
Sebagai pelaku sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan ingin kongres yang digelar oleh PSSI berlangsung dengan sukses dan menyatukan Indonesia.
Karena itu, meski Arema Indonesia tidak mendapatkan suara di Kongres Luar Biasa [KLB] Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Minggu, (17/3), jajaran tim Arema terutama pemain dan pelatih tidak mempermasalahkan, namun mereka sangat berharap timnas Indonesia hanya satu. Yaitu, kumpulan pemain terbaik dari Indonesia.
"Ketika KLB, mungkin konsentrasi kami ada pada laga melawan Persib Bandung. Tetapi, saya hanya berharap hasil kongres ini tidak terjadi salah tafsir lagi sehingga hanya ada satu nama timnas Indonesia dengan lambang dikiri tanpa melihat dari mana mereka berasal," kata Rahmad Darmawan usai latihan Arema, Selasa (13/2).
RD menjelaskan, semangat untuk saling menghargai dan tidak mementingkan kepentingan ego pribadi ataupun golongan memegang peranan penting dari keberhasilan KLB nanti.
"Rasanya gimana gitu ketika melihat ada timnas Djohar [Arifin Husein] ataupun La Nyalla Matalitti. Saya ingin semua besok menjadi satu, yang meliputi satu timnas Indonesia, satu liga dan satu semuanya," lanjut RD.
Tantang Arema yang tidak mendapatkan suara di kongres, RD tidak mau banyak berkomentar, yang penting kondisi Indonesia semakin bagus, itu sudah cukup berarti bagi pelaku sepakbola Indonesia. (gk-48)
Posting Komentar