Pelatih timnas senior Nil Maizar mengaku sudah siap bila posisinya sebagai arsitek timGaruda digantikan Luis Manuel Blanco.
Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein telah mengumumkan Blanco sebagai pelatih timnas senior dan U-23 dengan durasi dua tahun satu hari setelah Indonesia dikalahkan Irak 1-0 dalam laga Grup C kualifikasi Piala Asia 2015.
Blanco akan membawa asistennya, Jorge Di Gregorio dan Marcos Conenna. Namun di kesempatan yang sama, Djohar juga mengatakan Nil tidak disingkirkan dari timnas senior.
“Saya sudah mendengar kabar itu. Mungkin rencana ini sudah lama. Silahkan saja kalau PSSI mau menggantikan saya. Saya tidak ada masalah. Biarkan masyarakat
yang menilai,” ujar Nil.
“Selama ini kami berjuang di tengah kondisi yang kurang kondusif. Tapi kami tetap berusaha dengan maksimal demi kemajuan sepakbola Indonesia. Saya bertahan di timnas karena dukungan keluarga. Saya tahu banyak yang mencibir saya dan pemain. Tapi saya selalu berpikir positif.”
Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein telah mengumumkan Blanco sebagai pelatih timnas senior dan U-23 dengan durasi dua tahun satu hari setelah Indonesia dikalahkan Irak 1-0 dalam laga Grup C kualifikasi Piala Asia 2015.
Blanco akan membawa asistennya, Jorge Di Gregorio dan Marcos Conenna. Namun di kesempatan yang sama, Djohar juga mengatakan Nil tidak disingkirkan dari timnas senior.
“Saya sudah mendengar kabar itu. Mungkin rencana ini sudah lama. Silahkan saja kalau PSSI mau menggantikan saya. Saya tidak ada masalah. Biarkan masyarakat
yang menilai,” ujar Nil.
“Selama ini kami berjuang di tengah kondisi yang kurang kondusif. Tapi kami tetap berusaha dengan maksimal demi kemajuan sepakbola Indonesia. Saya bertahan di timnas karena dukungan keluarga. Saya tahu banyak yang mencibir saya dan pemain. Tapi saya selalu berpikir positif.”
Posting Komentar