
Semen Padang FC bertekad meraih kemenangan kandang perdana di Indonesia Premier League (IPL) musim 2013. Tim yang hendak dijadikan korban pertama adalah Persiba Bantul, dalam laga di Stadion H. Agus Salim Padang, Sabtu (2/3) sore.
Rabu lalu, SPFC sebenarnya berpeluang meraih tiga angka pertama di kandang. Namun, karena sang lawan, Arema IPL, tak muncul di lapangan, SPFC urung unjuk gigi di hadapan publiknya.
Untuk menebus kekecewaan pendukungnya itu, Ellie Aiboy dkk mengalihkan target pada Persiba Bantul. Menghadapi laga ini, skuat "Kabau Sirah" tak sabar ingin menjajal pasukan M. Basri itu. Walau begitu, pelatih SPFC Jafri Sastra tetap mengingatkan timnya untuk tidak percaya diri berlebihan, apalagi anggap enteng Persiba.
"Persiba tim bagus. Apalagi dilatih pelatih sarat pengalaman sekelas M. Basri. Saat dijamu Pro Duta FC, mereka bisa mencuri satu angka. Jadi itu artinya, kita harus lebih siap dan fokus dari mereka agar bisa mendapatkan poin tiga,"ujar Jafri kepada GOAL.com Indonesia, Jumat (1/3).
Menurut pelatih berusia 47 tahun itu, siap dan fokus itu penting bagi timnya. Karena dengan kedua hal itu timnya bisa bermain bagus, menghibur penonton, dan meraih kemenangan yang memuaskan bagi pendukung SPFC.
"Saat lawan Arema, penonton kita kecewa, karena batal menyaksikan pertandingan. Kami akan membayarnya saat lawan Persiba dengan memberikan permainan terbaik, sekaligus merebut kemenangan," kata pelatih pemegang lisensi A AFC itu.
Jafri juga mengakui, Persiba Bantul adalah tim yang tak mudah dikalahkan SPFC. Statistik berbicara, dari dua laga IPL musim lalu, SPFC tak bisa mengalahkan Persiba. Hanya mampu bermain 0-0 di Padang dan seri 1-1 di Bantul.
Dari kubu Laskar Sultan Agung juga tidak kalah gertak.
"Kami berupaya keras mencuri poin minimal. Modal satu angka di kandang Pro Duta akan kami ulangi di sini," tutur asisten pelatih Persiba Albert Rudiana dalam konfrensi pers kemarin di Padang.
Albert tidak menampik, materi pemain yang dimilikinya tidak semengkilap SPFC. Bahkan, pasukan The Reds, julukan lain Persiba, hanya akan diperkuat dua legiun asing yakni Eduardo Bizarro dan Ezequiel Gonzalez. Tetapi, Albert juga senang, seluruh amunisinya yang diboyong ke Padang bisaturun.
"Kami sejak Kamis (28/2) sudah berada di Padang agar bisa cepat adaptasi," tambahnya.
Dari gelagatnya, pasukan M. Basri ini berkemungkinan kembali akan memainkan strategi bertahan menghadapi SPFC. Karena musim lalu, dengan strategi yang populer dengan "parkir bus" itu, mereka mampu memaksakan hasil imbang tanpa gol di Stadion H. Agus Salim. (gk-33)
Posting Komentar