salim Alaydrus


6. Abanda Herman


7. Lorenzo Cabanas


8. Aliyudin


9. Baihakki Kaizan


10. Atep

PREVIEW ISL 2012/13: Persib Bandung – Persija Jakarta


Persib berambisi menghapus catatan buruk bila bertemu Persija, dan tim tamu tidak diperkuat sejumlah pemain pilar.
Persija Jakarta & Persib Bandung (GOAL.com/Antara)

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

PERSIB BANDUNG

I Made Wirawan 

Abanda - Maman - Jajang - Tony
Hariono - Firman - M Ridwan
Kenji - Dzumafo - Van Dijk
PERSIJA JAKARTA

Galih Sudaryono
Amarzukih - Syahrizal - Mu'min - Ismed
Park - Syahroni - Pugliara - Johan
Pedro - Rahmat

Indonesia Super League (ISL) akhir pekan ini bakal menghadirkan duel klasik sarat gengsi, dan bertensi panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat.

Dibandingkan sebelumnya, Persib dan Persija mengawali musim ini dengan tidak mulus. Akibatnya, Persib berada di peringkat sembilan dengan dua kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan.

Sedangkan Persija di posisi yang lebih buruk. Tim Macan Kemayoran menempati posisi play-off promosi-degradasi setelah memperoleh masing-masing dua kemenangan dan imbang, serta empat kekalahan.

Kendati demikian, pelatih Persib Djajang Nurjaman tidak melihat Persija sebagai tim lemah pada musim ini, walau mayoritas berisi pemain muda, dan tidak diperkuat ikon mereka, Bambang Pamungkas. Hal itu berbeda terbalik dengan Persib yang berisikan pemain berpengalaman.

“Saya tidak lihat Persija sebagai tim lemah, dan saya tidak mau menyebut mereka sebagai tim lemah. Mereka tim bagus, dan memiliki semangat berlipat. Lawan tim manapun, kami selalu anggap penting, termasuk Persija,” ujar Djanur, sapaan Djajang.

Sementara itu, Persija bermodalkan kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang di Semarang menjadi modal berharga bagi mereka menjelang laga klasik tersebut. Setidaknya, kemenangan tersebut telah mengangkat moral dan motivasi pemain.

“Kemenangan itu sangat berguna untuk Persija menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya, sebab catatan kami tidak bagus dalam tujuh pertandingan sebelumnya. Kekurangan memang masih ada, tapi pemain bisa menerjemahkan instruksi pelatih dengan baik,” kata Iwan.

Namun di laga nanti, Persija kehilangan tiga pemain pilarnya, Fabiano Beltrame, AA Ngurah Wahyu, dan Defri Rizki. Sedangkan Persib tidak diperkuat Supardi yang menjalani akumulasi kartu kuning.

 TAHUKAH ANDA?

  • Persib untuk kali pertama pada musim ini bermain di Stadion Si Jalak Harupat.
    Sejak bergulirnya ISL, Persib mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan saat menjadi tuan rumah ketika berhadapan dengan Persija.


    Bek Persib Abanda Herman turut menyumbang gol bagi Persija saat mengalahkan Maung Bandung 3-2 pada 20 Juli 2008.


    Atep membuka keunggulan Persib dengan mencetak gol ke gawang mantan klubnya saat bermain imbang 2-2 pada 27 Mei 2012.
Tinjauan Lapangan

Sampaikan Prediksi Anda

PersibPersib
-
-
Persija
Prediksi Pembaca
PersibDrawPersija22.2%75.1%
Prediksi Terlaris
Head-To-Head
Indonesia Super League ‎(ISL)‎27 Mei 2012Persija 2 - Persib 2
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Indonesia Super League ‎(ISL)‎29 Jan 2012Persib 1 - Persija 0
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Indonesia Super League ‎(ISL)‎18 Mar 2011Persib 2 - Persija 3
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Indonesia Super League ‎(ISL)‎30 Okt 2010Persija 3 - Persib 0
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Indonesia Super League ‎(ISL)‎25 Mar 2010Persija 2 - Persib 2
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Lima Pertandingan Terakhir
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger