Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta PSSI kubu Djohar Arifin Husin legowo memberikan hak pengelolaan Timnas Indonesia kepada pemerintah.
Permintaan ini diajukan Roy agar Timnas bisa menurunkan pemain-pemain terbaiknya dalam setiap laga internasional yang dijalani. Hingga saat ini, klub-klub di kompetisi Liga Super Indonesia (ISL), yang berseteru dengan kubu Djohar enggan melepaskan pemainnya selama Timnas masih dikelola kubu Djohar.
Roy berharap Timnas bisa meraih hasil yang lebih baik lagi setelah dikalahkan Irak
0-1 pada laga penyisihan Piala Asia 2015, Rabu (6/2/13). Laga berikutnya adalah melawan Arab Saudi pada 22 Maret 2013.
“Saya akan tetap berusaha agar kita punya tim yang lebih baik lagi dibandingkan kemarin (lawan Irak). Meskipun kita kalahnya terhormat kemarin, hanya satu, hampir saja 2-0, kalau yang satu tidak dianulir. Tetapi kita tetap kalah,” katanya di Jakarta, Sabtu (9/2/13).
“Jadi artinya jangan sampai kita terus-menerus hanya main dan kalah. Jadi tanggal 22 Maret besok saya akan upayakan, dan dari teman-teman ISL sudah dapat (kepastian) bahwa mereka mau untuk mengirim pemainnya asal negara mau ikut ambil bagian,” ia menambahkan.
“Nah, sekarang tinggal PSSI yang di bawah Pak Djohar, ya. Apakah rela negara ikut (menangani Timnas). Nah sekarang, nanti akan kita lihat. Siapa yang lebih cinta Merah Putih, yang akhirnya mengizinkan tim itu dibentuk,” katanya.
Posting Komentar