Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Arema. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arema. Tampilkan semua postingan

Kurnia Meiga

Kebobolan Dua Gol, Penampilan Kurnia Meiga Ciamik
Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi pada partai kedua di ajang Pra Piala Asia 2015, Sabtu (23/3). Gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga harus menerima dua gol yang dilesakkan Arab, oleh Yahia Al Shahry dan Yousef Al Salem.



Kurnia Meiga tampil bagus saat melawan Arab Saudi

Indonesia sempat unggul pada menit kelima. Namun keunggulan tersebut tidak berlangsung lama, 10 menit berselang gawang Kurnia Meiga ternoda oleh gol Yahia Al Shahry. Meiga tidak mampu mengantisipasi tandukan Shahry setelah ia meneruskan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Indonesia.

Pada babak kedua, Meiga harus memungut bola kedua kalinya dari gawang. Kali ini Yousef Al Salem yang menjadi malapetaka bagi kiper Arema tersebut. Skenario terjadinya gol sama dengan yang gol pertama. Diawali dari crossing dari sisi kiri dan diakhiri oleh tandukan kepala.

Namun bagi Rahmad Darmawan, pelatih timnas, penampilan kiper 22 tahun tersebut cukup baik, terlepas dari dua gol yang bersarang ke gawangnya.

“penampilan Kurnia Meiga pada pertandingan tadi cukup baik. Ia berhasil beberapa kali mengantisipasi serangan lawan,” papar Rahmad Darmawan

Beto Dapat Gelar Pemain Terbaik Februari


Kinerja Alberto Goncalves mendapatkan apresiasi dari PT Liga Indonesia. Pemain Arema asal Brasil itu mendapatkan gelar pemain terbaik bulan Februari.

Sejak musim 2013 ini, PT Liga Indonesia punya kegiatan baru untuk Indonesia Super Liga [ISL], melaui Technical Study Group [TSG], mereka melakukan pemilihan pemain dan pelatih terbaik setiap bulannya.

Untuk pemain terbaik bulan Februari jatuh ke tangan Alberto Goncalves, sementara pelatih terbaik ada pada Rahmad Darmawan, keduanya sama-sama dari Arema Indonesia yang dibulan Februari merajai kompetisi Indonesia Super Liga dengan menjadi peringkat pertama.

Disinggung tentang hasil itu, kepada GOAL.com Indonesia Alberto Goncalves mengaku gembira. Dirinya berujar jika saat di lapangan akan selalu 100 persen untuk tim yang dibelanya. Namun, buah prestasi ini juga tidak lepas dari dukungan rekan-rekannya untuk mempermudah jalannya untuk melewatkan bola pada garis gawang lawan.

"Selama mengikuti kompetisi, mungkin kompetisi ini paling menarik karena ada penghargaannya buat usaha keras pemain. Tetapi saya tidak mengejarnya karena yang terpenting adalah kerja keras, sehingga penilaian orang lain atas kinerja kita bisa datang sendiri," ungkap Beto.

Konsentrasi Beto saat ini memang dikhususkan untuk membela Arema. Dia ingin membawa Arema menjadi juara Indonesia Super Liga. 

Sebelumnya melalui lansiran situs resmi ligaindonesia.co.id pemain dan pelatih terbaik di bulan Januari jatuh kepada Lancine Kone dan Sartono Anwar (Persisam).

Dari keterangan resmi, didapatkan jika kriteria untuk menjadi pemain terbaik pada setiap bulan didasarkan kepada produkstivitas gol, assist, konsistensi dalam permainan, catatan statistik, menit bermain, handicap game, bobot lawan dan fair play.

TSG yang dibentuk oleh PT Liga Indonesia terdiri dari Joppie Lepel, Yeyen Tumena, Demis Djamaoeddin, dan Tommy Welly. Mereka bertugas menganalisa seluruh permainan yang terjadi di ISL dan menentukan siapa saja yang layak mendapatkan pernghargaan. (gk-48)

Ketua BTN: RD dan Jacksen IlegalKetua BTN: RD dan Jacksen Ilegal



Jakarta - Siapa sesungguhnya pelatih tim nasional Indonesia saat ini masih membingungkan. Ketua Badan Tim Nasional Isran Noor menyatakan bahwa Luis Manuel Blanco masih memegang jabatan tersebut.

"Pelatih timnas tetap Blanco. Rahmad dan Jacksen ilegal."

Demikian pesan pendek dari nomor handphone Isran Noor, menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (19/3/2013) siang di Jakarta.

Kebingungan melanda timnas karena hingga kini belum ada pernyataan resmi apakah Blanco dipecat, sementara sejak kemarin sesi latihan dipimpin Rahmad Darmawan, dan hari ini ditemani Jacksen Tiago.

Baik RD maupun Jacksen juga telah mengatakan bahwa dirinya telah diminta menangani timnas untuk menghadapi Arab Saudi dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2015 di Jakarta pada Sabtu (23/3) mendatang.

Blanco adalah pelatih yang ditunjuk BTN yang diketuai Isran, yang kemudian didukung oleh ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Kala itu penunjukan itu juga kontroversial karena Nil Maizar dipecat tanpa pemberitahuan kepada yang bersangkutan.

Dalam proses menuju kongres PSSI, Djohar "berdamai" dengan La Nyalla Mattalitti dari (eks) KPSI. Rapat Komite Eksekutif pun menyatakan mendukung BTN.

Dalam sesi latihan Jumat (15/3) lalu, Blanco sempat menyatakan mencoret sejumlah pemain dengan dalih indisipliner. Harbiansyah kemudian menganulir keputusan tersebut, dan Blanco pun menarik ucapannya. Sejak itu isu Blanco akan dipecat langsung beredar.

Duet Rahmad Darmawan-Jacksen F Tiago Gantikan Luis Manuel Blanco


RD dan Jacksen sudah menjalankan tugasnya sebagai pelatih timnas senior mulai hari ini.
Badan tim nasional (BTN) kembali mengeluarkan keputusan mengejutkan dengan menunjuk Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago sebagai pelatih sementara tim nasional Indonesia menggantikan Luis Manuel Blanco yang dijadikan sebagai direktur teknik.

Keputusan menduetkan pelatih Arema ISL dan Persipura Jayapura ini dilakukan, Minggu (17/3) malam WIB. RD, sapaan Rahmad, dan Jacksen akan menangani timnas senior untuk pertandingan Grup C kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi pada 23 Maret.

Wakil ketua BTN Harbiansyah mengungkapkan, penunjukan RD dan Jacksen terkait dengan situasi di tubuh timnas senior yang tidak kondusif belakangan ini. Dengan ditunjuknya RD dan Jacksen, maka Blanco dijadikan direktur teknik sementara.

“Dari rapat tadi [Minggu] malam, dia [Blanco] jadi direktur teknik. BTN mengambil keputusan sendiri, karena situasi tidak kondusif,” ungkap Harbiansyah.

“Besok [Senin] duet pelatih ini akan langsung menangani timnas. Selanjutnya, kami akan melihat situasi terakhir terkait susunan pemain dan pelatih yang sudah didaftarkan ke AFC [konfederasi sepakbola Asia].”

Djajang Nurjaman: Persib Harus Bermain Merambat




Djanur menyatakan, permainan dengan strategi merambat membuat Persib dahulu begitu berjaya di sepakbola nasional.Penuh dengan bintang performa Persib Bandung masih mendapat kritikan tajam dari pemerhati sepakbola di Kota Kembang.

Terakhir Persib meraih kemenangan 3-1 atas Pelita Bandung Raya, namun raihan tiga angka pada duel derby tersebut tak kunjung menambah kepercayaan terhadap pelatih Djajang Nurjaman.

Kehadiran penyerang tajam naturalisasi Sergio van Dijk sedikit banyak mengubah pola permainan Maung ke arah yang lebih baik. Namun diklaim Djajang, skema bermain cepat dan bergerak ke arah yang tepat sejatinya sudah dia terapkan, namun belum berbuah hasil sesuai yang diharapkan.

"Permainan satu dua sentuhan dan kemudian pemain bergerak efektif di tengah lapangan sebenarnya sudah coba diterapkan sejak kali pertama saya memoles Persib," kata Djajang.

"Anda lihat saja, tahun lalu Persib gemar memainkan bola-bola panjang namun sedikit demi sedikit hal ini berubah. Masih ada memang, tetapi sudah berkurang."

"Aksi Persib saat melakukan serangan mulai merambat. Belum sempurna memang, tetapi kami semua masih bekerja keras untuk mewujudkannya karena strategi seperti ini yang membuat Persib dahulu begitu berjaya di sepakbola nasional," tandasnya.

Pada lanjutan Indonesia Super League 2013, Persib seharusnya menjamu tim kuat Arema Indonesia besok di si Jalak Harupat, namun duel bergengsi tersebut harus ditunda karena adanya persiapan timnas menghadapi Arab Saudi. (gk-15)

Kelelahan, 21 Pemain Timnas Izin Istirahat Latihan




Jakarta
- Sebanyak 21 pemain yang baru bergabung dengan tim nasional Indonesia tidak mengikuti latihan sesi pagi. Sebabnya, mereka mengaku kekelahan karena sebagian pemain baru datang.

Pada sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (15/3/2013) yang dimulai pukul 09.00 WIB, timnas kedatangan sepuluh pemain tambahan. Mereka berbaur dengan pemain-pemain yang sebelumnya telah mengikuti sesi latihan timnas dalam beberapa hari terakhir.

Kesembilan pemain itu adalah Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw (Arema Indonesia), Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Bayu Gatra (Persisam), serta Dedi hartono, Faturrahman (Barito Putra), plus Irfan Bachdim.

Sementara itu, tercatat ada 21 pemain yang tidak mengikuti sesi latihan tadi pagi. Mereka datang ke lapangan, namun kemudian meminta izin untuk beristirahat lantaran kondisi fisik yang kurang prima.

Mereka yang meminta izin itu adalah Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Dedi Hartono, Fathur Rahman (Barito Putra), M. Robby, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra (Persisam Samarinda), Ponaryo Astaman, Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Hamka Hamzah, Jajang Mulyana, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura),

Menurut pemain Mitra Kukar, Zulkifli Syukur, kondisi dia dan pemainnya masih kelelahan akibat latihan fisik kemarin sore.

"Cukup berat latihannya. Sedangkan kami baru saja datang. Kami minta waktu tenggat untuk istirahat di sesi latihan pagi ini. Mungkin nanti pada sesi latihan sore baru bisa ikut latihan hingga usai."

"Kita sudah minta izin kepada pelatih. Kita jelaskan semua masalah kita kalau sampai saat ini kita masih kelelahan," kata pemain berposisi bek itu.

Bangga Bisa Gabung Timnas, Victor Igbonefo Juga Tegaskan Optimisme



Jakarta - Pemain naturalisasi Victor Igbonefo bangga bisa bergabung ke timnas Indonesia. Bek Arema Indonesia itu pun siap memperebutkan tempat di skuat inti timnas.

"Perasaan saya bangga bisa bergabung ke timnas. Tetap semangat walaupun latihan berat, yang penting saya akan bekerja keras," ujar Victor usai latihan di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Victor baru tiba di Jakarta tadi malam dengan beberapa pemain Arema Indonesia, yakni Hasim Kipuw, Egi Melgiansyah, dan Kurnia Mega. Mereka sudah mengikuti latihan tadi pagi.

Ditanya soal peluang masuk skuat inti, pemain asal Nigeria itu mengaku optimistis kendatipun dia harus bersaing dengan bek tengah lainnya seperti Hamka Hamzah, M. Roby, dan Abdul Rahman. Ia pun sekaligus mengutarakan tekadnya membawa 'Merah Putih' menundukkan Arab Saudi di laga kualifikasi Piala Asia pada 23 Maret mendatang.

"Saya harus bekerja keras jika ingin masuk di 23 nama pemain. Saya harus optimistis. Mudah-mudahan kami bisa menang lawan Arab Saudi," lugasnya

Semangat Rekonsiliasi, Persema Ajak Arema ISL Ujicoba


Persema sudah memberikan surat kepada manajemen Arema. Tinggal menunggu respon dari Arema.

Jeda kompetisi Indonesian Premier League [IPL] yang masih dimainkan pada tanggal 28 Maret membuat Persema banyak melakukan pertandingan ujicoba.

Dari keterangan pelatih Slave Radovksi, dikatakan jika pemain akan bosan jika terus latihan, ajang ujicoba membuat pemain menyatu dan imbasnya mental bertanding tetap dalam kondisi bagus.

Usai menang dengan tim amatir dari klub internal Pengcab PSSI Kota Malang, Persema bakal membidik ujicoba dengan tim besar. Salah satunya adalah Arema Indonesia. Tim yang berlaga di kompetisi Indonesia Super Liga [ISL] itu dianggap punya kekuatan mumpuni yang sanggup memberikan tes kepada skuat muda Persema.

Asisten Manajer Persema, Dito Arief mengatakan jika ujicoba melawan Arema sudah bukan wacana lagi. Dirinya sudah aktif berkomunikasi dengan manajemen Arema untuk merealisasikan ide itu.

"Kita punya niatan untuk melakukan rekonsiliasi, ketika para stakeholder diatas sudah saling bergandengan tangan, kita ingin menirunya. Ujicoba melawan Arema bukan bermaksud menantang, namun lebih karena kita mengajak Arema untuk uji tanding dengan semangat rekonsiliasi. Sehingga masing-masing tim mendapatkan manfaat ketika sedang menjalani liburan kompetisi ini," kata Dito Arief .

Dito menjelaskan jika pihak Persema sudah mengirimkan surat kepada Arema, Persema punya harapan besar untuk bisa diterima karena ada semangat untuk membesarkan tim dari kota Malang. Sehingga meskipun ada sekat pembeda berupa kompetisi yang diikuti oleh masing-masing tim. Dito berharap niatan baik ini terlaksana.

"Surat sudah kita sampaikan kepada manajemen Arema di Jl Kartanegara 7, saya berharap disetujui, ini akan menjadi laga 'derby malang' untuk bersatunya sepakbola Indonesia," urai Dito.

Sementara itu, media officer Arema, Sudarmaji yang kami hubungi mengaku sudah menerima surat ajakan Persema untuk menggelar laga ujicoba. Tetapi dirinya masih belum bisa memutuskan apakah dilanjutkan atau tidak.

"Iya kita sudah menerima surat dari Persema yang dikirimkan melalui email dan fax, kita masih mempelajarinya bersama pihak manajemen dan tim pelatih," kata Sudarmaji singkat. (gk-48)

Demi Tim Nasional, Laga Persib Melawan Arema Ditunda


Tim Arema Indonesia sudah berangkat ke Bandung, Kamis (14/3). Akhirnya pulang kembali ke Malang.
Sebagian pemain sudah tiba di bandung, Arema Indonesia harus mengurungkan keinginannya untuk menantang tuan rumah Persib.

Penundaan itu adalah akibat dari pemusatan latihan yang dilakukan oleh Badan Tim Nasional [BTN] yang menginginkan pemain Indonesia Super Liga harus segera berkumpul untuk persiapan melawan Arab Saudi. 

Arema sendiri mendapatkan kepastian penundaan dari PT Liga Indonesia, meski secara lisan belum melalui surat resmi, ganti laga akan digelar pada 27 Maret 2013.

"Kita manajemen kecewa dengan penundaan ini, seluruh awak tim dan pelatih sudah tiba di Jakarta, bahkan sebagian sudah sampai di Bandung. Namun alasan penundaan ini bisa diterima karena negara sedang membutuhkan kita," kata media officer Arema Indonesia, Sudarmaji

Penundaan itu juga terkait dengan agenda KLB yang dilaksanakan pada tanggal 17 Maret, sehingga penyatuan momentum ini sangat dihormati.

"Panggilan negara ini diterima karena ada momentum menyatukan kekuatan demi eksistensi Indonesia, dimana sebelumnya terpuruk. Semoga Indonesia semakin bagus dan berjaya lagi," lanjut Sudarmaji

Dari Arema Indonesia, ada lima pemain yang dipanggil oleh Timnas, mereka adalah Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw, Egi Melgiansyah, dan Greg Nwokolo. Untuk nama terakhir kemungkinan ditahan oleh manajemen karena dirinya masih mengalami pemulihan akibat cedera.

Selanjutnya Arema yang sudah dalam perjalanan ke Bandung, Kamis (14/3) pagi. Langsung pulang ke Malang, sementara pemain yang membela timnas tinggal di Jakarta.

"Untuk penggantian akomodasi, kita akan konsultasikan dengan PT Liga sebagai pihak regulator," tutup Sudarmaji. (gk-48)

Rahmad Darmawan: Semoga Kongres Menyatukan Semuanya


Sebagai pelaku sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan ingin kongres yang digelar oleh PSSI berlangsung dengan sukses dan menyatukan Indonesia.

Sebagai orang Indonesia, Rahmad Darmawan selalu punya tekad untuk membela negaranya, termasuk melalui sepakbola.

Karena itu, meski Arema Indonesia tidak mendapatkan suara di Kongres Luar Biasa [KLB] Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Minggu, (17/3), jajaran tim Arema terutama pemain dan pelatih tidak mempermasalahkan, namun mereka sangat berharap timnas Indonesia hanya satu. Yaitu, kumpulan pemain terbaik dari Indonesia.

"Ketika KLB, mungkin konsentrasi kami ada pada laga melawan Persib Bandung. Tetapi, saya hanya berharap hasil kongres ini tidak terjadi salah tafsir lagi sehingga hanya ada satu nama timnas Indonesia dengan lambang dikiri tanpa melihat dari mana mereka berasal," kata Rahmad Darmawan usai latihan Arema, Selasa (13/2).

RD menjelaskan, semangat untuk saling menghargai dan tidak mementingkan kepentingan ego pribadi ataupun golongan memegang peranan penting dari keberhasilan KLB nanti.

"Rasanya gimana gitu ketika melihat ada timnas Djohar [Arifin Husein] ataupun La Nyalla Matalitti. Saya ingin semua besok menjadi satu, yang meliputi satu timnas Indonesia, satu liga dan satu semuanya," lanjut RD.

Tantang Arema yang tidak mendapatkan suara di kongres, RD tidak mau banyak berkomentar, yang penting kondisi Indonesia semakin bagus, itu sudah cukup berarti bagi pelaku sepakbola Indonesia. (gk-48)

Greg Nwokolo Sembuh, Strategi Kalahkan Persib Makin Bervariasi


Greg Nwokolo dan Rahmad Darmawan punya pengalaman membekuk perlawanan Persib Bandung.
Greg Nwokolo punya kenangan manis saat berjumpa dengan Persib Bandung. Mencetak gol pada tiga tahun lalu saat membela Persija, dirinya bertekad mengulangnya lagi.

Saat ini, kondisi Greg Nwokolo sudah semakin membaik. Sakit yang diderita saat Arema melawan Mitra Kukar, membuat dia melewatkan lima laga sebagai penonton. Sehingga ketika mendapati dirinya semakin membaik ketika akan bertemu dengan Persib, Minggu (17/3), Greg ingin dimainkan.

"Saya sudah sembuh, saya bosan di pinggir lapangan, saya ingin bermain," kata penyerang naturalisasi dari Nigeria ini kepada GOAL.com Indonesia.

Greg menyebutkan, melawan Persib dirinya punya motivasi, termasuk kenangan manis saat Persija membekuk Maung Bandung dengan skor 3-0, 20 Oktober 2010.

"Saya pernah menjebol gawang Persib dan ingin mengulangnya lagi," kata dia.

Sementara itu, tekad Greg untuk bermain semakin mendekati kenyataan, pasalnya dalam sesi game yang digelar distadion Gajayana, dirinya selalu menjadi pilihan pelatih Rahmad Darmawan [RD] sebagai tukang gedor. 

Dalam simulasi melawan Persib, RD mengutak-atik strategi yang pas. Strategi itu didasarkan pada laga-laga Persib di ISL yang diputar berulang-ulang melalui siaran video. Siapa yang bakal menjaga siapa, sudah ditentukan oleh RD, termasuk dalam latihan simulasi.

Ketika games dijalankan, nama Greg selalu disandingkan dengan dua topskor Arema saat ini, Cristian Gonzales dan Alberto Goncalves. Bahkan, dari skema ideal itu, Greg sangat padu manakala RD menunjukkan gestur tubuh yang berarti pemain bermain dalam simulasi formasi 4-3-3.

"Hari ini adalah simulasi terakhir tim kita sebelum berangkat ke Bandung, kita coba gunakan berbagai pola variasi serangan dari formasi 4-4-2 berubah 4-3-3 ataupun 4-5-1. Hadirnya Greg membuat pilihan makin banyak. Semua bisa dikondisikan tergantung dengan atmosfer pertandingan yang ada di lapangan besok," ungkap RD.

RD yang sudah tahu dan paham karakter di Bandung tentu saja menularkan apa yang diketahuinya kepada anak didiknya.

"Saya pernah memenangkan laga di Bandung, kuncinya adalah pemain tidak mudah terpengaruh teror yang dilakukan oleh suporter lawan apapun caranya. Fokus pertandingan, fokus kepada lawan, dan rileks dalam bermain, maka kemenangan akan datang," kata RD optimis. (gk-48)

Arema Siapkan Mental Tanding Di Bandung

Selain persiapan mental, RD menyebut jika penyerang Persib Sergio van Dijk adalah pemain yang sangat diwaspadainya.

Arema Indonesia terus memantabkan persiapan jelang melawat ke ranah Pasundan. Menantang tim Persib Bandung, dua kemenangan away melawan Persija Jakarta dan Gresik United dijadikan modal oleh Rahmad Darmawan [RD] untuk meningkatkan mental anak buahnya.

Salah satu hal yang diwaspadai Arema adalah faktor nonteknis berupa tekanan dari bobotoh. Kondisi bobotoh yang bersahabat dengan Bonek plus pecahnya kaca bis Arema saat melawat ke Gresik karena lemparan suporter Bonek dijadikan pelajaran berharga, bisa jadi sesuai pengalaman ini, Arema bakal menyewa kendaraan perintis [rantis] untuk akses ke stadion.

"Saya adalah orang yang selalu punya pikiran positif, namun saya punya pengalaman buruk saat disana [Bandung red.] ketika masih di Persija, karena itu jika memungkinkan, tim akan diberangkatkan menuju stadion dengan kendaraan rantis," kata Satya Bagja, pelatih fisik Arema.

Namun, Satya menilai jika suporter Bandung bisa jadi bersikap lebih ramah daripada yang dia alami, tentu saja hal ini adalah harapan dari semua awak tim.

"Kita hanya waspada itu saja," urainya.

Sementara itu, dalam latihan kemarin, Arema masih mendrill kemampuan fisik para pemainnya, pemain yang banyak istirahat alias baru sedikit bermain mendapatkan kesempatan untuk menjalani games lebih lama dari pemain yang sering diturunkan sebagai pemain.

"Tidak ada pembedaan pemain inti atau cadangan, semua adalah pemain Arema, saya hanya memberikan kesempatan pemain yang kerap beristirahat untuk menikmati game lebih lama, dengan harapan kondisi peak dia tetap ada meski tidak bermain, ini menjadi penting manakala dia dalam kondisi harus dimainkan," kata Rahmad Darmawan.

Tentang pemain yang diwaspadai, RD langsung menunjuk striker anyar Persib, Sergio van Dijk. Dengan kemampuan lima gol dari lima laga, SvD punya modal kuat untuk membuat Victor Igbonefo dan Thiery Gathuesi bekerja sedikit lebih keras dari biasanya.

"Waktu melawan Sriwijaya, SvD dan Kenji punya kecepatan dan kerjasama yang apik. Apalagi besok Dzumafo sudah bisa dimainkan. Pemain Arema harus berkonsentrasi untuk menang di laga ini," tutup RD.

Laga Persib Bandung melawan Arema ini bakal digelar pada Minggu, (17/3). Sebelum melawan Arema, Persib harus lebih dulu menghadapi derby Bandung melawan Pelita Bandung Raya, Rabu (13/3). (gk-48)

Arema Beri Pelatihan Di Sela Persiapan


Meski tetap fokus jelang melawan Persib Bandung. Skuat Arema juga memberikan latihan kepada anak yatim.
Di sela-sela persiapan Arema Indonesia melawan Persib Bandung, Minggu (17/3). Skuat arahan Rahmad Darmawan ini dikerubuti puluhan anak-anak kecil, mereka adalah sekelompok anak yatim berprestasi yang sedang ikut acara pelatihan atau coaching clinicbersama punggawa Arema.

Acara coaching clinic ini diselenggarakan dalam rangka acara pencairan Beasiswa Yatim Berprestasi (Bestari) untuk periode XXV sebesar Rp 474.449.000 yang diberikan kepada anak yatim berprestasi di tingkat SD, SMP dan SMA. Sehingga untuk menyenangkan anak-anak yatim yang hanya bisa menonton laga Arema lewat televisi, pihak panitia akhirnya mencoba menghubungi tim Singo Edan agar sedikit berbagi untuk melakukan pelatihan.

"Acara tahun ini diselenggarakan lebih kreatif, kita ingin anak-anak senang dengan bertemu bintang pujaan yang biasa dilihat di televisi. Bahkan saya melihat ada semangat dalam wajah anak-anak ketika mereka bertemu dengan pemain Arema seperti Sunarto dan Gonzales," kata Ainul Mahbub, kepala cabang Yatim Mandiri Malang.

Dari keterangan manajemen Arema yang diwakili oleh Sudarmaji, mengatakan jika acara ini membuat manajemen Arema berbangga. Pihaknya juga meminta maaf jika selama ini sulit mencarikan waktu, sehingga hari ini [Minggu (10/02)] menjadi hari yang luang.

"Coaching clinic ini sudah digelar untuk kali kedua, yang pertama saat launching Arema Indonesia akhir tahun lalu, saya merasa senang dan berharap dari sini akan timbul semangat baru, dan siapa tahu akan meneruskan karir sebagai pemain sepakbola," urai media officer.

Sementara itu, persiapan Arema Indonesia untuk melawan Persib Bandung semakin intens. Tim pelatih memberikan pemain latihan kekuatan mental. 

Dengan berbagai pengalaman tim Arema saat bermain di Bandung, memberikan sebuah antisipasi terutama dari segi mental yang harus kuat menghapi teror suporter tuan rumah.

"Kita fokus mengembalikan kondisi fisik pemain, selain itu pemain juga sudah dipersiapkan mentalnya melawan Persib, jeda sepuluh hari sebelum duel sangat ideal," kata Satria Bagja, pelatih fisik Arema. (gk-48)

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

Arema Tidak Kecewa Tidak Terpilih Sebagai Peserta KLB


Melalui media officer, Sudarmaji. Arema Indonesia menyatakan menghormati keputusan tim verifikasi yang tidak mencantumkan nama Arema sebagai peserta KLB.
Nama Arema Indonesia secara resmi tidak tercantum sebagai salah satu dari 100 peserta Kongres Luar Biasa [KLB] Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia [PSSI] yang akan digelar pada 17 Maret mendatang. Oleh tim verifikasi, Arema ketika itu dianggap masih menjalani 'keruwetan' akibat kasus dualisme.

Media officer Arema Indonesia, Sudarmaji mengatakan secara manusiawi, Arema sedikit kecewa karena jika mengacu kepada panduan, salah satu pesertanya adalah wakil dari Indonesia Super Liga [ISL], tetapi karena ada aturan peserta KLB adalah voters Solo, dirinya menghormati keputusan itu.

"Ya kita sebagai tim Arema Indonesia mendukung pelaksanaan kongres untuk membuat sepakbola Indonesia menjadi lebih baik. Tidak dipilihnya kita sebagai salah satu wakil membuktikan konsekuensi mereka sebagai verifikator. Justru menjadi kacau manakala kita tercantum," kata Sudarmaji.

"Tidak dipilihnya kita tidak ada efeknya dikompetisi. Atau bahkan ketika kompetisi nanti disatukan, namun justru semakin membuat eksistensi Arema yang berlaga di ISL semakin nyata," urainya.

Arema yang sebenarnya menjadi salah satu peserta ISL ditahun pelaksanaan Kongres Solo hanya bisa berharap, dengan adanya kongres itu, itikad baik stake holder sepakbola Indonesia untuk bermusyarah semakain membuat kondisi bola nasional membaik.

"Kita semua ingin sepakbola Indonesia semakin baik kok," urainya.

Sementara dari hasil verifikasi yang sudah diberitakan sebelumnya, peserta ISL di tahun 2010 yang lolos verifikasi ada 15 tim, mereka adalah PSPS Pekanbaru, Semen Padang, Sriwijaya FC, Pelita Jaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, PSM Makassar, Persijap Jepara dan Bontang FC.

Yang menarik dari 15 itu adalah adanya klub Pelita Jaya, tim yang diakuisisi oleh Pelita Bandung Raya dan mengakuisisi Arema Indonesia itu tercantum, dan dari hasil verifikasi, Pelita Jaya diwakili oleh Ali Fachri. (gk-48)

Aremania: Kita Hanya Membalas Serangan

Aremania membantah keras melakukan aksi kerusuhan karena hanya membalas ulah oknum yang lebih dulu mencegat dan melakukan pelemparan.

Aremania membantah keras telah berbuat onar di Surabaya. Kelompok suporter pendukung Arema ini mengatakan, apa yang terjadi di Surabaya adalah efek balasan terhadap upaya Bonek yang menyerang rombongan tur Aremania ke Gresik untuk menonton laga Arema melawan tuan rumah Gresik United, Kamis (7/3).

Humas tur Aremania Gozali kepada GOAL.com Indonesia menyayangkan pemberitaan media yang tidak berimbang. Ia bercerita jika sejak awal memasuki gerbang tol, Aremania terus menerus mendapatkan serangan dari Bonek yang berjajar di atas jembatan tol.

"Kita terus menerus diserang, siapa yang bisa tahan. Kami hanya melakukan pembalasan, ada aksi reaksi yang kita lakukan, sebagai logika apa mungkin Aremania punya batu di tengah jalanan kalau bukan batu itu sudah dilemparkan dahulu," katanya.

Ia menceritakan, 17 bus, 50 mobil, dan ratusan sepeda motor yang akan ke Gresik membawa misi perdamaian. Aremania, lanjutnya, tidak suka berbuat onar. Bahkan, sebelum berangkat, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dikawal estafet menuju Gresik.

"Adalah tidak benar jika kami menyerang rumah penduduk lebih dulu, justru mereka bersembunyi di rumah penduduk dan melempari Aremania yang ada di dalam bus, dan batu yang sudah dilempar kami lempar balik ke mereka," urainya.

Tentang adanya kematian, dirinya tidak bisa bercerita banyak karena tidak melihat secara langsung, namun dari penuturan saksi mata dilokasi, diceritakan jika Bonek yang meninggal adalah mereka yang melakukan penyerangan dan terkena balasan.

Sorenya, kepulangan Aremania tidak melewati jalanan tol Surabaya, namun dialihkan menuju jalur lain yang lebih aman. Dan, Bonek yang sudah mencegat Aremania melampiaskan kepada pengedara umum yang melintas di tol, terutama yang berplat N.

Sementara terkait dengan aksi balas dendam dengan sweeping kendaraan plat L yang melintas ke Malang. Hal itu menurutnya tidak benar.

"Coba dicek apa hari ini ada balasan yang kami lakukan? Kami adalah suporter cinta damai," tutupnya. (gk-48)

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

Kalah, Caretaker Gresik United Mengelak

Khusaeri menyatakan, para pemain tidak bertahan secara disiplin.

Untuk kesekian kali, Gresik United harus tertunduk lemas di hadapan pendukungnya sendiri. Tim yang kali ini menambah malu Laskar Joko Samudro di depan suporternya adalah Arema. Bermain di kandang sendiri Stadion Petrokimia, Kamis (7/3), Gresik United dikalahkan Arema dengan skor tipis 2-1.
Ini adalah kekalahan ketiga beruntun di kandang sendiri, atau kali kedua sejak ditinggal pelatih kepala Suharno yang dilengserkan dari jabatannya. Terkait hal ini, Khusaeri yang didapuk menjadi caretaker menggantikan posisi Suharno, mengelak dengan hasil yang didapat anak asuhannya kali ini.

“Kondisi internal tim yang sedang memanas, memang berdampak pada performa anak-anak di lapangan. Anda sendiri dan banyak lainnya pasti juga melihatnya. Tadi, anak-anak bermain di luar apa yang saya kehendaki. Banyak strategi yang saya instruksikan, tidak dijalankan dengan sempurna di lapangan. Permainan kamipun kacau di babak kedua,” kata Khusaeri kepada GOAL.com Indonesia.

Ia juga menambahkan, pada pertandingan ini para pemain bertahannya tidak bermain disiplin. Absennya Sasa Zacevic yang terkena akumulasi kartu, membuat lini belakang Gresik United keropos. Lan Bastian yang berduet dengan Park Chul Hyung, dengan ditopang oleh Khabib Syukron serta Supandi, tak mampu meredam ketajaman para penyerang Arema.

“Harus saya akui, lini belakang kami bermain jelek pada pertandingan ini. Mereka seperti tidak siap dengan pola-pola serangan yang dikembangkan oleh Arema,” jelasnya.

Pada laga ini, Gresik United harus tertinggal lebih dulu setelah Alberto ‘Beto’ Goncalves mencetak gol pada menit ke-20. Namun, Matsunaga Shohei mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada injury time babak pertama.

Petaka buat tuan rumah, terjadi enam menit jelang berakhirnya waktu normal. Di mana Cristian Gonzales yang sebelum kompetisi dikabarkan diminati oleh Gresik United, mampu membuat tertunduk pendukung tuan rumah. Lolos dari jebakan off-side, pemain yang akrab disapa El Loco itu sukses memperdaya Hery Prasetyo pada menit ke-84.

“Ini pertandingan yang tak mudah dan berjalan relatif seimbang, sebab Gresik juga memberikan perlawanan sengit. Beruntung, para pemain kami mampu memaksimalkan peluang yang ada dengan baik,” sahut pelatih Arema Rahmad Darmawan (RD).

Kekalahan ini, melengkapi derita sebelum-sebelumnya. Pasca ditekuk Mitra Kukar 3-1 di kandang sendiri, Gresik United terus mengais hasil kurang memuaskan. Kembali bermain home tiga kali secara beruntun, tak satupun poin dihasilkan. Kalah dari Pelita Bandung Raya (PBR) 0-1, disusul kalah dari Sriwijaya FC 4-3, dan terakhir kalah dari Arema 2-1.

Walhasil dengan hasil ini, Arema kini memimpin klasemen sementara kompetisi Indonesia Super League (ISL) dengan donasi 24 poin. Sementara Gresik United terpuruk di peringkat kedelapan, dengan 13 poin dari sebelas laga. (gk-43)

Luis Manuel Blanco: Saya Hanya Ambil 23 Pemain


Blanco ikut menyaksikan langsung laga antara Gresik United dan Arema.
Pelatih baru Timnas Indonesia Luis Manuel Blanco, tiba-tiba terlihat di Stadion Petrokimia menyaksikan laga antara Gresik United antara Arema, Kamis (7/3). Ia pun terlihat serius mengamati jalannya pertandingan, sampai dengan selesai.

Saat pertandingan berakhir, pria berkebangsaan Argentina itu juga tak ragu menjawab pertanyaan wartawan seputar persiapan timnas menghadapi Arab Saudi, dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C.

"Dari total pemain yang akan mengikuti seleksi nantinya, saya hanya akan mengambil 23 saja. Sebab jumlah itu, sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh FIFA," ungkap Blanco kepada para wartawan.

Ia juga mengatakan, bila dalam laga perdananya membesut Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi di Gelora Bung Karno, Sabtu (23/3) mendatang, pihaknya menargetkan bisa meraih kemenangan. Meski ia mengakui, jika Arab Saudi bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan.

"Dalam pola permainan nantinya, saya juga akan mengubah setiap pemain agar bisa bermain seperti Singa yang haus akan kemenangan. Sehingga, pemain mempunyai motivasi tinggi dalam meraih kemenangan," lanjutnya.

Untuk itu, Blanco mengaku sudah mempunyai beberapa asisten yang siap mengamati perkembangan setiap pemain pilihan, yang diusulkan untuk bisa memperkuat Timnas. Selain itu, ia juga menuturkan akan terus berkeliling Indonesia untuk menyaksikan laga yang digelar, demi memantau perkembangan pemain.

Namun saat didesak mengenai strategi apa yang bakal ia terapkan menghadapi Arab Saudi nantinya, ia memilih bungkam. Meski ia mengklaim, telah mempelajari kekuatan calon lawan melalui rekaman video.

"Saya tidak bisa memberitahu strategi apa yang akan saya gunakan untuk melawan Arab Saudi, tetapi saya sudah melihat rekaman permainan Arab Saudi," papar pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Blanco hanya menuturkan, bila Arab Saudi merupakan tim yang solid dengan memiliki berbagai keunggulan. Skuat Singa Padang Pasir-julukan bagi Timnas Arab Saudi, dinilai Blanco memiliki kedisiplinan tinggi.

"Mereka sudah memiliki bentuk tim, karena mereka telah menyiapkan tim lebih lama. Mereka juga punya waktu lebih lama untuk berlatih. Tetapi saya akan tetap memantau perkembangan mereka, melalui video-video rekaman pertandingan yang sudah dilaksanakan," kata suksesor Nil Maizar itu.

Sementara itu, saat mengamati permainan antara Gresik United melawan Arema yang berakhir dengan skor 2-1 bagi tim tamu, Blanco mengaku cukup tertarik dengan pemain kedua tim. Ia pun mengutarakan, kemungkinan beberapa pemain dari kedua tim juga akan dipanggil untuk mengikuti seleksi nantinya.

Sebelumnya, Blanco ditunjuk oleh ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein untuk menangani timnas menggantikan Nil Maizar sejak 7 Februari 2013. Mantan pelatih timnas China U-20 itu, dikontrak selama dua tahun untuk membesut dua timnas sekaligus, yaitu timnas Senior dan timnas U-23. (gk-43)

Berikut nama-nama pemain yang diusulkan untuk memperkuat timnas:

Penjaga gawang: Kurnia Meiga, Samsidar, I Made Wirawan, Jandia Eka Putra, Endra Prasetya, Deny Marcell.

Bek: Hamka Hamzah, Riccardo Salampessy, Victor Igbonefo, M. Robby, Zulkifli Syukur, Ruben Sanadi, Supardi, Toni Sucipto, Hasim Kipuw, Novan Setyo, Syaifullah, Arif Nuansyah, Suyatno, Nopendi, Faturrahman, Syahrizal, Diego Michiels, Raphael Maitimo.

Gelandang: Ahmad Bustomi, Emmanuel Wanggai, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, M. Ridwan, Firman Utina, Boaz Solossa, Eka Ramdhani, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Nur Iskandar, Andik Vermansyah, Faisal Amri, Dedi Hartono, Stefano Lilipaly, Toni Cussel, Okto Maniani, Anggi.

Penyerang: Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Sergio van Dijk, Titus Bonai, Jajang Mulyana, Irfan Bachdim, Mario Aibekop, Husin, Musafri.

Gol Telat Cristian Gonzales Menangkan Arema Indonesia

Arema Indonesia kembali ke puncak klasemen sementara ISL usai menaklukkan tuan rumah Gresik United dengan skor 2-1.

Arema Indonesia sukses mencuri poin penuh di kandang Gresik United usai meraih kemenangan dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL). Gol tim tamu dicetak oleh Alberto Goncalves dan Cristian Gonzales sementara gol balasan tim tuan rumah dicetak oleh Matsunaga Shohei melalui titik putih di akhir babak pertama.

Kemenangan tersebut membuat Arema kembali memuncaki klasemen sementara ISL menggurus Persipura Jayapura yang selisih dua pertandingan lebih sedikit dari Singo Edan.

Babak Pertama

Gresik United langsung mendominasi di awal pertandingan, namun justru Arema yang memiliki peluang terlebih dahulu di menit kelima melalui skema tendangan penjuru. Cristian Gonzales menyambut umpan dari Egi Melgiansah dengan mengirimkan bola kepada Victor Igboneffo, namun sayang ia gagal menyambar bola tersebut,

Gresik baru memperoleh peluang matang empat menit kemudian setelah tendangan bebas Gustavo Chena menimbulkan kemelut di depan gawang Kurnia Meiga, namun tidak ada gol tercipta.

Perlahan Arema mulai keluar dari tekanan, hasilnya pada menit ke-20 Beto berhasil memecah kebuntuan setelah tandukannya yang memanfaatkan umpan dari I Gede Sukadana tidak berhasil diantisipasi oleh Hery Prasetya.

Gresik hampir menyamakan kedudukan dua menit kemudian, umpan Aldo Baretto dari sisi kiri pertahanan Arema disambut oleh Shohei, sayang tandukannya masih melayang di atas gawang.

Gresik terus menekan melalui umpan-umpan silang, sementara Arema berusaha mencuri gol kedua melalui serangan balik cepat.

Tim tuan rumah akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjelang babak pertama usai. Pelanggaran Hasyim Kipuw terhadap Siswanto membuahkan hadiah tendangan penalti. Keputusan tersebut sempat diprotes karena menilai pelanggaran terjadi sedikit di luar kotak penalti. Shohei yang menjadi eksekutor sukses mengelabui Meiga untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Babak Kedua

Arema mengawali paruh kedua dengan lebih baik, baru tiga menit berjalan Igboneffo hampir membawa timnya unggul setelah menyambar umpan tendangan penjuru, sayang bola masih berhasil ditepis Hery.

Di menit ke-54, Arema tampak dibayangi oleh kesialan setelah dua peluang beruntun yang didapat oleh Gonzales dan Beto menerpa tiang gawang Gresik United. Tiga menit kemudian, tandukan Dendy di depan gawang Gresik juga masih melayang dari mistar gawang.

Gresik mulai balas menekan ketika Arema terus mengalami kebuntuan meski mendapatkan beberapa peluang emas. Beberapa peluang didapat melalui bola-bola mati yang dieksekusi oleh Ahmad Sembiring Usman dan juga Gustavo Chena.

Namun, justru Arema yang kembali unggul dengan kedudukan 2-1 di menit ke-84. Melalui serangan balik, Beto memberi umpan terobosan kepada Gonzales, yang lolos dari jebakan offside, striker naturalisasi tersebut dengan mudah menaklukkan Hery dalam situasi satu lawan satu.

Di sisa waktu yang ada, Gresik terus memberikan tekanan bertubi-tubi kepada tim Singo Edan. Namun tim tamu berhasil mempertahankan keunggulan satu gol tersebut hingga laga usai.


Susunan Pemain


Gresik United: Hery, Supandi, Park, Habib, Bastian, Sembiring, Kacung, Chena, Siswanto, Matsunaga, Aldo


Arema Indonesia: Meiga, Kipuw, Igbonefo, Purwaka, Gathuessi, Egi, Sukadana, Dendi, Kayamba, Beto, Gonzales
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger