Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Persisam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persisam. Tampilkan semua postingan

Kelelahan, 21 Pemain Timnas Izin Istirahat Latihan




Jakarta
- Sebanyak 21 pemain yang baru bergabung dengan tim nasional Indonesia tidak mengikuti latihan sesi pagi. Sebabnya, mereka mengaku kekelahan karena sebagian pemain baru datang.

Pada sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (15/3/2013) yang dimulai pukul 09.00 WIB, timnas kedatangan sepuluh pemain tambahan. Mereka berbaur dengan pemain-pemain yang sebelumnya telah mengikuti sesi latihan timnas dalam beberapa hari terakhir.

Kesembilan pemain itu adalah Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Victor Igbonefo, Hasim Kipuw (Arema Indonesia), Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Bayu Gatra (Persisam), serta Dedi hartono, Faturrahman (Barito Putra), plus Irfan Bachdim.

Sementara itu, tercatat ada 21 pemain yang tidak mengikuti sesi latihan tadi pagi. Mereka datang ke lapangan, namun kemudian meminta izin untuk beristirahat lantaran kondisi fisik yang kurang prima.

Mereka yang meminta izin itu adalah Eka Ramdhani (Pelita Bandung Raya), Dedi Hartono, Fathur Rahman (Barito Putra), M. Robby, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra (Persisam Samarinda), Ponaryo Astaman, Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Hamka Hamzah, Jajang Mulyana, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura),

Menurut pemain Mitra Kukar, Zulkifli Syukur, kondisi dia dan pemainnya masih kelelahan akibat latihan fisik kemarin sore.

"Cukup berat latihannya. Sedangkan kami baru saja datang. Kami minta waktu tenggat untuk istirahat di sesi latihan pagi ini. Mungkin nanti pada sesi latihan sore baru bisa ikut latihan hingga usai."

"Kita sudah minta izin kepada pelatih. Kita jelaskan semua masalah kita kalau sampai saat ini kita masih kelelahan," kata pemain berposisi bek itu.

Persisam Samarinda Diliburkan Empat Hari


Lancine Kone dan kawan-kawan diliburkan karena sejumlah pemain Persisam sedang melakukan pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Setelah menjalani partai berat di kandang sendiri dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) menghadapi Persipura Jayapura (10/3) dan Persiwa Wamena (13/3), skuad 'Pesut Mahakam'  julukan Persisam Putra Samarinda diliburkan empat hari terhitung mulai Kamis (14/3) hingga Minggu (17/3) mendatang.

Lancine Kone dan kawan-kawan diliburkan karena sejumlah pemain Persisam sedang melakukan pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia serta adanya perubahan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Liga Indonesia (BLI) bahwa kompetisi ISL diundur selama satu minggu ke depan.

“Sesuai dengan jadwal baru yang dikeluarkan BLI, kami akan bertanding lagi pada tanggal 26 Maret 2013 mendatang melawan Persidafon. Untuk itu, saya mengambil inisiatfi untuk meliburkan pemain dan akan kembali menjalani latihan Senin (18/3) pagi,” kata Sartono Anwar, Pelatih Persisam Putra, Samarinda.

Sebagaimana diketahui didua laga kandang terakhir yang dijalani baru-baru ini, Persisam hanya mampu meraih satu poin. Dimana saat menghadapi Persipura, kedua tim bermain imbang tanpa gol, sedangkan menghadapi Persiwa, Persisam harus menerima kekalahan 2-0 di Stadion Segiri Samarinda.

“Selama libur pemain tetap berada di Samarinda. Dan kepada para pemain yang mengikuti seleksi Timnas, kami tim pelatih mengharapkan mereka dapat mengeluarkan kemampuan mereka untuk membela Timnas. Entah mereka lolos seleksi atau tidak, intinya mereka harus keluarkan kemampuan mereka."

Tiga pemain Persisam yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta adalah, M Roby, Ferdinand dan Bayu Gatra. Ketiga pemain tersebut sudah bertolak menuju Jakarta, Kamis pagi.(gk-47)

Latihan Timnas Sore Ini Bertambah dengan Kehadiran Enam Pemain ISL




Jakarta - Enam pemain Indonesian Super League (ISL) akhirnya bergabung ke pemusatan latihan. Sementara 11 pemain ISL lainnya turut datang ke sesi latihan ini meski belum bergabung.

Sesi latihan timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (14/3/2013) sore WIB, dihadiri enam pemain baru. Kesemuanya adalah pemain dari ISL, yakni M. Robby, Ferdinand Sinaga (Persisam), Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Jajang Mulyana, dan Samsidar (Mitra Kukar).

Enam pemain tersebut terlihat langsung bergabung dengan 13 pemain lain yang sudah lebih dulu berada di pemusatan latihan timnas. Tampak Pelatih timnas Luis Manuel Blanco memimpin sesi latihan ini.

Saat sesi latihan berlangsung, juga terlihat ada 11 pemain ISL lain yang datang. Mereka adalah Ahmad Bustomi, Ponaryo Astaman, Zulham Zamrun Zulkifli Syukur, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Ian Louis Kabes.

Akan tetapi, mereka belum ikut bergabung dalam sesi latihan tersebut karena baru saja tiba. ke-11 pemain ini sendiri terlihat duduk di pinggir lapangan dengan berpakaian bebas.

"Kami baru saja sampai dan belum bisa ikut latihan. Mungkin besok pagi baru ikut," ungkap pemain Sriwijaya FC Ponaryo Astaman.

Dengan demikian, total sudah 30 pemain yang telah bergabung ke pemusatan latihan. Sedangkan sejumlah pemain Arema dan Persib bakal datang ke Jakarta malam ini.

Ferdinand Sinaga Senang Kembali ke Timnas


Jakarta - Ferdinand Sinaga mengaku senang dapat kembali bergabung ke timnas Indonesia. Ia menyebut bahwa ini adalah awal penyatuan seluruh pemain dan para petinggi sepakbola.

"Perasaan senang. Awal mula penyatuan pemain dan petinggi sepakbola sama-sama bersatu. Semoga ini arti dari persatuan demi Merah-Putih. Ini adalah hal positif, tidak ada lagi perbedaan antara liga IPL dan ISL, semua sama," ujar pemain Persisam Samarinda ini.

Pada sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2013), Ferdinand, bersama lima pemain ISL lainnya, M. Robby, Abdul Rahman, Tantan, Jajang Mulyana, dan Samsidar, telah menjalani latihan dengan 13 pemain timnas yang sebelumnya sudah hadir lebih dulu.

Pada latihan tersebut, pemain berusia 23 tahun itu langsung digeber latihan fisik dan mengikuti pola permainan yang dipimpin oleh Luis Manuel Blanco.

"Perbedaan latihan sih tidak ada. Hanya saya langsung fokus ke fisik dan pola penyerangan dan menyerang. Tidak ada pola latihan bertahan, semua fokus dalam penyerangan. Tapi saya seneng dan enjoy mengikuti latihan."

Mantan penggawa timnas SEA Games 2011 tersebut berharap dia mampu masuk skuat inti timnas untuk menghadapi Arab Saudi 23 Maret mendatang.

"Saingan dengan pemain lainnya tidak ada. Semua pemain terbaik dan benar-benar bisa dibanggakan. Saya atau siapapun yang terpilih itu yang terbaik. Tapi secara pribadi saya punya ambisi untuk jadi pemain inti."

Persiwa Wamena Pecundangi Persisam Samarinda


Persisam dan Persiwa harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Ferdinand dan Rony diganjar kartu merah.Persiwa Wamena (GOAL.com/Abi Yazid)

Ambisi Persisam Samarinda untuk menembus empat besar kandas setelah dipecundangi Persiwa Wamena 2-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Segiri, Rabu (13/3) malam WIB.

Kegagalan meraih angka penuh itu membuat tim Elang Borneo tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan koleksi nilai 17 dari 12 pertandingan yang sudah dijalani. Dengan demikian, Persisam gagal mendapatkan angka penuh dari dua tim Papua secara berturut-turut, setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol melawan Persipura Jayapura.

Sedangkan Persiwa memperbaiki posisi mereka, sehingga berada satu tangga di bawah Persisam. Tim Badai Pegunungan kini mengumpulkan poin 16 dari 12 laga yang telah dilalui.

Dalam pertandingan ini, Persiwa membuat publik tuan rumah terbungkam ketika laga berjalan satu jam setelah Muhammad Hamzah menjebol gawang Fauzi Toldo. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai.

Persisam berusaha mengejar ketertinggalan mereka. Namun gawang Toldo justru untuk kali kedua dibobol lawan. Kali ini giliran Camara Sekou yang menaklukkan Toldo pada menit ke-62.

Tuan rumah dan tim tamu sama-sama harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah striker Persisam Ferdinand Sinaga dan gelandang Persiwa Rony Firmansyah diganjar kartu merah di menit ke-90.

Persiwa Waspadai Ferdinand & Kone


Pelatih Kepala Persiwa, Subangkit sudah mempersiapkan timnya dengan menu-menu latihan khusus.
Persiwa Wamena akan menjalani laga berat menghadapi tuan rumah Persisam Putra Samarinda dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), Rabu (13/3) malam di Stadion Segiri Samarinda.

Demi memuluskan target mencuri point pada laga ini, Pelatih Kepala Persiwa, Subangkit sudah mempersiapkan timnya dengan menu-menu latihan khusus. Namun, tetap yang terutama adalah faktor konsentrasi dan kedisiplinan pemain agar tetap terjaga selama 90 menit pertandingan berlangsung.

"Persisam tim kuat dan mereka memiliki pola permainan yang baik," terang Subangkit, Selasa (12/3).

Lebih lanjut dikatakan Subangkit, Persisam juga memiliki beberapa pemain berbahaya yang mesti diwaspadai seperti halnya Lancine Kone dan Ferdinand Sinaga. 

"Para Pemain sudah kita instruksikan  khususnya dibarisan belakang untuk tidak lengah dalam menjaga pergerakan kedua pemain ini," paparnya.

Selain Kone dan Ferdinand, lanjut dikatakan Subangkit pemain persisam lainnya yang juga patut untuk diwaspadai yakni  Bayu Gatra. "Dia memang pemain muda tapi pergerakannya sangat menyulitkan pemain belakang. Makanya, kita mesti fokus dan terus melihat pergerakan lawan," ucapnya.(gk-47)

Persisam Targetkan Poin Penuh Lawan Persiwa

Menurut Agus Cung, tidak ada pemainnya yang absen saat menghadapi tim badai pegunungan julukan Persiwa Wamena tersebut, baik karena akumulasi kartu maupun cedera.
Persisam Putra Samarinda mengusung target poin sempurna pada partai kandang menjamu Persiwa Wamena dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (13/3).

"Main di kandang jelas kami ingin menang," terang Manajer Tim Persisam Putra Samarinda, Coeng Agus Setiawan, kepada GOAL.com.Indonesia.

Menurut Agus Cung, tidak ada pemainnya yang absen saat menghadapi tim badai pegunungan julukan Persiwa Wamena tersebut, baik karena akumulasi kartu maupun cedera.

"Kami bersyukur semua pemain bisa diturunkan, termasuk Robi yang dilaga sebelumnya harus ditarik keluar di menit-menit akhir pertandingan karena sempat mengalami masalah diotot paha kanannya," terangnya.

Ia menilai, Persiwa merupakan tim kuat yang tidak mudah untuk dikalahkan kendatipun bermain dikandang lawan. "Mereka mampu memasukan dua gol meski akhirnya mereka kalah atas Mitra Kukar, ini salah satu bukti mereka punya semangat yang kuat dan motivasi yang tinggi dalam menjalani pertandingan, dan ini harus kami waspadai," tuturnya.

Disinggung soal waktu recovery yang dimiliki timnya jelang kontra Persiwa, Agus Cung nengatakan hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan timnya untuk tidak siap menjalani laga tersebut, karena menurutnya lawan yang akan dihadapinya juga mengalami kondisi yang sama.

"Kalau soal waktu istirahat, sama saja. Untuk menghadapi laga berikutnya persiwa dan kami sama-sama hanya punya waktu untuk pemulihan kondisi dua hari," tukasnya. (gk-47)

Blanco Temukan Pemain Istimewa di Samarinda



SBI - Pelatih timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco belakangan ini kerap menghadairi langsung duel-duel Liga Super Indonesia (ISL) 2012-13. Terakhir, pelatih asal Argentina itu terlihat di tribun penonton saat Persisam Samarinda menjamu Persipura Jayapura di Stadion Segiri, Minggu, 10 Maret 2013.

Usai laga, Blanco mengaku kalau dirinya memang sengaja hadir untuk memantau langsung perkembangan pemain-pemain dari kedua tim tersebut. Utamanya mereka yang dipanggil mengikuti pelatnas jelang lanjutan penyisihan Grup C Pra Piala Asia (PPA) 2015. Enam pemain dari Persipura dan tiga lainnya dari Persisam.

Selain ingin melihat secara langsung skill pemain, Blanco juga ingin menakar fighting spirit para pemain saat membela timnya. "Banyak pemain dengan skill bagus di Indonesia. Saya yakin bisa mengatasinya," ujar Blanco usai laga.

Blanco menambahkan, ada pemain yang tampil luar biasa pada laga tersebut. Penampilannya mampu memikat hati mantan pelatih timnas U-20 China itu, namun, dia enggan membocorkan namanya. Sedangkan bagi sebagian pemain lainnya, mantan pemain Boca Junior itu berpesan agar berjuang lebih keras lagi.

"Ada pemain yang belum pernah berada di level internasional. Itu artinya, para pemain itu harus berjuang empat kali lipat daripada saat dia bermain untuk klubnya saat ini," ujar Blanco.

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

Persipura Jayapura Curi Satu Angka Di Samarinda


Peluang Persipura melalui eksekusi penalti di awal babak kedua tidak bisa dimaksimalkan Dutra dengan baik.Persipura (GOAL.com/Abi Yazid)

Persipura Jayapura sukses mencuri angka dalam laga tandangnya setelah bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Persisam Samarinda di Stadion Segiri pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Minggu (10/3) malam WIB.

Tambahan satu angka sudah cukup bagi Persipura untuk menggeser Mitra Kukar dari posisi dua klasemen sementara. Persipura dan Mitra Kukar sama-sama mengoleksi poin 22, namun tim Mutiara Hitam unggul selisih gol.

Sedangkan raihan satu angka mengangkat posisi Persisam ke peringkat empat klasemen dengan nilai 17 dari 11 laga yang dilalui. Torehan angka Persisam sama dengan Barito Putra dan Sriwijaya FC, namun Elang Borneo unggul agresivitas.

Tampil di hadapan pendukungnya, Persisam mencoba menekan Persipura sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Ferdinand Sinaga sempat mengancam, tapi tendangannya masih belum tepat ke arah sasaran. Pada menit ketujuh, tandukan Richad Obiora masih bisa dihalau Yoo Jae Hoon.

Persipura yang juga menerapkan permainan terbuka membalas serangan Persisam. Patrich Wanggai mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan tim tamu di menit ke-26. Namun tendangannya masih bisa diamankan kiper Fauzi Toldo.

Gelandang muda Persisam Bayu Gatra turut memberikan ancaman di pertahanan Persipura. Pada menit ke-38, tendangan Bayu dapat dibendung Yoo. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Persipura langsung memberikan tekanan ke pertahanan Persisam di awal babak kedua. Serangan tim tamu ini memaksa barisan belakang tuan rumah harus bekerja keras untuk mengamankan gawang dari kebobolan.

Peluang emas dimiliki Persipura pada menit ke-48. Wasit menunjuk titik putih setelah menganggap Wahyu Kristianto melakukan pelanggaran handsball di kotak terlarang. Otavia Dutra yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik, karena tendangan bek Persipura ini masih membentur tiang gawang.

Selang dua menit kemudian, Persipura nyaris memecahkan kebuntuan mereka. Berawal dari sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Fauzi Toldo. Dutra melepaskan tendangan, tapi bola masih bisa dihalau Dian Irawan sebelum melewati garis gawang.

Pertarungan antara Persisam dan Persipura makin memanas, sehingga terjadi sejumlah benturan dan pelanggaran. Tekanan demi tekanan yang diberikan Persipura membuat Persisam mulai memberikan respon. Namun Persisam baru bisa memberikan ancaman selepas laga berjalan satu jam.

Pemain pengganti Fery Pahabol beberapa kali memberikan ancaman di pertahanan Persisam, kendati demikian tidak membuahkan hasil. Skor imbang tanpa gol ini bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Bangun Timnas, Blanco Cari Pemain Berkarakter



Samarinda - Pelatih tim nasional, Luis Manuel Blanco, datang ke Stadion Segiri Samarinda menyaksikan laga Persisam Putera Samarinda dengan Persipura Jayapura. Blanco menegaskan dia hanya mencari pemain berkarakter untuk tim yang diarsitekinya.

Blanco dudu di bangku VVIP dengan didampingi asistennya sejak sekitar 20 menit sebelum kick off pukul 20.00 WITA. Sepanjang laga, pelatih asal Argentina itu terlihat serius mengamati permainan kedua dengan beberapa kali membuat catatan di atas kertas yang sudah dia siapkan sebelumnya.

Blanco mengaku sudah tiga kali mengamati permainan pemain Persisam dan Persipura. Menurut dia, kedua tim memiliki materi pemain yang cukup apik dan berpotensi memperkuat skuad timnas.

"Kedua tim punya pemain bagus. Ada pemain-pemain yang cukup bagus di kedua tim itu," kata Blanco kepada wartawan usai laga, Minggu (10/3/2013) malam.

Meski begitu, Blanco tidak puas begitu saja melihat performa pemain Persisam dan Persipura. Menurutnya, pemain di timnas nanti harus dipoles lagi untuk bisa siap bermain di laga internasional.

"Ada sesuatu yang buat pemain harus meningkat lagi di pertandingan internasional. Pemain harus empat kali kerja keras dari pertandingan hari ini. Ini sudah ketiga kali saya lihat kedua tim bertanding. Pemain berkarakter, kontinu dengan penampilan fisik yang konsisten dan berkarakter serta semangatnya yang akan bergabung di timnas," terangnya.

"Ada beberapa pemain yang akan memperkuat timnas dari kedua tim ini. Bagi saya, kalau saya tertarik, saya lihat video pertandingan dan harus melihat langsung. Kalau saya suka, saya akan ikuti terus permainan pemain yang saya inginkan," jelasnya seraya masih merahasiakan pemain yang diinginkan dari kedua tim.

Masih menurut Blanco, Indonesia dengan jumlah penduduk begitu banyak, juga melahirkan talenta pemain muda berbakat yang menarik perhatiannya memenuhi kebutuhan 22 pemain.

"Indonesia punya banyak pemain bagus. Tapi sekarang ini, waktunya tidak banyak untuk persiapan melawan Arab Saudi. Masih banyak pemain yang harus saya lihat langsung," sebut Blanco seraya menambahkan Senin (11/3/2013) dia akan kembali terbang ke Jakarta.

Beredar kabar, Persipura bakal menjadi tim yang paling banyak pemainnya dilirik untuk memperkuat skuad timnas. Menanggapi itu, pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengaku sudah mendengar kabar itu.

"Tentu akan berpengaruh untuk tim saya. Setelah bertandang ke Mitra Kukar dan pulang ke Papua, manajemen sudah mempersilakan pemain Persipura untuk memperkuat timnas," kata Jacksen.

"Soalnya sekarang ini, permainan kita sedang menanjak. Tapi saya garis bawahi bahwa tim sudah terbiasa dengan perubahan-perubahan komposisi pemain. Jadi, untuk kepentingan bangsa, tidak ada masalah," tegas Jacksen.

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

Persipura Target Rebut Poin Di Tur Borneo


Tommy Mano menyatakan, tergelincir sedikit pun akan dimanfaatkan para pemain Persipura.
Usai memenangkan laga kandang, Persipura mulai menyiapkan diri guna menghadapi laga tur ke Kalimantan, melawan Persisam Samarinda (10/3) dan Mitra Kukar (14/3).

Torehan poin di laga Borneo sangat penting bagi tim Mutiara Hitam jika ingin bertahan di puncak klasemen sementara Indonesia Super League.

“Saya kira sangat wajar kalau tim Mutiara Hitam menargetkan poin saat tur ke Kalimantan,” kata Ferdinando Fairyo, mantan pelatih PON Papua 2012, kepadaGOAL.com Indonesia, Selasa (5/3).

Dia menambahkan, saat ini posisi Persipura berada di papan atas sehingga wajar kalau tim asuhan pelatih Jacksen F. Tiago itu berani memasang target mencuri poin di tur Borneo.

Hal senada juga dikatakan ketua umum Persipura, Benhur Tommy Mano. Menurutnya, persaingan di puncak klasemen beda-beda tipis sehingga kalau gagal akan tertinggal dari tim pesaing lainnya. Apalagi, kata dia, tim Mitra Kukar sendiri sudah bertekad akan memenangkan setiap laga di Stadion Aji Imbut, markas Mitra Kukar. Begitupula dengan Persisam Samarinda yang berjanji akan menyapu bersih semua laga di depan pendukung Pussamania.

Sementara itu, Boaz T Solossa dan kawan-kawan usai memenangkan laga kandang lawan Barito Putra dengan skor telak 4-1, mulai berlatih pada Selasa (5/3) pagi dan sore. Sebelumnya, Senin (4/3), tidak ada latihan sehingga semua pemain dapat beristirahat.

Latihan pada Selasa pagi dilakukan di tempat fitnes di bawah arahan pelatih fisik Osvaldo Lessa, yakni berupa latihan menguatkan persendian otot pemain. Latihan itu, kata pelatih JF. Tiago, penting untuk menghindari pemain dari cedera dalam duel di lapangan. Sedangkan Selasa sore harinya, pemain berlatih di Lapangan Mandala. (gk-34)

Satu Poin Lagi Bikin Sartono Anwar Gembira

Persisam untuk sementara menempati urutan keempat di klasemen.

Dua poin dari dua laga tandang berhasil dibukukan Persisam Samarinda dalam tur Jawa Timur kali ini. Setelah berhasil menahan tuan rumah Persela Lamongan 1-1 pada laga sebelumnya, kini giliran tuan rumah Persepam Madura United (P-MU) yang mereka paksa bermain imbang 2-2, dalam partai yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (6/3).
“Kalau ditanya soal pertandingan? Jawabannya, saya puas dengan hasil pertandingan. Hasil ini saya syukuri, karena dapat mencuri poin di kandang lawan, sama seperti saat menghadapi Lamongan kemarin,” ujar pelatih Persisam Samarinda Sartono Anwar kepada para wartawan, dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Tambahan satu poin, membuat Persisam untuk sementara menempati urutan keempat di klasemen. Mereka total mengemas 16 poin, hasil dari sepuluh kali pertandingan. Hasil yang juga layak disyukuri, karena sejak menit ke-64 Persisam tampil dengan sepuluh pemain, setelah Lancine Kone dikartu merah oleh wasit.

“Lagi-lagi kami mampu keluar dari situasi sulit, sama seperti di Lamongan kemarin. Bersyukur, para pemain mampu menyamakan kedudukan, saat kami ketinggalan dan hanya bermain dengan sepuluh orang,” sambungnya.

Dalam pertandingan ini, Persisam unggul lebih dulu melalui Lancine Kone pada menit ke-53. Namun Persepam mampu bangkit, dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti Osas Saha pada menit ke-60.

Skor imbang, membuat kedua tim memperagakan permainan keras. Di mana imbasnya, Lancine Kone harus meninggalkan lapangan pada menit ke-64. Meski begitu, Persepam baru bisa menggandakan skor pada menit ke-88 melalui Busari. Tapi itu tak berlangsung lama, karena Richard Obiora berhasil memaksakan skuat Persepam untuk berbagi skor 2-2.

“Raihan hasil imbang ini jelas tidak sesuai dengan target semula. Pemain kami memang kurang disiplin pada pertandingan ini. Dan kami mendapat PR [pekerjaan rumah] untuk lini belakang, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang mempunyai kecepatan,” papar asisten pelatih Persepam Jamrawi.

Ia mengatakan, kekurangan pada saat menghadapi Persisam jelas menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya, untuk menyongsong laga berikutnya. Jamrawi juga mengakui, bila skuatnya masih lemah dalam menangkal setiap peluang set piece yang dikembangkan oleh tim lawan.

“Ke depan, kami akan lebih fokus untuk menyongsong dua laga away. Kami akan perbaiki kekurangan dalam menghadapi serangan lawan, terutama yang dikembangkan dari bola-bola mati, agar dapat kembali meraih hasil maksimal,” sambungnya.

Raihan ini, secara otomatis membuat tren positif skuat Persepam sedikit tersendat. Pasalnya, pada laga sebelumnya mereka mampu mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 3-1 di tempat yang sama. Dan tambahan satu poin, membuat Persepam untuk sementara harus puas di peringkat kesepuluh dengan 11 poin. (gk-43)

Richad Obiora Pupuskan Keunggulan Persepam Madura United


GSI - Persisam Samarinda sukses mendulang dua angka dalam lawatan mereka ke Jawa Timur usai bermain imbang 2-2 melawan Persepam MaduraUnited di Stadion Gelora Bangkalan pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Rabu (6/3).
Tambahan satu angka di kandang Persepam ini membuat Persisam tetap berada di peringkat empat klasemen sementara dengan nilai 16 dari sepuluh laga yang dijalani. Sebelumnya, Persisam juga mencuri satu angka ketika bermain di Lamongan.
Sedangkan raihan satu poin membuat Persepam menempati posisi kesepuluh usai mengoleksi nilai 11 dari sembilan pertandingan. Tim promosi tersebut menggeser Persela Lamongan yang sebelumnya menaklukkan Mitra Kukar 2-0.
Tampil di hadapan pendukungnya, Persepam memperlihatkan permainan agresif. Namun tidakmudah bagi Persepam menembus pertahanan Persisam, karena tim Elang Borneo memberikan perlawanan sengit.
Laga berjalan setengah jam, Persepam mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Namun tendangan Zaenal Arif masihbisa ditepis kiper Fauzi Toldo. Pada menit ke-36,peluang kembali diperoleh Persepam, tapi tendangan bebas Kristian Adelmun masih melambung di atas mistar.
Menemui jalan buntu sepanjang babak pertama, Persepam meningkatkan intensitas serangan mereka. Begitu juga Persisam yang mencoba untuk memanfaatkan celah di pertahanan Persepam.
Upaya Persisam membuahkan hasil di menit ke-53, dan membuat pendukung Persepam terbungkam. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang tuan rumah, Lancine Kone menjebol gawang Galih Firmansyah untuk mengubah papan skor menjadi 1-0.
Kecolongan satu gol, Persepam menekan pertahanan Persisam. Laga berjalan satu jam, Persepam berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Osas Saha. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran M Roby terhadap Ishak Djober.
Persepam berada di atas angin setelah lawannya hanya diperkuat sepuluh pemain menyusul kartumerah yang diterima Kone pada menit ke-64, karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap bek tuan rumah.
Upaya Persepam untuk membalikkan keadaan membuahkan hasil pada menit ke-88 ketika Busari menjebol gawang Toldo. Di saat bersiap menggelar pesta, gawang Galih justru kebobolan di masa injury time setelah Richad Obiora memaksa laga berakhir imbang 2-2.

Sartono Anwar Instruksikan Pemainnya Disiplin

Menurut Sartono, saat ini performa Persepam semakin membaik.

Pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar menginstruksikan anak-anak asuhannya untuk lebih disiplin dan fokus dalam menjalani pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, menghadapi Persepam, Rabu (6/3), di Stadion Gelora Bangkalan.

Menurut Sartono, saat ini performa anak-anak asuhan pelatih Daniel Roekito, semakin membaik. Ia menambahkan, kualitas individu pemain seperti Osas Marvelous, Kristian Adelmund, dan Rossy Noprihanis bisa menjadi ancaman bagi timnya.

"Saya yakin kita dapat meraih hasil maksimal asalkan anak-anak dapat bermain disiplin, fokus, semangat dan rajin bergerak," terang Sartono Anwar kepada GOAL.com Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyatakan, kegagalan Mitra Kukar di Persepam kemarin menjadi pelajaran berharga bagi timnya untuk tidak meremehkan kekuatan anak-anak Laskar Sape Kerap, julukan Persepam.

"Semua pemain Persepam berbahaya, kami harus mewaspadai semua pemain," lanjut Sartono.(gk-47)

Persela Jamu Mitra Kukar Tanpa Hang Sa Min

Hang Sa Minh menerima kartu kuning ketiga saat melawan Persisam.

Tak hanya tanpa didampingi Gomes de Oliviera yang sudah didepak dari kursi pelatih, skuat Persela Lamongan yang akan menjamu Mitra Kukar di Stadion Surajaya, Rabu (6/3), juga akan minus Hang Sa Minh. Duet Roman Gollian di jantung pertahanan ini harus absen lantaran akumulasi kartu.

Pemain asal Korea Selatan tersebut harus menyaksikan perjuangan rekan-rekannya kontra Mitra Kukar dari tribun, karena menerima kartu kuning ketiga saat melawan Persisam Samarinda, Sabtu (2/3) lalu.

“Ya, Hang absen untuk laga besok karena akumulasi kartu. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah bagian dari kompetisi. Kami akan mencarikan sosok yang pas untuk menggantikan perannya berduet dengan Roman,” ucap asisten pelatih Persela yang kini didapuk sebagai caretaker, Didik Ludiyanto, kepada GOAL.com Indonesia.

Untuk menutup posisi Hang, berbagai alternatif coba dilakukan oleh Didik dan tim pelatih Persela lainnya, termasuk mempersiapkan Saiful Lewanusa, Djayusman Triasdi, Arifki Eka Putra, maupun Fajar Handika.

“Semua pemain berpotensi untuk menggantikan Hang. Namun, kami akan menurunkan pemain yang paling siap saja. Kami masih memantau kondisi terakhir pemain, jelang detik-detik lawan Mitra Kukar,” tegasnya.

Absennya Hang, jelas membuat tugas perdana Didik sebagai caretaker, tak bisa dibilang mudah. Karena Mitra Kukar memiliki sederet penyerang berbahaya, mulai dari sosok Jajang Mulyana, Esteban Herrera, Arif Suyono, dan tentunya mantan pemain Persela yang kini berkostum tim berjuluk Naga Mekes tersebut, Zulham M Zamrun.

Nama terakhir, tak bermain pada saat Mitra Kukar disungkurkan tuan rumah Persepam Madura United (P-MU), Minggu (3/3) kemarin. Padahal dari tinjauan statistik, performa Zulham saat ini tengah on fire.

“Persiapan matang saja tidak cukup demi mengejar hasil terbaik. Kami juga butuh doa dan dukungan dari semua pihak agar bisa melakoni laga ini secara sempurna, khususnya doa dari LA Mania [sebutan bagi suporter Persela]. Satu yang pasti, kami harus bisa bangkit dari papan bawah klasemen sementara,” koar Didik.

Di klasemen sementara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, Persela masih menduduki posisi juru kunci atau peringkat ke-18, dengan raihan tujuh poin. Sedangkan calon tamunya Mitra Kukar, berada di peringkat ketiga dengan kemasan 19 poin hasil dari sembilan kali bertanding.

“Semua lawan kami anggap berat. Apakah itu tim papan bawah atau tim papan atas. Meskipun seri lawan Persisam, tapi kami masih optimistis bisa mematahkan tim tangguh Mitra Kukar. Tentunya Mitra Kukar lebih berat ketimbang Persisam, tapi kami tetap menargetkan poin penuh,” terangnya.

Kesalahan yang terjadi saat lawan Persisam juga digaris bawahi oleh tim pelatih Persela. Mereka berharap, kesalahan serupa jangan sampai terulang ketika Mario Costas dkk menjamu Mitra Kukar. Saat menghadapi Persisam, satu gol balasan Persisam tercipta melalui skema set piece.

“Kuncinya, para pemain harus tetap semangat. Jangan sampai terpukul dengan hasil pertandingan sebelum-sebelumnya. Waspada pada kecepatan para pemain Mitra Kukar dan juga bola-bola matinya,” pungkas Didik. (gk-43)

Sartono Bersyukur Persisam Raih Satu Poin


Yang lebih mengesankan, skor 1-1 didapat skuat Persisam setelah mereka bermain dengan sepuluh orang.
Raihan satu poin yang didapat Persisam Samarinda saat dijamu Persela Lamongan, langsung disyukuri oleh pelatih Persisam Sartono Anwar. Dalam laga yang dihelat di Stadion Surajaya, Sabtu (2/3) malam WIB, Persisam yang bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-66, berhasil memaksa tuan rumah mengakhiri partai dengan skor imbang 1-1.


“Kami sangat bersyukur, Tuhan telah mendengar doa kami. Terus terang, laga kali ini cukup berat. Selain kondisi lapangan, kami juga diteror oleh pemain Persela dari kiri dan kanan, termasuk juga crossing-crossing berbahaya ke jantung pertahanan selama pertandingan. Ini seperti ujian kepada para pemain bertahan kami,” buka Sartono Anwar kepada GOAL.com Indonesia seusai pertandingan.


Mantan arsitek Persibo Bojonegoro tersebut juga memuji penampilan para bek dan gelandangnya, yang dinilai mampu tampil disiplin dalam mengamankan areanya. Mereka dinilai oleh Sartono, berhasil memutus alur serangan berbahaya yang dikembangkan para gelandang serta penyerang Persela.


“Saya pribadi sangat beruntung, para pemain bertahan kami mampu tampil disiplin dalam mengawal area pertahanan, meski kami kecolongan satu gol pada laga ini. Tapi secara keseluruhan, saya puas dengan penampilan para pemain,” sambungnya.


Dalam pertandingan ini, Persisam tertinggal lebih dulu, setelah Zaenal Arifin sukses menceploskan bola ke gawang Usman Pribadi pada menit ke-48. Mereka kemudian sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Bayu Gatra Sanggiawan di menit ke-77. Skor imbang yang bertahan sampai dengan peluit panjang dibunyikan oleh wasit, tanda berakhirnya pertandingan.


Yang lebih mengesankan, skor 1-1 didapat skuat Persisam setelah mereka bermain dengan sepuluh orang. Pierre Njanka diusir keluar lapangan sejak menit ke-66, usai mendapat kartu kuning kedua dari wasit Oki Dwi Putra. Kartu kuning kedua diberikan, karena Pierre Njanka meluapkan emosi terlalu berlebihan dengan menendang botol air mineral.


“Uniknya sepakbola itu ya di situ, tidak bisa diprediksi. Ketika main dengan sebelas orang, kami malah kebobolan. Tapi begitu main dengan sepuluh orang, setelah (Pierre) Njanka keluar, kami malah sukses mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan. Untuk pertandingan kali ini, wasit saya akui kurang begitu jeli. Dan saya berharap, ke depan wasit bisa lebih jeli lagi (dalam memimpin pertadingan, red),” harapnya.


Sartono juga mengakui, bila selain permainan para bek-nya yang tampil cukup disiplin pada laga ini. Ia juga tak menampik, bila strategi yang ia terapkan, dengan menumpuk banyak pemain di area pertahanan, menjadi kunci keberhasilannya menahan laju tuan rumah.


“Kami main dengan pola 3-4-3, baik di kandang sendiri atau di luar. Sementara, saya nggakberani pakai pola flat di Indonesia, karena metode ini terlalu berbahaya. Jadi dengan penempatan tiga centre back di depan gawang, saya rasa akan semakin aman, dari pada pola empat pemain bertahan,” tutur Sartono.


Tambahan satu poin, membuat Persisam kian berkibar di posisi lima besar klasemen sementara. Kini mereka berada di posisi keempat, dengan raihan 15 poin dari sembilan kali pertandingan. Total, mereka telah membukukan empat kali kemenangan, tiga kali seri, dan dua kali kekalahan. (gk-43)

Persisam Samarinda Paksa Persela Lamongan Bermain Imbang

Persela & Persisam (GOAL.com/Antara)
Gawang Laskar Joko Tingkir justru kebobolan saat Persisam bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah terhadap Njanka.Persela Lamongan gagal mewujudkan ambisi untuk meraih angka penuh di kandang setelah dipaksa bermain imbang 1-1 saat menjamu Persisam Samarinda di Stadion Surajaya dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Sabtu (2/3) malam WIB.

Tambahan satu angka itu membuat Persela masih belum bisa keluar dari zona degradasi, walau berhasil meninggalkan posisi juru kunci. Koleksi nilai tujuh dari delapan laga yang dilalui menjadikan Persela mengumpulkan poin sama dengan Persidafon Dafonsoro dan Persepam Madura United, namun tim Laskar Joko Tingkir unggul selisih gol.

Sedangkan sukses mencuri poin di kandang lawan membuat Persisam tetap berada di peringkat keempat usai mengoleksi nilai 15 dari sembilan pertandingan. Persisam terpaut enam angka dari pemuncak klasemen sementara Arema Indonesia.

Persela yang berambisi membayar kekalahan dalam dua laga tandang sebelumnya mencoba melakukan tekanan ke pertahanan Persisam. Namun mereka mendapatkan perlawanan sengit dari tim tamu yang mengandalkan umpan-umpan panjang langsung ke jantung pertahanan tuan rumah.

Kondisi lapangan yang buruk usai diguyur hujan deras membuat kedua tim sulit mengembangkan permainan menjadi lebih baik. Beberapa kali bola yang dilepas masing-masing tim tak sesuai dengan keinginan.

Sempat terjadi perselisihan antara Dian Irawan dengan Hang Sang-Min pada menit ke-13, dan nyaris terjadi kericuhan. Namun insiden itu tidak berlanjut lebih buruk, dan wasit memberikan kartu kuning kepada kedua pemain tersebut.

Kendati sudah mencoba untuk menjebol gawang lawan masing-masing, baik Persela dan Persisam tidak mampu memecahkan kebuntuan mereka, dan skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Persela langsung menggebrak pertahanan Persisam di babak kedua. Umpan panjang dari tengah lapangan mendekati kotak penalti Persisam. Kiper Usman Pribadi yang berusaha menendang bola melakukan blunder, dan kesalahan itu tidak disia-siakan Zaenal Arifin untuk membawa tuan rumah unggul di menit ke-48.

Namun Persisam harus bermain dengan sepuluh orang setelah Pierre Njanka diganjar kartu merah pada menit ke-66 ketika meluapkan emosinya dengan cara menendang botol air mineral.

Persela mencoba memanfaatkan keuntungan jumlah pemain, dan mulai menekan pertahanan Persisam. Alih-alih menggandakan keunggulan, gawang Choirul Huda justru kebobolan pada menit ke-77.

Berawal dari tendangan bebas Lovinian Ebrahim, Bayu Gatra menyundul bola dengan posisi membelakangi gawang Persela. Choirul yang tak menyangka datangnya bola terlambat melakukan antisipasi, sehingga si kulit bundar bersarang di gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Kans Persela Tinggalkan Posisi Juru Kunci

Didik menegaskan, target timnya lawan Persisam adalah kemenangan.
Enam poin dari tujuh laga, bukanlah sebuah pencapaian maksimal bagi sebuah tim. Raihan tersebut ditorehkan oleh Persela Lamongan musim ini, yang membuatnya untuk sementara terbenam di dasar klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2013.

Namun, mereka berpeluang melesat ke papan tengah klasemen, andaikata mampu menjinakkan Persisam Samarinda di kandang sendiri di Stadion Surajaya, Sabtu (2/3). Bukan tidak mungkin, meski baru saja mendapat beberapa episode buruk, skuat dan tim pelatih Persela sudah bersiap mempersembahkan tiga poin bagi para pendukungnya pada laga nanti.

“Insya Allah, dengan berusaha sekuat tenaga, kami akan coba memenangi laga lawan Persisam. Saya sendiri paham benar tentang karakter permainan Persisam. Karena lima dari pemain Persisam saat ini, yakni Bayu, Wahyu, Aldair, Lerby, dan Rahel, pernah menjadi anak didik saya sewaktu di Perseba Super Bangkalan. Inilah modal penting kami, untuk bisa memenangi pertandingan nanti,” ungkap asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto kepada GOAL.com Indonesia.

Para pemain Persisam yang dimaksud oleh Didik adalah, Bayu Gatra, Wahyu Kristanto, Aldair Makatindu, Lerby Eliandry, dan Rahel Radiansyah. Ketika itu, mereka berkolaborasi membela Perseba Super Bangkalan di kasta Divisi II. Didik sendiri saat itu dipercaya sebagai asisten pelatih, mendampingi pelatih kepala Hartono.

“Target kami hanya kemenangan. Kami sudah menyiapkan semua amunisi, teknis-teknis di lapangan juga sudah siap. Kini hanya tinggal berangkat ke medan perang saja. Semoga kami bisa memberikan hasil memuaskan kepada LA Mania [julukan bagi suporter Persela], yang selalu setia dan total dalam memberikan dukungan,” tegasnya.

Untuk komposisi pemain, kata Didik, ada kemungkinan akan mengalami perubahan. Hal itu ditujukan sebagai bahan evaluasi dan rotasi pemain, demi mengejar hasil yang diinginkan. Rotasi pemain tersebut, akan dilakukan di setiap lini permainan Persela, agar tim pelatih menemukan ramuan yang terbaik.

“Semua pemain memiliki peluang untuk dimainkan [dalam laga lawan Persisam]. Tak ada garansi pemain inti di kubu Persela. Pemain yang tidak siap, maka tidak diturunkan. Sedangkan pemain yang kondisinya siap, meski bukan pilihan utama, maka dia akan diturunkan. Siapa yang siap, dialah yang akan kami pilih,” tandas Didik.

Catatan ini juga berlaku bagi bintang-bintang Persela, seperti Gustavo Fabian Lopez, Mario Costas, Roman Gollian, dan Oh Inkyun. Namun ketika disinggung mengenai siapa saja yang bakal dimainkan kontra Persisam, Didik enggan membeberkan secara rinci.

“Terkait siapa-siapa yang bakal masuk starting line up, kami masih memantaunya sampai dengan kondisi terakhir. Semua pemain berpeluang untuk dimainkan pada laga nanti, termasuk para pemain muda,” terangnya.

Rentetan hasil kurang memuaskan yang diraih oleh Persisam di tur Jawa Timur (Jatim) sebelumnya, juga menambah kepercayaan diri skuat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Pada dua laga away Jatim sebelumnya, anak asuhan Sartono Anwar menderita kekalahan dengan skor 2-1 dari tuan rumah Gresik United, dan kalah 3-1 saat berkunjung ke markas Arema di Malang. (gk-43)
 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger