Headlines News :

TutorialBlog
PemainMingguini
Tampilkan postingan dengan label Psps. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psps. Tampilkan semua postingan

Pape Ndiaye Latyr


 
Hattrick Pape, PSPS ke Papan Tengah

 
BANGKINANG (RP) -  Hattrick Ndiaye Pape Latyr memberikan PSPS tiga poin, usai menjungkalkan Persela Lamongan dengan skor 4-2, Sabtu (16/3) di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang.  Kemenangan ini mengangkat posisi PSPS ke papan tengah klasemen sementara ISL 2013.

Tim besutan Mundari Karya juga diguyur bonus Rp67 juta. Bonus diberikan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit Rp10 juta, Bupati Kampar Jefry Noer Rp20 juta, panitia pelaksana Rp5 juta, manajemen PSPS Rp20 juta, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kampar Rp5 juta dan Kadispora Kampar Rp2 juta dan lainnya Rp5 juta. Pertandingan yang disaksikan ribuan Asykar Theking ini berlangsung seru. Wasit harus mengeluarkan dua kartu merah untuk Fauzal Mubarak kiper Persela dan Rudi Widodo striker PSPS.

Bayang-bayang kekalahan dari Persepam Madura, sepertinya kembali menghampiri PSPS, sebab di menit ke-13 Persela sempat mengetarkan gawang yang dijaga Fance. Untung wasit menganulirnya karena terjadi offside.

Akhirnya, pada menit ke-18 gol perdana tercipta setelah tendangan Konate Makan dari luar kotak penalti tak kuasa dihadang kiper Persela Fauzal Mubaraq. Selang beberapa menit kemudian, kembali PSPS melalui Pape memiliki kesempatan setelah berhasil menerobos lini pertahanan lawan. Sayang tendangan keras Pape belum berhasil menambah keunggulan.

Penonton terdiam. Menit ke-25 Persela berhasil menyamakan skor berkat gol Inkyun Oh setelah berhasil lolos dari kawalan pemain belakang PSPS. Ambrizal dkk beraksi cepat. Tak mau kalah lagi di kandang sendiri, pada menit ke-33, Askar Bertuah kembali memimpin setelah Ndiaye Pape Latyr berhasil mengubah umpan silang Rudi Widodo dengan tandukkan berbuah gol.

Di menit terakhir babak pertama, wasit memberi kartu merah pada kiper Persela Fauzal Mubaraq, setelah anak jati Kuantan Singingi ini melakukan pelanggaran di kotak penalti. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik putih. Ndiaye Pape Latyr sukses menjalankan tugasnya, skor berubah 3-1.  Memasuki babak kedua, di menit ke-50 wasit kembali mengeluarkan kartu merah untuk Rudi Widodo. Penyerang PSPS ini dinilai wasit melakukan pelanggaran keras. Menit ke-54, hampir saja PSPS kembali unggul. Umpan matang Pape gagal dimanfaatkan Slamet Riyadi. Padahal gawang sudah kosong ditinggalkan kiper. Keasyikkan menyerang, di menit ke-59 Persela sukses menipiskan keunggulan PSPS menjadi 3-2. Gol ini tercipta berkat tendangan keras Fajar Handika dari luar kotak pinalti.

Pertandingan kembali berjalan seru. Jual beli serangan diperagakan kedua tim. Di menit ke-66, Roman mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap bek PSPS Glen Pauluakan. Pada menit ke-69, PSPS memasukkan M Ilham dan menarik Slamet Riyadi. Di menit ke-70, giliran Persela memasukkan pemain depan Fandi Eka Utomo dan menarik Fajar Handika.

Lewat serangan balik pada menit ke-76, Makan berhasil lolos dari lini pertahanan Laskar Joko Tingkir. Namun tendangan keras Makan dapat diselamatkan kipar Khoirul Huda yang menggantikan Arifki Eka Putra setelah kiper Fauzal Mubarak kena kartu merah.  PSPS mengunci kemenangan. Melalui serangan balik, Makan Kanote yang bermain gemilang, berhasil melewati lini pertahan Persela. Dengan cermat ia mengirim umpan silang mendatar di mulut gawang lawan. Di saat bersamaan, Pape dengan sedikit terbang mampu kembali menggetarkan gawang Persela sekaligus melengkapi hattrick-nya.

‘’Alhamdullah PSPS menang dalam laga kandang. Ini berkat doa kita semua dan kerja keras pemain. Jadi mereka berhak dapat bonus. Saya berharap PSPS selalu meraih kemenangan dan masuk 5 besar musim ini. Jika menang, tentu kami akan beri bonus, tapi kalau kalah, pulang kampung saja,’’ ujar Bupati Kampar Jefry Noer.

Asisten pelatih PSPS Afrizal mengungkapkan, PSPS lebih beruntung dari Persela karena secara permainan tim lawan memiliki kekutan yang berimbang. ‘’Ini sedikit mengobati kekalahan kita di laga sebelumnya saat menjamu Persepam MU. Ada satu beban berat yang kami hadapi jelang pertandingan, karena musim lalu kita kalah dua kali dari Persela,’’ ujarnya.

Pelatih Persela, Didik Ludiyanto mengatakan, memang permainan tim lawan sangat baik. ‘’Anak-anak sudah bermain maksimal. Tiga gol di babak pertama membuat pemain sedikit down, ditambah kiper kami dapat kartu merah. Kami memberi apresiasi pada PSPS yang bermain sangat tangguh dan baik,’’ kata Didik.(*3)

2 kartu merah, 1 hattrick warnai duel PSPS VS Persela 4-2


Bangkinang - Ndiaye Pape Latyr menjadi bintang kemenangan PSPS Pekanbaru saat menang 4-2 atas tamunya, Persela Lamongan, dalam lanjutan laga Indonesia Super Liga (ISL). Laga itu sendiri diwarnai dua kartu merah untuk masing-masing tim.

Di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Sabtu (16/3/2013) sore WIB, Persela sempat menggetarkan gawang tuan rumah kendati wasit menganulirnya karena menilai sudah terjadi offside.

Pada prosesnya justru PSPS yang lebih dulu memimpin. Gol lahir di menit ke-18 setelah tendangan Konate Makan dari luar kotak penalti tak kuasa dihadang kiper Fauzal Mubaraq.

Sembilan menit kemudian kedudukan kembali berimbang. Persela menyamakan skor melalui gol dari Inkyun Oh.

Kedudukan berubah lagi pada menit 33. PSPS kembali memimpin setelah umpan silang Rudi Widodo bisa ditanduk Ndiaye Pape Latyr untuk membuat bola bersarang dalam gawang Persela.

Dua menit sebelum turun minum, wasit menunjuk titik putih dan memberi penalti untuk PSPS usai pelanggaran terhadap Rudi Widodo. Wasit juga memberi kartu merah langsung untuk kiper Fauzal Mubaraq. Penalti untuk PSPS lantas dimaksimalkan Pape Latyr yang maju menjadi algojo.

Lima menit memasuki paruh kedua laga, giliran pemain PSPS yang mendapat kartu merah setelah Rudi Widodo diacungi kartu kuning kedua. Permainan pun berjalan dengan 10 lawan 10.

Pada menit 59, Persela sukses menipiskan ketinggalan atas PSPS menjadi 2-3, berkat gol dari tendangan Fajar Handika yang menjebol gawang Fance Haryanto.

Dua menit sebelum bubaran, PSPS memastikan tiga angka lewat gol ketiga Pape Latyr dalam pertandingan. Ia dengan mudah meneruskan bola ke dalam gawang Persela usai menerima umpan matang Makan Konate.

Persela Juga Fokus Kokohkan Pertahanan


Caretaker Persela Lamongan Didik Ludiyanto berharap, para pemain bertahannya mampu tampil solid dan stabil, seperti saat menumbangkan Persija Jakarta 2-1.

Tak hanya disibukkan mencari sosok pengganti Gustavo Fabian Lopez, yang akan absen lawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (16/3). Persela Lamongan juga mengaku, bakal memperkuat lini pertahanannya, untuk mengemas poin sempurna dalam laga yang bakal digelar di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Caretaker Persela Lamongan Didik Ludiyanto berharap, para pemain bertahannya mampu tampil solid dan stabil, seperti saat menumbangkan Persija Jakarta 2-1. Saat lawan Persija, pertahanan Persela tampak kokoh. Terbukti, mereka hanya kebobolan satu gol, itupun melalui eksekusi tendangan penalti.
“Lawan PSPS, kami fokus menggarap pertahanan agar makin sempurna. Intinya, jangan sampai lengah dalam mengawasi pergerakan setiap pemain lawan," ucap Didik.
Menantang tuan rumah PSPS, Persela sebenarnya tak memiliki kendala berarti di sektor pertahanan. Hal itu dikarenakan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut bisa menurunkan formasi idealnya dengan memasang kuartet, Roman Gollian, Hang Sa Minh, Dedi Indra, dan Arifki Eka Putra atau Gilang Angga.
"Tapi persoalannya, bukan hanya teknis di lapangan saja yang menentukan kemenangan. Faktor mental pemain juga turut menentukan. Makanya, kami tetap menjaga agar mental para pemain selalu fight, terutama jelang laga nanti," tegasnya.
Kemenangan di dua laga sebelumnya, membuat skuat Persela yakin bisa mengulanginya lagi di kandang PSPS. Inilah yang membuat kepercayaan diri para pemain meroket. Namun, berulang kali Didik mengingatkan, supaya kiranya pemain jangan terlalu percaya diri, karena hal itu akan menjadi boomerang bagi diri sendiri.
Selain menyempurnakan lini pertahanan, Didik juga masih disibukkan dalam urusan mengutak-atik lini tengah, akibat absennya sang kapten sekaligus playmaker selama ini Gustavo Lopez. Meski tidak menjawab secara pasti, namun kemungkinan posisi tersebut akan diisi oleh Oh Inkyun.
“Inkyun sendiri sampai saat ini, kondisinya masih belum fit seratus persen. Itu yang sedikit kami khawatirkan. Tapi ia sendiri sudah mengaku siap dan ingin tampil lawan PSPS, ia ingin membuktikan diri mampu berkontribusi maksimal kepada tim. Kita lihat saja nanti, sesaat jelang pertandingan,” tutur Didik.
Kalau pun Inkyun masih belum fit, Didik juga sudah menyiapkan beberapa pemain alternatif sebagai pengganti Gustavo pada laga ini. Mereka adalah, Dhanu Rosade, Catur Pamungkas, dan pemain muda berbakat Fandi Eko Utomo.
“Intinya, siapa yang paling siap dimainkan jelang detik-detik terakhir pertandingan, itulah yang akan kami pilih sebagai starter. Kesiapan itu meliputi fisik dan mental tentunya, karena kami menginginkan tambahan poin pada laga nanti,” pungkasnya.
Saat ini Persela berada  di papan tengah klasemen sementara Indonesia Super League (ISL), tepatnya berada di posisi kesepuluh. Mereka berhasil mengumpulkan 13 poin, dari sepuluh kali pertandingan. (gk-43)

Hadapi PSPS, Samsul Arif Jadi Starter?


Samsul yang sebelumnya membela panji Persibo Bojonegoro, membantu Persela meraih kemenangan atas Persija.

Moncernya penampilan Samsul Arif kala skuat Persela Lamongan menundukkan Persija Jakarta, membuat tim pelatih mewacanakan pemain berjuluk SA9 ini menempati satu posisistarting line up, kala bersua tuan rumah PSPS Pekanbaru, Sabtu (16/3) mendatang.

Samsul yang sebelumnya membela panji Persibo Bojonegoro, membantu Persela meraih kemenangan atas Persija dalam laga yang digelar di Stadion Manahan Solo, dengan memborong dua gol pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut. Tak hanya itu, ia juga menyumbang satu gol kala Persela melumat Mitra Kukar 2-0 di Stadion Surajaya Lamongan pada laga sebelumnya.
"Apa yang saya raih ini, bukan semata-mata karena diri saya sendiri. Tapi, lebih dikarenakan kerja sama dan kekompakan tim," ucap Samsul merendah.
Nama pemain yang pernah menjadi tulang punggung Timnas Indonesia ini, memang begitu kentara saat Persela ‘diambil alih’ oleh Didik. Sebab semasa kepemimpinan Gomes de Oliviera yang telah dipecat, Samsul lebih banyak duduk di bangku cadangan. Ia dinilai Gomes kala itu, kalah bersaing dengan Mario Costas dan Oh Inkyun.
"Siapa pun yang menjadi starter pada pertandingan yang dijalani Persela, adalah pemain yang paling siap diturunkan. Jika Samsul memang siap, kami pasti akan menurunkannya sebagai starter (lawan PSPS, red)," kata asisten pelatih yang kini didapuk sebagai caretaker Persela Lamongan Didik Ludiyanto.
Sementara jelang menghadapi PSPS Pekanbaru, Persela mengincar kemenangan tandangnya yang kedua di kancah kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Sekaligus tentunya, memanjangkan tren positifnya.
"Kemenangan Madura atas PSPS beberapa waktu lalu, tentu saja menginspirasi kami. Tapi kami tidak akan mencontoh strategi mereka, karena kami punya strategi sendiri untuk menjegal langkah PSPS di kandangnya sendiri. Semangat pemain kami juga lagi tinggi. Tapi saya imbau kepada para pemain, janganlah terlalu percaya diri. Menghadapi PSPS, mereka harus tetap fokus seperti ketika menghadapi Persija," sambungnya.
Prestasi gemilang yang diukir oleh Didik di dua laga sebelumnya, juga menuai respon positif dari sesama pelatih. Buktinya, pelatih Deltras Sidoarjo yang juga pernah menukangi Persela Lamongan Djoko Susilo, tak sungkan memberikan apresiasi kepada mantan pelatih Persela U-21 tersebut.
"Saya bangga melihat prestasi Persela sejak dipegang Didik. Ia membuktikan, bahwa pelatih lokal juga bisa memegang tim besar. Apa yang dilakukan oleh Didik, seharusnya bisa memompa semangat pelatih-pelatih lokal lainnya, khususnya pelatih yang baru merintis karir. Didik contoh yang bagus," ungkap Djoko.
Ya, sejak Gomes lengser dari jabatan kursi pelatih kepala Persela, Didik sukses membawa Persela meraih kemenangan demi kemenangan, setelah dihinggapi episode negatif. Berkat dua kemenangan tersebut, Persela kini langsung meroket naik ke papan tengah klasemen sementara. Atau tepatnya, berada di peringkat kesepuluh dengan torehan 13 poin dari sepuluh kali bertanding. (gk-43)

Persela Siapkan Empat Pemain untuk Gantikan Lopez

Persela12 – Mimpi buruk menghinggapi Persela Lamongan saat bertamu ke kandang PSPS Pekanbaru, Sabtu (16/3/2013) mendatang.

Sang kapten, Gustavo Lopez, yang mendapat hukuman akumulasi kartu dipastikan absen dalam laga krusial ini.

Terkait hal ini, pelatih caretaker Persela, Didik Ludiyanto, sudah mengantisipasinya dengan mencari pemain pengganti untuk menjalankan peran Lopez. Tanpa atau dengan Lopez, Persela harus tetap optimistis menatap laga lawan PSPS.

“Lopez absen, tapi kami sudah menyiapkan empat pemain yang akan menggantikan perannya. Di antaranya adalah Catur Pamungkas, Fandi Eko Utomo, Oh In-Kyun, dan Radikal Idealis,” ucap Didik, Selasa (13/3/2013).

Mengenai siapa yang nanti diplot untuk menggantikan peran Lopez, Didik mengaku belum menemukannya. Ia masih memantau perkembangan empat pemain ini sebelum berangkat ke Pekanbaru.

“Latihan tadi pagi (Sabtu, 13/3/2013) mereka berempat sudah dicoba, dan tinggal memantapkannya. Yang jelas, siapa yang siap dialah yang akan dipilih,” tegas Didik.

Melawan PSPS, Didik yakin anak asuhannya bisa mencuri poin. Hal ini didasari atas kekalahan PSPS di kandang sendiri ketika menghadapi wakil Jawa Timur lainnya, Persepam Madura United (MU).

PSPS kalah 0-1 dari Persepam MU.

“Jika Persepam MU bisa mengambil poin dari kandang PSPS, kami pun juga demikian. Kami harus optimistis bisa mewujudkannya,” pungkas Didik.

Boaz Solossa Pemain Terbaik ISL Februari 2013 Versi Pembaca


Boaz menempati posisi teratas mengungguli Beto dan Zulham Zamrun yang menguntit di belakangnya.
Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) Februari 2013 versi pembaca GOAL.com Indonesia.

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan sejak 6 hingga 9 Maret, Boaz menempati posisi teratas dengan mengumpulkan 24,05 persen suara dari pembaca yang mengikuti polling ini.

Absen panjang akibat cedera tidak menurunkan kualitas Boaz sebagai salah satu striker terbaik di negeri ini. Sepanjang Februari, Boaz telah mencetak empat gol, serta satu assists untuk membawa Persipura menguntit Mitra Kukar di bulan lalu.

Posisi kedua ditempati striker Arema Alberto 'Beto' Goncalves yang dipilih 19,65 persen peserta. Beto mencetak enam gol sepanjang Februari, masing-masing hat-trick ke gawang Pelita Bandung Raya, dua gol ke Sriwijaya FC, dan satu kali di gawang Persija Jakarta.

Zulham Zamrun yang terpilih sebagai terbaik Januari 2013, dan masuk ke dalam susunan pemain terbaik Asia Februari versi GOAL.com menempati peringkat ketiga dengan jumlah pemilih 16,03 persen.

Sedangkan peringkat empat dan lima ditempati duo Mitra Kukar, Ahmad Bustomi dan Paolo Frangipane. Bustomi mendapatkan 11,61 persen suara, dan Frangipane 8,94 persen.

Persepam Curi Tiga Angka Di Markas PSPS


Persepam hanya menelan satu kekalahan dari lima pertandingan.Makan Konate - PSPS Pekanbaru (GOAL.com/Antara)

PSPS Pekanbaru gagal memuaskan para loyalisnya usai menyerah 1-0 dari tamunya Persepam Madura United pada lanjutan Indonesia Super League 2013.

Gol semata wayang yang menghadirkan tiga angka krusial bagi anak-anak Madura diciptakan Busari di menit kedua babak pertama.

Tertinggal satu gol di Kuantan Singingi Sport Center, PSPS memperlihatkan reaksi positif dengan menekan habis-habisan Persepam namun serangan yang dibangun kerap kandas.

Keunggulan tipis Persepam ini bisa bertahan hingga interval pertama berakhir. Di babak kedua Persepam malah balik berinisatif mengendalikan permainan tetapi mereka tak bisa mencetak gol tambahan.

Sementara itu PSPS hingga wasit membunyikan peluit tanda bubaran pertandingan tak kuasa membalas gol untuk menghindarkan diri dari kekalahan.

Berkat hasil yang cukup mengejutkan ini Persepam hanya menelan satu kekalahan dari lima pertandingan. Terakhi rmereka dihantam tuan rumah Barito Putra 2-1 namun sejak itu mampu mencicipi dua kemenangan dan dua hasil imbang.

PSSI Sebar Undangan Peserta Kongres Senin Mendatang


Jakarta - Persiapan Kongres Luar Biasa 17 Maret terus digeber. Setelah rampung menuntaskan proses verifikasi, PSSI akan menyebarkan undangan kepada peserta pada hari Senin (11/3/2013).

"Senin kami sudah harus menyebar undangan. Mekanismenya melalui telepon dan fax. Juga komunikasikan kepada FIFA bahwa proses verifikasi sudah selesai," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/3/2013).

Sebelumnya, tim verifikasi telah menetapkan 100 peserta kongres yang bakal hadir, dengan rincian 33 perwakilan pengurus provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua, dan sepuluh klub Divisi Tiga.

"Sekarang tinggal penyebaran undangan saja. Semoga berjalan lancar. Tinggal penyelenggaraan pas hari H-nya."

Berikut daftar peserta Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret:

Pengurus Provinsi
1. Aceh: Zainuddin Hamid
2. Sumatera Utara: Kamaludin Harahap
3. Sumatera Barat: Armyn AN
4. Riau: Chaidir
5. Kepulauan Riau: Endy Maulidi
6. Jambi: Hadiyandra
7. Sumatera Selatan: Bariyadi
8. Bangka Belitung: Hidayat Arsani
9. Bengkulu: Kurnia Utama
10. Lampung: Hartarto Lodaya
11. Banten: Satim Sofyan
12. DKI Jakarta: Hardi
13. Jawa Barat: Tonny Apriliani
14. Jawa Tengah: Sukawi Soetarip
15. Yogyakarta: Hadiyandto Ismangoen
16. Jawa Timur: La Nyalla Mattalitti
17. Bali: I Gusti Gede Putra Wirasana
18. Nusa Tenggara Barat: Samsul Luthfi
19. Nusa Tenggara Timur: Lambertus Ara Tukan
20. Kalimantan Barat: Zulfadhli
21. Kalimantan Tengah: Suraria Nahan
22. Kalimantan Selatan: Hasnuryadi Sulaiman
23. Kalimantan Timur: Achmad Amins
24. Gorontalo: Gusnar Ismail
25. Sulawesi Utara: Fabian Sarundajang
26. Sulawesi Tengah: Kasmudin
27. Sulawesi Barat: Ibrahim Masdar
28. Sulawesi Tenggara: Sabaruddin Labamba
29. Sulawesi Selatan: Kadir Halid
30. Maluku Utara: Iqbal Ruray
31. Maluku: Dirk Soplanit
32. Papua Barat: Ishak Hallatu
33. Papua: Yarona

Liga Super Indonesia
1. Sriwijaya FC: Dodi Reza Alex Noerdin
2. Pelita Jaya FC: Ali Fachri
3. Persib: Glen Sugita
4. Persiba Balikpapan: Syahril Taher
5. Persisam Samarinda: Harbiansyah Hanafiah
6. Persiwa Wamena: John Banua
7. PSPS Pekanbaru: Arsadianto Rachman
8. Persija Jakarta: Ferry Paulus
9. Persela Lamongan: Debby Kurniawan
10. Deltras Sidoarjo: Mafirion
11. Persipura Jayapura: Benhur TOmi Mano
12. Semen Padang: Erizal Anwar
13. PSM Makassar: Ahmad Sirajuddin
14. Persijap Jepara: Ahmad Marzuqi
15. Bontang FC: Arief Budi Santoso

Divisi Utama
1. PSAP Sigli: Yasin
2. Persidafon Dafonsoro: Habel Suwae
3. PSBI Blitar: Herry Noegroho
4. Persigo Gorontalo: Adhan Dambea
5. PSIM Yogyakarta: Haryadi Suyuti
6. PSMS Medan: LPI dan LSI (masing-masing suara bernilai setengah)
7. Persih Tembilahan: Rasyid
8. Persita tangerang: Rully Zulfikar
9. Mitra Kukar: Endri Erawan
10. Persiram Raja Ampat: Selviana Wanma
11. Perseman manokwari: Dominggus Mandacan
12. Gresik United: Saiful Arif
13. Barito Putra: Zainal hadi
14. Persiba Bantul: Idham Samawi
15. Persiraja banda Aceh: Mawardi Nurdin
16. Persipasi Bekasi: Aan SUhanda

Divisi Satu
1. Persbul Buol: Abdullah Batalipu
2. PSBS Biak: Yusuf Maryem
3. PSBL Langsa: Zulkifli Zainon
4. Persepam Pamekasan: Kholilurrahman
5. PSBK Blitar: Samanhudi Anwar
6. PSGL Gayo Lues: WAhab Makmur
7. PS Sumbawa Barat: Zulkifli Muhaldi
8. Persitema Temanggung: Bambang Sutarno
9. Persid Jember: SUnardi
10. Perssin Sinjai: Andi Rudiyanto Asapa
11. Madiun Putra: Trubus Reksodirjo
12. Persip Pekalongan: basyir Achmad
14. Persepar Palangkaraya: Tuty Dau

Divisi Dua
1. Persiks Teluk Kuantan: Firdaus Oemar
2. Pidie Jaya: Gade Salam
3. Persal Aceh Selatan: Azwar Asyek
4. Persap Purbalingga: Tasdi
5. Perseba Super: Fuad Amin
6. Persekap Kota Pasuruan: Ismail Hasan
7. Persewar Waropen: Yesaya Buinei
8. Persema Kaimana: Rowland Heinrich
9. Penajam Paser: Irfan Harahap
10. PS Bungo: Faisal Imron
11. Persenga Nganjuk: PSSI dan KPSI (masing-masing suara bernilai setangah)
12. Persisum: Ikhsan Safitri

Divisi Tiga
1. Mitra Bola Utama: Haruna Soemitro
2. Martapura FC: Mokhammad Hilman
3. Gresik Putra: Ali Affandi
4. Persibolmut: Asripan Nani
5. Villa 2000: Supardi
6. PS TGM Medan: Stevie Lim
7. ISP Purworejo: Angko Widodo
8. Perseden Denpasar: Ida Bagus Purnaya
9. Nusa INA FC: Sihar Sitorus
10. Persekat Katingan: Christantwo Ladju

PSPS Curi Poin Di Tangerang

Jelang bubaran pertandingan PSPS nyaris mempermalukan tuan rumah namun peluang yang didapat Pape bisa dipatahkan kiper Mukti Ali Raja.
Setelah dihajar Persib Bandung dengan skor telak 4-1, PSPS Pekanbaru sukses mencuri satu poin usai bermain imbang 1-1 di kandang Persita Tangerang.

Tidak banyak episode yang menarik di babak pertama namun tuan rumah sempat menciptakan kekacauan di lini pertahanan skuat Asykar Bertuah melalui tendangan bebas Cristian Carrasco pada menit 21 yang membentur mistar gawang.

Di babak kedua PSPS lebih berani keluar melakukan serangan balasan hingga duel kedua tim bisa lebih dinikmati namun strategi ini nyaris jadi bumerang pada menit 67.

Menguasai bola, Ade Jantra sukses menerebos lini pertahanan PSPS, sayangnya tembakannya gagal berbuah gol kemenangan yang dinanti fans.

Jelang bubaran pertandingan PSPS nyaris mempermalukan tuan rumah namun peluang yang didapat Pape bisa dipatahkan kiper Mukti Ali Raja.

Hingga pertandingan berakhir kedua tim harus puas dengan skor nihil gol. Perolehan satu pojn

Persib Bandung Hajar PSPS Pekanbaru


Persib vs PSPS (GOAL.com/Antara)


Persib bandung sukses memborbardir pertahanan PSPS Pekanbaru di babak kedua dengan mencetak tiga gol tambahan.


Persib Bandung sukses menyodok papan tengah klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) usai meraih tiga angka atas PSPS Pekanbaru di stadion Siliwangi, Bandung (27/2).

Sempat kesulitan di babak pertama dan tertahan dengan skor 1-1, Persib bangkit di babak kedua dan mencetak tiga gol tambahan untuk memastikan kemenangan.

Persib langsung merangsek naik ke posisi delapan menggusur PSPS Pekanbaru yang memiliki nilai sama, namun tim Maung Bandung unggul selisih gol.

Babak Pertama

Persib Bandung mengawali pertandingan dengan sangat buruk, kesalahan Supardi dalam menghalau bola di kotak penalti berujung dengan gol PSPS di menit kedua melalui sepakan mendatar Konate Makan di dalam kotak penalti.

Tertinggal gol cepat, Persib langsung menaikkan tempo permainan. Beberapa peluang langsung didapat oleh Sergio van Dijk melalui tendangan bebas yang masih melayang dan sontekan di dalam kotak penalti memanfaatkan kesalahan kontrol bek PSPS, yang masih belum dapat menaklukkan kiper tim tamu.

Gol yang ditunggu akhirnya tiba di menit ke-25, Supardi berhasil membalas kesalahannya dengan mencetak gol yang cukup cantik melalui tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau Amin sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.

Setelah itu, Persib terus menekan dan berusaha mendapatkan gol kedua, peluang terbaik didapatkan oleh Van Dijk ketika mendapatkan sodoran bola dari Ridwan, namun sayang tembakan mantan top skor A-League tersebut masih menghantam tiang gawang. Van Dijk kembali memperoleh peluang emas beberapa menit kemudian, namun ia gagal mengarahkan bola ke gawang ketika berada bebas di depan gawang PSPS.

Tambahan waktu dua menit tidak cukup bagi kedua tim untuk menambah gol di babak ini sehingga kedudukan 1-1 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua

Di paruh kedua, Persib bangkit dan menunjukkan perbedaan kualitas yang dimiliki skuatnya atas PSPS. Tim tuan rumah hanya butuh waktu sepuluh menit untuk balik unggul 2-1 setelah tandukan Van Dijk memanfaatkan umpan silang Ridwan berhasil menjebol gawang PSPS.

Pada menit ke-75, kedudukan kembali berubah menjadi 3-1, Persib menambah gol melalui tendangan cantik Muhammad Ridwan yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper PSPS.

Enam menit kemudian, Persib lagi-lagi menambah gol mereka di laga ini. Herman Dzumafo mencatatkan namanya di papan skor setelah mengeksekusi penalti dengan baik, hadiah penalti didapat setelah Tsimi terlihat melakukan handball di kotak terlarang. Gol Dzumafo ke gawang mantan klubnya tersebut membuat kedudukan menjadi 4-1.

Di sisa waktu yang ada, PSPS terus berusaha mencetak gol hiburan, namun rapatnya pertahanan Persib membuat keunggulan tiga gol mereka bertahan hingga waktu usai.

Susunan Pemain

Persib: Shahar, Maman, Abanda, Supardi, Tony, Hariono, Firman, M Ridwan, Kenji, Dzumafo, van Dijk


PSPS: Amin S, Glenn P, Ambrizal, Tsimi, Bobby Satria, Ade Suhendra, Lee SY, Rudi Widodo, Slamet R, M Konate, Ndaye Pape

Umuh Muchtar: Target Gol Lawan Persija? Yang Penting Persib Menang!


"Persib belum sembuh benar. Mudah-mudahan saja dengan kemenangan ini percaya diri pemain terus meningkat."

Persib Bandung baru saja mengemas kemenangan kedua musim ini di kompetisi Indonesia Super League 2013. Tidak tanggung Maung menerkam Asykar Bertuah dengan skor telak 4-1.

Kemenangan ini tentunya disambut gembira manajer Pangeran Biru Umuh Muchtar namun dia menolak merayakannya secara berlebihan karena menganggap Persib masih 'sakit'.

"Permainan Persib memang seharusnya seperti ini bukan hanya karena bermain kandang, tetapi juga tandang. Waktu melawan Persiram sebenarnya mulai terlihat," jelas Umuh.

Umuh mengungkapkan saat Persib dalam kondisi tertinggal situasi tim tidak panik dan di masa jeda terus menekankan untuk menjaga kepercayaan diri. Bos Persib berkumis tebal ini juga membicarakan gol Supardi dan M Ridwan, sebelumnya kedua pemain ini mencetak gol bunuh diri di tur Kalimantan.

"Saat tertinggal kita tenang, tidak ada perasaan khawatir. Di saat rehat tim memberikan ketenangan pada para pemain untuk tetap tampil penuh percaya diri. Supardi & M Ridwan? Mereka bermain baik, sebelum pertandingan saya memang meminta para pemain untuk menjaga konsentrasi dan hasilnya positif."

"Tetapi jangan euforia dulu, kita masih sakit, Persib belum sembuh benar. Mudah-mudahan saja dengan kemenangan ini percaya diri pemain terus meningkat."

Umuh lalu mengisyaratkan kemungkinan duel melawan Persija Jakarta digelar di si Jalak Harupat.

"Persija? Mudah2an para pemain lebih semangat lagi. Permainan seperti barusan saja sudah bagus. Skor 4-1 luar biasa."

"Persib harus cari kemenangan di setiap pertandingan karena imbang saja dianggap kalah."

"Laga melawan Persija kemungkinan di Jalak Harupat. Saya menyampaikan pada Kapolda, sepakbola hiburan rakyat, komunikasi dengan Bupati Kabupaten Bandung juga sudah dijalin. Dia mengizinkan, Persib tinggal menjalankan prosedur."

"Target gol lawan Persija? Tidak ada target gol, yang penting Persib menang dan berjaya," tandasnya. (gk-15)

Arema Tersungkur Di Pekanbaru



Pape N'diaye Latyr - PSPS Pekanbaru (GOAL.com/Antara)

Tim Asykar Bertuah mencatat kemenangan pertama setelah melalui enam pertandingan, dan keluar dari zona degradasi.

Ambisi Arema Indonesia untuk menempel Mitra Kukar di puncak klasemen sementara kandas setelah menelan kekalahan tipis 1-0 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Tuanku Tambusai dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Selasa (12/2).
Kekalahan ini membuat Arema berada di peringkat tiga klasemen dengan nilai 12 dari tujuh pertandingan yang telah dilalui. Tim Singo Edan berselisih tiga angka dari Mitra Kukar. Dengan demikian, Arema masih belum bisa memetik angka dari tiga laga tandangnya.

Sedangkan bagi PSPS, kemenangan ini sangat berarti, karena merupakan angka penuh pertama yang diraih tim besutan Mundari Karya itu. PSPS keluar dari zona degradasi,

PSPS Pekanbaru Curi Angka Di Palembang


Sriwijaya sempat bermain dengan sepuluh pemain setelah Sultan Samma mendapat kartu merah.

PSPS vs. Sriwijaya - IIC 2012
Sriwijaya FC gagal kembali meraih kemenangan pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), setelah dalam laga kandang keempat, Rabu (6/2), ditahan imbang PSPS Pekanbaru dengan skor 0-0. Meskipun kedua tim berusaha mencetak gol, namun skor imbang 0-0 tidak berubah hingga pertadingan selesai.

Pertandingan atarakedua tim berlangsung menarik, namun dalam tempo lambat.  Sriwijaya FC yang ngin membalas kekalahan pada turnamen IIC langsung tampil menekan.  Mengandalkan Tantan,

 

Berita LPI


Berita Timnas


Berita ISL

BeritaSuporter
23 Mar 2013

Pelatih Arab Saudi Kagumi Fans Indonesia

Pelatih Timnas Arab Saudi, Juan Ramon Lopez Caro, menyatakan kekagumannya pada suporter Timnas Indonesia yang begitu fanatik saat mendukung tim kesayangannya mereka...
More news
TipsPemainBola
17 Mar 2013

Cara Menjadi Pesepak Bola Handal

Untuk menjadi pemain handal kita harus tahu langkah-langkah. seperti berikut: Sedikit info Rajin Berlatih Sepak bola, dikarenakan latihan merupakan penilaian dari seorang pelatih ...
More news

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger