Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Pelita Bandung Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelita Bandung Raya. Tampilkan semua postingan

Miroslav Janu Inspirasi Caretaker Persela


Didik memiliki program latihan fisik yang 'menyeramkan' sama halnya seperti yang dilakukan oleh Janu.
 
Sosok Miroslav Janu memang sudah meninggal dunia beberapa waktu lalu, namun figur kepelatihannya sampai kini masih tertancap kuat di lingkup Persela Lamongan. Mendiang pelatih berkebangsaan Slovakia tersebut, ternyata juga menginspirasi caretaker Persela saat ini Didik Ludiyanto, dalam hal melatih.

Hal itu sendiri cukup wajar, karena Didik memang pernah bekerjasama dengan Janu, tepatnya pada musim 2011/12. Kala itu Persela diarsiteki oleh Janu, dengan dibantu oleh Didik, Tony Ho, dan Herman Kadiaman sebagai asisten pelatih. Walhasil, untuk kali pertama mereka mampu menembus posisi lima besar Indonesia Super League (ISL). Bersama Janu, Persela berhasil finish di peringkat keempat.
"Ketika Janu melatih Persela, ia kerap kali menggenjot pemain dengan porsi latihan fisik yang keras dan berat. Slogannya, mending capek di latihan daripada capek di pertandingan. Dan hasil latihan fisik yang diterapkan Janu, memang sukses memberi manfaat yang besar bagi para pemain," kata Didik Ludiyanto.
Bermula dari apa yang diterapkan Janu inilah, Didik mengaku terinspirasi untuk mengadaptasi pemikiran dan tindakan Janu dalam melatih. Didik pun memiliki program latihan fisik yang 'menyeramkan' sama halnya seperti yang dilakukan oleh Janu, namun dengan versi yang berbeda menurut pengembangan dari Didik.
"Porsi latihan fisik yang saya terapkan berbeda dengan yang diterapkan Janu, tapi tujuannya tetap sama. Yakni memperbaiki stamina pemain agar lebih bagus. Latihan fisik, sekeras apa pun harus dilakoni oleh semua pemain. Mereka harus bisa profesional, dan ini sudah tampak pada pemain Persela. Toh latihan fisik ini juga demi kebaikan para pemain," terangnya.
Bahkan, ungkap Didik, pemain senior sekaligus kapten tim Gustavo Fabian Lopez, sangat mendukung program latihan fisik seperti ini. Seharusnya latihan fisik ini dilakukan secara rutin, demi menunjang kebugaran stamina. "Para pemain ketagihan dengan latihan fisik seperti ini," sambungnya.
Dijelaskan oleh Didik, model latihan fisik ini adalah pemain berlari mengitari lapangan sembilan kali dalam waktu 12 menit, yang dilakukan sebanyak tiga kali. Kemudian dilanjutkan dengan penguasaan bola.
"Usai berlari mengitari lapangan, ada jeda istirahat, kemudian pemain langsung melakukan penguasaan bola. Dari sini terlihat, tingkat kefokusan passing dan pergerakan para pemain dalam kondisi capek. Makin fokus pemain, maka makin bagus fisiknya. Latihan ini pernah saya terapkan saat menjabat sebagai pelatih kepala Persela U-21, dan hasilnya memuaskan, kami merebut juara ISL U-21," jelasnya.
Selain itu, Didik akan menambahkan porsi latihan fisik dengan mewajibkan pemain mengikuti fitnes. Ini demi menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh para pemain, untuk melakoni ketatnya kompetisi.
"Untuk menggenjot performa pemain di lapangan, pemain juga saya beri program latihan fitness. Ini berguna untuk menjaga stamina mereka agar tetap prima dalam menyongsong ketatnya kompetisi,” pungkasnya.
Mantan arsitek Persela U-21 ini berharap, program latihan fisik yang ia terapkan kepada para pemain selama ini mampu menuai hasil maksimal. Dan bukti terdekat adalah, kala meladeni tantangan Pelita Bandung Raya (PBR) di Stadion Surajaya Lamongan, pada Rabu (27/3) mendatang. (gk-43)

Darko Daniel Janackovic Bantah Bidik Bambang Pamungkas


Pelita Bandung Raya mulai dirumorkan mendatangkan striker baru.=

Musim ini lini depan Pelita Bandung Raya praktis hanya mengandalkan kemampuan pilar asing Gaston Castano dan hasil yang mereka peroleh pun jauh dari memuaskan.

Dari 11 pertandingan yang sudah dilalui, PBR hanya sanggup menorehkan 11 gol dan harus kebobolan 19. Seiring dengan pegeseran posisi pelatih kepala dari Simon McMenemy klubThe Boys Are Back mulai dirumorkan mendatangkan tukang gedor anyar.

Tidak tanggung, pemain yang masuk dalam spekulasi adalah Bambang Pamungkas, idola loyalis Persija Jakarta Jakmania yang sekarang tidak memiliki klub. Akan tetapi, rumor ini segera dibantah Daniel.

"Bambang Pamungkas? Saya tahu dia pemain hebat, punya kemampuan di atas rata-rata," kata Daniel mengeluarkan pujian.

"Saya belum mau berbicara banyak sebelum jendela transfer kedua dibuka apalagi nilai kontrak Bambang dipastikan berada di luar jangkauan kami."

Meski demikian Daniel tetap menghadirkan teka-teki lain yang bisa membuat Jakmania khawatir bakal kehilangan pemain bintang.

"Nama Bambang belum masuk dalam rencana yang sedang saya susun, mungkin pemain satunya lagi?" tandasnya penuh tanda tanya. (gk-15)

Kelelahan, 21 Pemain Timnas Izin Istirahat Latihan




Jakarta
- Sebanyak 21 pemain yang baru bergabung dengan tim nasional Indonesia tidak mengikuti latihan sesi pagi. Sebabnya, mereka mengaku kekelahan karena sebagian pemain baru datang.

Pada sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (15/3/2013) yang dimulai pukul 09.00 WIB, timnas kedatangan sepuluh pemain tambahan. Mereka berbaur dengan pemain-pemain yang sebelumnya telah mengikuti sesi latihan timnas dalam beberapa hari terakhir.

Kesembilan pemain itu adalah Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw (Arema Indonesia), Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Bayu Gatra (Persisam), serta Dedi hartono, Faturrahman (Barito Putra), plus Irfan Bachdim.

Sementara itu, tercatat ada 21 pemain yang tidak mengikuti sesi latihan tadi pagi. Mereka datang ke lapangan, namun kemudian meminta izin untuk beristirahat lantaran kondisi fisik yang kurang prima.

Mereka yang meminta izin itu adalah Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Dedi Hartono, Fathur Rahman (Barito Putra), M. Robby, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra (Persisam Samarinda), Ponaryo Astaman, Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Hamka Hamzah, Jajang Mulyana, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura),

Menurut pemain Mitra Kukar, Zulkifli Syukur, kondisi dia dan pemainnya masih kelelahan akibat latihan fisik kemarin sore.

"Cukup berat latihannya. Sedangkan kami baru saja datang. Kami minta waktu tenggat untuk istirahat di sesi latihan pagi ini. Mungkin nanti pada sesi latihan sore baru bisa ikut latihan hingga usai."

"Kita sudah minta izin kepada pelatih. Kita jelaskan semua masalah kita kalau sampai saat ini kita masih kelelahan," kata pemain berposisi bek itu.

Ingin Tambah Pemain, PBR Kini Pertimbangkan Bambang Pamungkas


Bandung - Kubu Pelita Bandung Raya (PBR) memberi indikasi ingin menambah pemain demi menambah daya saing dengan klub Indonesia Super League (ISL) lain. Kini ikut muncul nama Bambang "Bepe" Pamungkas, yang disebut bisa dipertimbangkan PBR.

Kubu PBR saat ini sepertinya merasa belum memiliki kualitas yang cukup untuk bisa unjuk gigi dalam persaingannya dengan klub-klub ISL lain. Menambah pemain pun jadi opsi.

"Kemungkinan kita nambah pemain," aku bos PBR yang juga Dirut PT Kreasi Performa Pasundan Ali Fachrie di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (13/3/2013).

Yang menarik, ia sebenarnya sudah punya sejumlah nama bidikan. Tetapi ketika para wartawan yang sedang mewawancarainya menyebut nama Bepe, mantan ikon Persija Jakarta yang kini sedang berstatus free agent alias tak punya klub, ia pun memberikan sambutan positif.

"Saya pertimbangkan," jawabnya sambil menambahkan bahwa nama Bepe sebenarnya tidak masuk dalam bidikan, kendati usulan dari para wartawan itu ternyata cukup menarik. "Artinya kan membantu kalau pertanyaannya seperti itu."

Berbeda dengan Ali, pelatih sementara PBR Daniel Darko Janakovic justru mengaku akan memaksimalkan para pemain yang ada sekarang karena menilai para pemain muda PBR punya kualitas cukup bagus.

Disinggung soal kebutuhan striker yang dinilai kurang menggigit, Darko pun membantahnya. Ia menyebut kualitas Gaston Castano dan striker lain cukup oke.

"Kita tidak perlu menambah striker karena kita juga punya
striker muda yang bagus," tandas Darko.

Persib Bandung Taklukkan Pelita Bandung Raya


Persib Bandung berhasil memenangi laga derby dengan menjungkalkan Pelita Bandung Raya 3-1.Herman Dzumafo - Persib Bandung (GOAL.com/Antara)

Persib Bandung sukses memenangi laga bertajuk derby Bandung saat bertandang ke markas Pelita Bandung Raya dengan skor 3-1.

Tim Maung Bandung unggul 2-0 di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Herman Dzumafo dan Sergio van Dijk. PBR sempat memberi perlawanan dengan memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Mijo Dadic, namun akhirnya Persib mengunci kemenangan dengan selisih dua gol berkat tandukan Abanda Herman.

Babak Pertama

Persib mengawali pertandingan dengan sempurna setelah umpan silang Supardi berhasil disambut dengan baik melalui tandukan Dzumafo untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit kelima.

PBR berusaha membalas ketertinggalan melalui peluang Eka Ramdani di menit kedelapan, namun sayang tembakan mantan kapten Persib tersebut masih melenceng dari gawang yang dikawal I Made Wardana. Empat menit berselang Eka kembali mendapatkan peluang namun kembali tidak menemui sasaran.

Perbedaan kualitas akhirnya terlihat di menit ke-27, berawal dari kemelut yang tercipta di gawang PBR setelah Edi Kurnia menepis bola tandukan Dzumafo, mantan pemain Arema tersebut dengan cerdik mengirim bola kepada Van Dijk yang menunggu di depan gawang yang telah ditinggal oleh kiper, sehingga pemain naturalisasi tersebut dengan mudah menjebol gawang PBR untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Persib mendominasi jalannya babak pertama, namun di lima menit terakhir tercatat tiga peluang didapat oleh Gaston Castano. Pertama memanfaatkan umpan tendangan bebas Eka, namun tandukannya masih melenceng meski ia dalam posisi bebas. Kedua ia melepas tembakan dengan memutar badan, yang lagi-lagi masih melenceng dari sasaran. Dan terakhir, ia melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kiri gawang Persib, beruntung I Made Wardana masih sigap menangkap bola tersebut, sehingga keunggulan dua gol timnya tetap terjaga hingga jeda pertandingan.

Babak Kedua

Di paruh kedua, Persib kembali mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang langsung tercipta melalui kaki Hariono dan Kenji Adachihara namun belum ada yang membuahkan hasil.

Justru PBR yang berhasil mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Pada menit ke-62, Dadic berhasil menyambar umpan Eka Ramdani untuk menjebol gawang I Made Wirawan.

Berhasil mencetak satu gol membuat kepercayaan diri PBR meningkat, tetapi delapan menit kemudian, Persib kembali memperlebar keunggulan mereka. Umpan Muhammad Ridwan dari tendangan bebas disambut oleh tandukan Abanda, Edi Kurnia gagal menjangkau bola sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 3-1.

Dalam 20 menit sisa pertandingan, kedua tim tetap melakukan jual beli serangan untuk dapat mencetak gol tambahan, namun hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedudukan 3-1 terus bertahan.

Susunan Pemain

Pelita Bandung Raya: Edy Kurnia, Mijo Dadic, Nova A, Syaifudin, Munadi, Asep Mulyana, Dolly Gultom, Rizki P, M Arsyad, Eka R, Gaston

Persib Bandung: Made, Abanda, Naser, Tony S, Supardi, Ridwan, Atep, Hariono, Sergio van Dijk, Dzumafo, Kenji

PBR Tidak Pasang Target Lawan Persib


SBI - Daniel Darko Janackovic yang kini berstatus Direktur Teknik Pelita Bandung Raya tidak memasang target tinggi dalam derby Bandung menghadapi Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Rabu 13 Maret 2013. Darko menilai, kekuatan Persib masih di atas PBR.

Menurut Darko, kekuatan dana Persib untuk menjaring pemain bintang menjadikan saudara tua PBR itu menjadi tim superior di Kota Kembang. Buat Darko, sulit membandingkan kualitas Persib dan PBR melihat materi pemain kedua kubu. Karena itu, Darko bersikap realistis saat menghadapi Persib.

"Berapa besar dana yang dimiliki Persib? Seberapa besar gaji para pemain mereka? Seperti apa kualitas para pemain Persib? Sementara kami tim yang dihuni banyak pemain muda dan baru memiliki pengalaman enam sampai tujuh pertandingan liga," ujar Darko dalam sesi latihan PBR di Stadion Siliwangi.
Dia tidak memungkiri kondisi internal tim juga sedikit terganggu pascapemecatan pelatih kepala, Simon McMenemy jelang laga kontra Persib. Ini membuat dia sulit menargetkan anak asuhnya bisa mencuri poin. Pelatih berdarah Prancis-Serbia itu hanya bisa memberikan garansi Eka Ramdani dan kawan-kawan bisa mengerahkan kemampuan terbaik.
"Dengan waktu persiapan yang mepet karena latihan juga cukup sebentar, kami  tetap akan berusaha maksimal walaupun nanti sekeliling Stadion akan lebih mendukung Persib. Buat saya ini adalah pertandingan tandang bukan kandang," tutur Darko.
Laga melawan Persib membuka ingatan Darko. Sayang, kariernya bersama Persib tidak bertahan lama. Kontraknya diputus manajemen Persib jelang musim 2010-11. Meski demikian, Darko tetap menaruh respek kepada Persib.
"Tidak ada yang harus dibuktikan dari saya. Karena ketika menangani Persib, saya hanya memiliki waktu yang sebentar," ujar Darko menambahkan. (umi)

Simon McMenemy Tinggalkan PBR Dengan Kepala Tegak


"Dalam tempo tiga bulan dan sepuluh pertandingan lima pemain saya dikaitkan dengan skuat timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2013."

Simon McMenemy memang baru saja berpisah dengan Pelita Bandung Raya. Catatan dua kemenangan dari sepuluh pertandingan tidak bisa menolong posisinya sebagai pelatih kepala The Boys Are Back.

Dilansir asianfootyguide, Simon mengutarakan rasa kecewa namun menegaskan dirinya pergi dengan kepala tegak.
"Kecewa karena harus berpisah dengan sebuah projek yang belum tuntas," buka Simon.

"Saya bergabung dengan tujuan utama mengembangkan pemain muda, kemenangan nomor dua.  Ini tujuan pemilik klub (pada saat itu dan sekarang berubah)."

"Dalam tempo tiga bulan dan sepuluh pertandingan lima pemain saya dikaitkan dengan skuat timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2013. Mereka sebelumnya tidak pernah beraksi di level internasional, beberapa di antaranya tahun lalu bahkan bermain di level amatir."

"Saya pergi dengan kepala tegak karena tahu beberapa pemain muda (binaan) saya akan menjadi pemain profesional top dan berlaga di level internasional."

Goal Rich List - 50 Pesepakbola Terkaya 

Dunia 2013

Simon McMenemy Tinggalkan Pelita Bandung Raya


Simon McMenemy menyatakan diri tak lagi menangani Pelita Bandung Raya.
Pelatih asal Inggris Simon McMenemy mengonfirmasi kabar pembebastugasan dirinya sebagai pelatih Pelita Bandung Raya.

Perpisahan McMenemy sudah tercium GOAL.com Indonesia ketika PBR harus mengakui keunggulan Persita Tangerang di Si Jalak Harupat, akhir pekan lalu. McMenemy dianggap tidak mampu membawa hasil memuaskan. Dari sepuluh laga yang sudah dijalani, PBR hanya mampu dua kali menang, tiga kali imbang, dan menelan lima kekalahan. Akibatnya, mereka terduduk di peringkat ke-16 klasemen Indonesia Super League (ISL) 2013.

"Saya orang yang berbesar hati, jadi saya akan menjadi orang pertama yang mengonfirmasi akan meninggalkan PBR," ujar McMenemy melalui Twitter.

"Hasil bicara lebih lantang daripada mengembangkan pemain muda. Kecewa."

Seperti disebutkan direktur utama Ali Fachrie saat dikonfirmasi Minggu (10/3) kemarin, manajemen menganggap situasi klub saat ini jauh dari harapan sementara dengan berada di papan tengah untuk kemudian menyiapkan tim yang mampu berburu gelar juara dalam tiga tahun ke depan.

Dengan demikian, PBR akan ditangani setidaknya pelatih sementara saat menghadapi saudara tua Persib Bandung pada laga derby, Rabu lusa. McMenemy menjadi pelatih ketiga yang kehilangan jabatan setelah ISL bergulir dua bulan, yaitu setelah Suharno (Gresik United) dan Gomes de Oliviera (Persela Lamongan).

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

PBR Depak Simon McMenemy?

Dari sepuluh pertandingan yang sudah dijalankan PBR, mereka hanya mampu mengemas dua kemenangan, tiga imbang plus lima kekalahan.
Jelang derby Kota Kembang antara Pelita Bandung Raya dan Persib Bandung tersiar kabar Simon McMenemy bakal dibebastugaskan dari tanggung jawabnya sebagai juru taktik klub berjuluk The Boys Are Back. Catatan negatif yang didapat PBR di awal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013 disebut menjadi latar belakang.

Dari sepuluh pertandingan yang sudah dijalankan PBR, mereka hanya mampu mengemas dua kemenangan, tiga imbang plus lima kekalahan. Terakhir PBR harus mengakui keunggulan Persita Tangerang di si Jalak Harupat.

GOAL.com Indonesia menghubungi direktur utama PBR Ali Fachrie mencari kebenaran kabar tersebut.

"Soal Simon? Prestasi kurang menggembirakan yang diperlihatkan PBR jelas telah membuat kecewa manajemen," buka Ali.

"Sepuluh pertandingan dengan dua kemenangan bagi sebuah tim yang bermarkas di Bandung jelas bukan catatan memuaskan. Pada intinya manajemen kecewa soal ini."

"Begitu juga dengan perkembangan di sesi latihan. Langkah berikutnya kami akan melakukan pembicaraan internal termasuk dengan direktur teknik [Darko] Daniel Janackovic sebelum mengambil keputusan final."

"Kami paham, skuat PBR masih baru dan dibutuhkan proses panjang ke arah yang lebih baik. Manajemen tidak memasang target tinggi di tahun pertama, cukup di papan tengah."

"Tetapi situasi sekarang memang jauh dari harapan sementara target jangka panjang berikutnya adalah menyiapkan tim dalam tiga tahun yang siap berburu gelar juara," tandasnya. (gk-15)

Penalti Luis Edmundo Tekuk Pelita Bandung Raya

Kekalahan dari Pendekar Cisadane membuat Pelita Bandung Raya terperosok ke zona degradasi.
Tim promosi Persita Tangerang sukses mendulang angka penuh dalam laga tandangnya ketika menekuk Pelita Bandung Raya 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Sabtu (9/3).

Hasil ini membuat Persita naik ke peringkat delapan klasemen sementara usai mengumpulkan poin 13 dari 11 pertandingan yang sudah dijalani. Raihan angka timPendekar Cisadane sama dengan Persiwa Wamena yang berada satu tangga di atasnya, namun kalah selisih gol.

Sedangkan kekalahan dari Persita membuat PBR terperosok ke zona degradasi. Tim besutan Simon McMenemy ini berada di peringkat ke-16 dengan koleksi poin sembilan dari sepuluh laga yang dilalui.

PBR dan Persita memperagakan permainan terbuka sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Namun PBR yang tidak mau kehilangan angka bermain lebih agresif mengandalkan kecepatan pemain mudanya.

Kendati demikian, PBR tidak mudah menjebol gawang Persita. Penyelesaian akhir yang terburu-buru, dan kesalahan sendiri kerap diperlihatkan tuan rumah, sehingga serangan yang dibangun dengan mudah dipatahkan, serta sirna dengan sia-sia. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Permainan PBR dan Persita tidak mengalami perubahan di babak kedua. Tuan rumah yang berusaha memecahkan kebuntuan makin intens menekan pertahanan Persita, tapi mereka menemui pertahanan tim tamu yang bermain cukup solid.

Keasyikan menyerang, sektor pertahanan menjadi lengah di menit ke-75. Sirvi Arfan berhasil masuk ke dalam kotak penalti, dan terpaksa harus dilanggar Tema Mursadat. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Kapten tim Luis Edmundo yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan Edmundo mengelabui Tema yang bergerak ke arah kiri. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

PBR mencoba memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka tak bisa mengubah papan skor, dan hasil 1-0 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

Simon McMenemy: Kesalahan Yang Dihukum Menjadi Gol

Pelatih Pelita Bandung Raya, Simon McMenemy menyatakan jika tiga gol yang dibuat Arema adalah kesalahan pemainnya.
Pelita Bandung Raya Simon McMenemy tidak begitu menyesalkan kekalahan yang dibuat timnya saat bersua dengan Arema Indonesia, Kamis (28/2). Pasalnya, sang lawan butuh usaha ekstra keras untuk menjebol gawang timnya.

"Kami tidak kalah secara permainan, namun ketika Anda melawan tim sekelas Arema di kandangnya, jangan sampai Anda melakukan sedikit kesalahan. Sebab, satu kesalahan akan berbuah gol. Seperti yang terjadi pada tiga gol yang bersarang hari ini. Kami harus melakukan perbaikan agar anak-anak tidak banyak berbuat salah apalagi mudah panik," kata Simon.

Mantan pelatih Filipina dan Mitra Kukar itu menuturkan, tekanan yang terjadi kepada timnya, terutama dari suporter, memberikan pelajaran yang sangat berharga.

"Coba lihat pemain yang saya turunkan hari ini, kami punya enam pemain di lapangan yang usianya di bawah 22 tahun. Wajar mereka mudah down setelah berbuat salah. Ini adalah proses menjadi lebih baik. Semuanya tidak bisa didapat dengan cara cepat. Pertandingan hari ini memberikan pelajaran terutama kepada peningkatan level permainan mereka untuk mengatasi tekanan," urai Simon.

Bicara tentang pemainnya hari ini, Simon memuji peranan dari Gaston Castano. Sebagai pemain yang senior, dia berhasil memberikan contoh tentang usaha keras.

"Gaston bagus hari ini, dia layak diapresiasi, pemain muda harus mencontoh cara Gaston dalam bermain, bukan gayanya tapi semangatnya yang tidak cepat menyerah," tutup Simon.

Dengan kekalaha ini, Pelita tetap berada di peringkat kesepuluh dengan nilai sembilan. Namun tetap rawan tergusur karena dalam klasemen sementara Indonesia Super League, peringkat sembilan hingga peringkat ke-14 punya poin yang sama, yaitu sembilan. (gk-48)

Rahmad Darmawan: Pemain Harus Tetap Membumi

Meski menang lawan Pelita Bandung Raya, namun pelatih belum puas.
Arema Indonesia berhasil menang lawan Pelita Bandung Raya dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League [ISL] 2012/13 di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (28/2). Meski menang dengan skor telak 4-2, Rahmad Darmawan masih tetap merendah. Dirinya malah bilang, yang ditunjukkan oleh pasukkannya masih banyak kelemahan sehingga bisa dieksplorasi lawan.

"Apa pun itu, kemenangan memang patut disyukuri. Saya senang Arema bisa meraih poin maksimal, namun secara permainan nampaknya masih banyak hal yang harus diperbaiki. Terutama konsistensi permainan," kata RD.

Konsistensi permainan yang dimaksud adalah gaya main Arema saat melawan Pelita tidak keluar seperti biasanya. "Pemain banyak yang tergesa-gesa alias kurang sabar dalam bermain. Sehingga banyak peluang emas yang seharusnya bisa diciptakan menjadi terbuang percuma," kata RD.

Namun, RD tidak sepenuhnya menyalahkan anak buahnya. Sebab beberapa dari mereka memang tidak pernah sama sekali diturunkan sebagai starter seperti Muhammad Ridhuan.

"Ada pemain yang hari ini pertama kali menjadi starter, dia masih belum menyamakan ritme. Bukan salah dia, karena tugas saya adalah mengatur ritme permainan tim secara keseluruhan. Saya juga merasa tanggung jawab mempertahankan permainan yang sudah baik sehingga tidak seperti tadi," urai RD.

RD mengatakan, menyalahkan pemain juga tidak sepenuhnya benar karena PBR adalah tim bagus.

"Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, setiap tim punya kecenderungan gaya main yang berbeda, tentu juga berlaku kepada PBR, mereka punya kekuatan untuk sabar menunggu serangan Arema, kemudian memukul balik. Jadi kalau kita memperbandingkan Pelita dengan lawan kita sebelumnya yaitu Sriwijaya yang tidak bisa," tutur mantan pelatih Pelita Jaya itu.

"Yang jelas dengan apa yang mereka tampilkan sore ini, pemain harus tetap membumi [down to earth], dan masih banyak pertandingan yang harus kami jalani, jangan meremehkan ataupun sombong karena ini akan membuat Arema terjungkal," tutup RD.

Kemenangan atas PBR ini membuat Arema Indonesia nangkring di puncak klasemen dengan poin 21 dari sepuluh pertandingan. Sementara pesaing dekatnya adalah Mitra Kukar (delapan main) dan Persipura (delapan main). (gk-48)

Arema ISL Bekap Pelita Bandung Raya


Raihan tiga angka di hadapan pendukungnya membuat tim Singo Edan kini memuncaki klasemen sementara.

Arema Indonesia mempertahankan catatan kesempurnaan di kandang setelah memetik kemenangan 4-2 atas Pelita Bandung Raya di Stadion Kanjuruhan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13.

Tambahan tiga angka membuat Arema kini mengumpulkan nilai 21, dan memuncaki klasemen sementara menggeser Mitra Kukar dengan keunggulan dua angka. Sedangkan kekalahan membuat PBR turun tiga tangga ke peringat 13.

Pertandingan antara Arema dan PBR berlangsung lamban. Kedua tim beberapa kali melakukan kesalahan sendiri, sehingga tak terlalu banyak peluang membahayakan. Kendati demikian, Arema yang memiliki pemain berpengalaman mampu memaksimalkan kesalahan lawan.

Publik di Stadion Kanjuruhan bersorak kegirangan ketika Alberto 'Beto' Goncalves menjebol gawang Tema Mursadat pada menit kesembilan. Kesalahan Riyandi Ramadhana menghalau bola muntah yang ditepis Tema dapat diselesaikan Beto dengan baik.

Walau mampu mengungguli tamunya, permainan Arema tidak mengalami peningkatan. Sikap ngotot yang diperlihatkan ketika berhadapan dengan Sriwijaya FC di laga sebelumnya, tak terlihat pada pertandingan ini. Skor 1-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Arema dan PBR meningkatkan irama permainan mereka di babak kedua. Akibatnya, serangan silih berganti dilakukan kedua tim. PBR berhasil menyamakan kedudukan ketika babak kedua berjalan tiga menit melalui Gaston Castano menyambut umpan Eka Ramdani.

Kecolongan melalui gol Gaston, Arema meningkatkan serangan mereka, kembali mengungguli tamunya. Umpan silang Hasim Kipuw dapat diteruskan Beto lewat tendangan voli pada menit ke-51.

Tuan rumah makin memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-77 melalui eksekusi penalti Beto, sekaligus mencetak hat-trick. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball Dane Milovanovic di kotak terlarang.

Pada menit ke-82, kiper Arema Kurnia Meiga mengalami cedera, dan digantikan Ahmad Kurniawan. Namun selang tiga menit kemudian, PBR mampu memperkecil ketertinggalan melalui tandukan Milovanovic menyambut tendangan bebas.

Arema akhirnya mengunci kemenangan menjadi 4-2 melalui gol Cristian Gonzales menjelang pertandingan berakhir memanfaatkan bola muntah yang membentur pemain belakang PBR.



Arema

1
 - 
2
 - 
6
 - 
32
 - 
13
 - 
41
Dendi Santoso
Gelandang
57′
 - 
12
Hendro Siswanto
Gelandang
39′
 - 
44
I Gede Sukadana
Gelandang
81′
 - 
8
 - 
9
Alberto Goncalves
Striker
9′ 51′ 76′
 - 
99
 - 

Pelita Bandung Raya

 - 
28
 - 
20
 - 
-
 - 
14
M. Arsyad 
Gelandang
79′
 - 
93
 - 
8
Eka Ramdani 
Gelandang
48′ 85′
 - 
16
Munadi 
Gelandang
68′
 - 
88
Rizky Pellu 
Gelandang
 - 
32

Cadangan

-
Irsyad 
Gelandang
59′
 - 
9
 - 
7
Benny Wahyudi 
Gelandang
 - 
87
Ahmad Farizi 
Gelandang
 - 
31
 - 
16
 - 
11
 - 

Cadangan

 - 
12
 - 
30
 - 
18
Asep Mulyana 
Gelandang
 - 
23
Adi Sulistia 
Gelandang
68′
 - 
91
 - 
21
Rama Pratama 
Gelandang
 - 
94

Pelatih/Manajer

-
 - 

Pelatih/Manajer

 - 
-
 
  •  Gol
  •  Gol Bunuh Diri
  •  Penalti
  •  Penalti Gagal
  •  Kartu Kuning
  •  Assist
  •  Penyelamatan Penalti
  •  Gol Adu Penalti
  •  Adu Penalti Gagal
  •  Kartu Kuning Kedua
  •  Kartu Merah
  •  Pergantian MASUK
  •  Pergantian KELUAR
  •  Cedera
  •  Penilaian GOAL.com
  •  Terbaik Versi GOAL.com
  •  Terburuk Versi GOAL.com
  •  Ranking Global Terbaik & Terburuk
  •  Terbaik Versi Fans
  •  Terburuk Versi Fans
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger