Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Persita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persita. Tampilkan semua postingan

Persegres Puas Raih Poin Tandang Kontra Persita



Laga antara Persita Tanggerang versus Persegres Gresik United akhirnya digelar pada Senin pagi (18/3) sebagai buntut penundaan akibat hujan lebat di Stadion Mashud Wisnu Saputra-Kuningan, Minggu sore (17/3). Dalam laga pagi tadi, kedua tim harus puas berbagi hasil imbang 2-2.




Laga yang hanya menyisakan 60 menit ini sudha berlangsung keras sejak kick-off. Cristian Carasco dan Ade Cantra menyumbang gol untuk tuan rumah. Sedangkan gol untuk tim tamu dicetak April Hadi dan Rizky Novriansyah, yang sukses mengamankan satu poin di laga tandang.




Hasil imbang ini pun menjadi poin perdana yang diraih caretaker Persegres, Khusaeri. "Senang sekali akhirnya kami bisa mendapatkan poin di laga tandang, semoga terus menjadi lebih baik," jelas Khusaeri.




Kecolongan satu poin kandang membuat Giman Nurjaman, pelatih Persita Tanggerang, bakal kembali melakukan evaluasi terhadap lini belakangnya yang dianggapnya masih emosional dan kurang tenang.




"Konsentrasi pemain sedikit menurun karena terpancing emosi, tapi secara permainan cukup bagus dibanding sebelumnya," ungkap Giman Nurjaman. (Lin)

Sriwijaya FC Amankan Tiga Angka Di Palembang


Gol Hilton Moreira dan Boakay Edi Foday memastikan kemenangan Sriwijaya FC atas Persita Tangerang.Boakay Eddy - Sriwijaya FC (GOAL.com/Abi Yazid)

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Sriwijaya FC Palembang langsung tancap gas untuk menggempur pertahanan tamunya, Persita Tangerang.

Namun, tim tuan rumah baru dapat memecah kebuntuan di menit ke-20. Kombinasi satu dua antara Tantan dengan Hilton Moreira berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh nama terakhir untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Sriwijaya sebenarnya memiliki beberapa peluang emas di sisa waktu babak pertama namun tidak ada yang membuahkan hasil maksimal, salah satunya melalui tandukan Tantan yang masih membentur mistar gawang, sehingga kedudukan 1-0 bertahan hingga jeda pertandingan.

Di babak kedua, Sriwijaya kembali menggempur pertahanan Persita. Di awal paruh kedua ini, peluang didapatkan oleh Tantan dan Muhammad Fahrudin tetapi keduanya masih tidak mampu menaklukkan Mukti Ali Raja yang menjaga gawang tim tamu.

Terus menekan, usaha Sriwijaya FC akhirnya kembali menuai hasil menjelang pertandingan usai. Gol Boakay yang meneruskan umpan dari Ahmad Jufrianto berhasil menembus jala Persita yang dikawal Mukti Ali Raja sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Gol telat pemain jangkung tersebut menjadi gol penutup di pertandingan ini, sehingga memastikan Sriwijaya mengamankan poin penuh di kandangnya sendiri. Hasil itu membawa Sriwijaya merangsek ke posisi empat besar klasemen sementara ISL.

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

Penalti Luis Edmundo Tekuk Pelita Bandung Raya

Kekalahan dari Pendekar Cisadane membuat Pelita Bandung Raya terperosok ke zona degradasi.
Tim promosi Persita Tangerang sukses mendulang angka penuh dalam laga tandangnya ketika menekuk Pelita Bandung Raya 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Sabtu (9/3).

Hasil ini membuat Persita naik ke peringkat delapan klasemen sementara usai mengumpulkan poin 13 dari 11 pertandingan yang sudah dijalani. Raihan angka timPendekar Cisadane sama dengan Persiwa Wamena yang berada satu tangga di atasnya, namun kalah selisih gol.

Sedangkan kekalahan dari Persita membuat PBR terperosok ke zona degradasi. Tim besutan Simon McMenemy ini berada di peringkat ke-16 dengan koleksi poin sembilan dari sepuluh laga yang dilalui.

PBR dan Persita memperagakan permainan terbuka sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Namun PBR yang tidak mau kehilangan angka bermain lebih agresif mengandalkan kecepatan pemain mudanya.

Kendati demikian, PBR tidak mudah menjebol gawang Persita. Penyelesaian akhir yang terburu-buru, dan kesalahan sendiri kerap diperlihatkan tuan rumah, sehingga serangan yang dibangun dengan mudah dipatahkan, serta sirna dengan sia-sia. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Permainan PBR dan Persita tidak mengalami perubahan di babak kedua. Tuan rumah yang berusaha memecahkan kebuntuan makin intens menekan pertahanan Persita, tapi mereka menemui pertahanan tim tamu yang bermain cukup solid.

Keasyikan menyerang, sektor pertahanan menjadi lengah di menit ke-75. Sirvi Arfan berhasil masuk ke dalam kotak penalti, dan terpaksa harus dilanggar Tema Mursadat. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Kapten tim Luis Edmundo yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan Edmundo mengelabui Tema yang bergerak ke arah kiri. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

PBR mencoba memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka tak bisa mengubah papan skor, dan hasil 1-0 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

PSPS Curi Poin Di Tangerang

Jelang bubaran pertandingan PSPS nyaris mempermalukan tuan rumah namun peluang yang didapat Pape bisa dipatahkan kiper Mukti Ali Raja.
Setelah dihajar Persib Bandung dengan skor telak 4-1, PSPS Pekanbaru sukses mencuri satu poin usai bermain imbang 1-1 di kandang Persita Tangerang.

Tidak banyak episode yang menarik di babak pertama namun tuan rumah sempat menciptakan kekacauan di lini pertahanan skuat Asykar Bertuah melalui tendangan bebas Cristian Carrasco pada menit 21 yang membentur mistar gawang.

Di babak kedua PSPS lebih berani keluar melakukan serangan balasan hingga duel kedua tim bisa lebih dinikmati namun strategi ini nyaris jadi bumerang pada menit 67.

Menguasai bola, Ade Jantra sukses menerebos lini pertahanan PSPS, sayangnya tembakannya gagal berbuah gol kemenangan yang dinanti fans.

Jelang bubaran pertandingan PSPS nyaris mempermalukan tuan rumah namun peluang yang didapat Pape bisa dipatahkan kiper Mukti Ali Raja.

Hingga pertandingan berakhir kedua tim harus puas dengan skor nihil gol. Perolehan satu pojn

Barito Putra Imbangi Tuan Rumah Persita Tangerang


Gol Ade Jantra menyelamatkan Persita Tangerang dari kekalahan saat menjamu Barito Putra.

Persita Tangerang
Lukman Hakim Noor

Barito Putra sukses mencuri satu angka bertandang ke markas Persita Tangerang dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) sore tadi (10/2). Pertandingan yang mempertemukan antara dua tim promosi tersebut berakhir dengan kedudukan 1-1.

Tuan rumah dikagetkan di akhir paruh pertama setelah Barito Putra berhasil unggul terlebih dahulu ketika pertandingan menginjak menit ke-41 melalui tendangan Djibril Coulibaly yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper Mukti Ali Raja.

Tipisnya sisa waktu di babak pertama membuat Persita harus rela tertinggal 1-0

Pendekar.Cisadane akan mencari pelampiasan


Pendekar.Cisadane akan mencari pelampiasan atas dua kekalahan yang dialami saat tour di Tanah Papua. Pendekar Cisadane akan melampiaskan itu nanti saat menjamu Ps Barito Putera (10/2) dan Persiba Balikpapan (13/2) di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kuningan - Jawa Barat. Terutama saat menjamu Ps Barito. Kemenangan menjadi harga mati untuk Persita. Selain untuk menebus kekalahan sebelumnya, Persita Tangerang ingin membayar lunas kekalahan pada laga Final Divisi Utama (LI) 2011/12 lalu.


Sementara untuk mencapai keinginan itu, jajaran pelatih Persita Tangerang akan menurunkan skuad terbaiknya. Jajaran tim pelatih tidak ingin berjudi lagi dengan menurunkan pemain pelapis.

"Ada sisi positifnya, kita tidak membawa separuh pemain inti ke Papua kemarin," tandas Coach Elly Idris.

Elly Idris menjelaskan, saat ini pemain inti sedang on fire. " Kami sengaja menyimpan sebagian pemain inti untuk kepentingan meraih kemenangan di kandang. kami akan tampil dengan
kekuatan penuh untuk meraih poin 6," Tegas Elly.

Sementara dari 18 pemain yang biasa masuk DPS ( Daftar Susunan Pemain ) hanya Dominggus Fakdawer yang akan absen. Pemain asal Raja Ampat itu absen karena terkenal 3 akumulasi kartu kuning

Kalah, Sartono Anwar Tak Sesali Hasil




Sartono Anwar mengakui Arema layak menang, namun ia tidak mau beralasan apa pun, termasuk soal lapangan licin dan dua penalti.

Persisam melalui pelatih Sartono Anwar tidak larut dalam kekecewaan usai kalah dari Arema dengan skor 3-1, Kamis (7/2). Sebagai penghormatan, dirinya mengakui Arema bermain sangat bagus. Namun, ia sedikit menyesalkan terjadinya hujan yang membuat lapangan menjadi licin.
"Kami bermain dalam kondisi yang tidak biasanya. Saya belum pernah melatih anak-anak dalam kondisi lapangan licin. Ini menjadi pengalaman yang berguna ke depan. Tetapi, tetap saja lapangan licin bukan alasan utama kami kalah melawan Arema," kata Sartono Anwar dalam konferensi pers di stadion Kanjuruhan, Malang.

Ketika ditanya apakah absennya tiga pilar membuat Persisam timpang, Sartono secara langsung menyatakan iya, tetapi sekali lagi ini bukan alasan baginya.

"Bukan dua yang absen, namun tiga yaitu Dian Irawan [akumulasi], Ferdinand Sinaga dan Lancine Kone [cedera], namun seharusnya para pemain muda kami sudah siap menjadi pemain pengganti karena hanya dengan kesiapan mental dan fisik yang baik mereka akan menjadi pemain besar," lanjut Sartono.

Akibat tidak kuatnya mental inilah yang menyebabkan Persisam terkena
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger