TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN - Memori kemenangan laga kandang pertama lawan Persepam Madura United (MU) dengan skor 4-0, 16 Januari 2013 lalu, ingin diulangi Persela Lamongan saat menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (10/2/2013) nanti. Di laga kandang kedua ini, Persela berambisi mengamankan poin sempurna lagi.
Demi mewujudkan ambisi ini, Laskar Joko Tingkir tengah melakukan sejumlah persiapan.
Persiapan ini di antaranya adalah membenahi kelemahan lini per lini, memperkuat fokus di lapangan, dan yang terpenting adalah menumbuhkan motivasi para pemain.
Pasalnya, usai menghancurkan Persepam MU, Persela menelan dua kali kekalahan di laga tandang melawan Persiwa Wawena (2-1) dan Persipura Jayapura (2-0)
.
“Persiapan laga kandang selanjutnya (lawan Persiram) harus lebih matang. Kami harus fokus untuk mengamankan poin sempurna lagi. Yang terpenting dalam persiapan ini adalah mengembalikan motivasi para pemain dan memulihkan kondisi (fisik) yang drop,” tandas Didik Ludiyanto, Asisten Pelatih Persela Lamongan, Kamis (7/2/2013).
Hasil mengecewakan saat dikalahkan Persiwa dan Persipura, ungkap Didik, tak perlu disesali karena hanya menyisakan trauma. Kini, yang penting adalah bagaimana caranya bisa bangkit agar bisa menundukkan Persiram di hadapan LA Mania, fans fanatik Persela.
Dari catatan tim pelatih, papar Didik, saat ditundukkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura, sebenarnya Persela banyak melakukan tekanan ke pertahanan Persipura.
Di sepanjang pertandingan, sejak kebobolan di menit ke-1 hingga 10 menit sebelum laga usai, Persela tak henti-hentinya melakukan tekanan.
“Bahkan Pelatih Persipura, Jacksen F Thiago, mengakui laga melawan Persela adalah laga terberat sepanjang musim ini. Dengan susah payah, dan tentu saja berkat dewi fortuna, Persipura bisa menundukkan Persela. Dari kekalahan inilah kami belajar dan berusaha menemukan solusi guna menyongsong laga lawan Persiram,” ujar Didik.
Posting Komentar