Persib Bandung melanjutkan tren positif mereka usai mengalahkan sepuluh pemain Persija Jakarta 3-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (3/3).
Di laga ini, Persib mempertahankan komposisi pemain yang diturunkan ketika mengalahkan PSPS Pekanbaru 4-1. Trio Sergio van Dijk, Herman Dzumafo, dan Kenji Adachihara menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Persija.
Sedangkan Persija lebih memperkuat barisan tengah untuk mengimbangi permainan Persib. Rahmat Affandi diplot menjadi striker tunggal guna mencuri gol di gawang lawan.
Babak pertama
Persib mengawali laga dengan baik, dan sudah memberikan ancaman di barisan belakang Persija. Sedangkan tim Macan Kemayoran lebih cenderung menunggu untuk sesekali melakukan serangan cepat.
Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari puluhan ribu suporternya terus melakukan tekanan. Hanya saja, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang tersebut terbuang dengan percuma.
Selain itu, penampilan Adixi Lenzivio di bawah mistar cukup bagus. Kiper Persija ini beberapa kali memotong umpan-umpan pemain Persib yang masuk ke kotak penalti, sehingga gawangnya tidak kebobolan.
Upaya Persib untuk mengungguli lawannya terwujud di menit ke-19. Umpan lambung Van Dijk dari tengah gagal diantisipasi oleh Ismed yang terjatuh. Melihat peluang itu, Kenji mengejar bola, dan melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak bisa dijangkau Adixi.
Tertinggal satu gol, Persija mulai meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-27, Syahroni melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga memaksa Shahar Ginanjar keras untuk menepis bola.
Peluang kembali diperoleh Persija selang dua menit kemudian. Ismet Sofyan yang menusuk dari kanan serangan Persija melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun bola membentur tiang kanan gawang Shahar. Menjelang babak pertama berakhir, Persib memperoleh peluang, tapi Kenji yang berdiri bebas gagal melesakkan gol. Skor 1-0 tetap bertahan.
Babak kedua
Persija mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua dengan memasukkan Pedro Javier, dan menarik keluar Johan Juansyah. Pergantian ini cukup efektif, dan tim tamu sudah mendapatkan peluang melalui Park Kyeong Min. Namun pemain asal Korea ini gagal mengkonversinya menjadi gol, karena tendangannya masih melebar, kendati hanya berhadapan dengan Shahar.
Serangan cepat Persija di awal babak kedua ini membuat Persib cukup kewalahan. Akibatnya, Persija menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Pedro di menit ke-49. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball Abanda Herman.
Selang enam menit kemudian, Persib kembali unggul melalui tendangan penalti Van Dijk. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Syahroni melakukan pelanggaran terhadap Firman di kotak terlarang.
Motivasi pemain Persib makin meningkat setelah kembali mengungguli Persija. Serangan bertubi-tubi Persib membuat barisan belakang Persija kewalahan. Fabiano Beltrame terpaksa melakukan pelanggaran kepada Supardi yang berujung kartu kuning kedua pada menit ke-71.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Persija. Publik di Stadion Si Jalak Harupat kembali bersorak kegirangan setelah tendangan keras Van Dijk dari jarak sekitar 30 meter tidak bisa dibendung Adixi pada menit ke-81.
Persib tetap tidak menurunkan tempo permainan, kendati sudah memperbesar keunggulan dari Persija. Walau pun begitu, upaya Pangeran Biru untuk menambah pundi-pundi gol mereka tidak terwujud hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Persib: Shahar Ginanjar; Tony Sucipto, Abanda Herman, Maman Abdurrahman, Supardi, Firman Utina, Hariono, M Ridwan (Airlangga 88'), Sergio Van Dijk, Herman Dzumafo (Atep 53'), Kenji Adachihara (Asri 76').
Cadangan: I Made Wirawan; Naser Al Sebai, M. Agung Pribadi, Jajang Sukmara, Atep, Asri Akbar, Airlangga Sucipto.
Persija: Adixi Lenzivio, Ismed Sofyan (Mu'min 33'), Fabiano Beltrame, AA Wahyu Ngurah, Amrazukih, Syahroni, Robertino Pugliara, Johan Juansyah (Pedro 46'), Defri Risky, Park Kyeong Min (Syahrizal 75'), Rahmat Afandi.
Cadangan: Galih Sudaryono; Syahrizal, Jarot, Rudi Setiawan, Mu'min Aliansyah, Andito Wahyu, Pedro Javier.
Di laga ini, Persib mempertahankan komposisi pemain yang diturunkan ketika mengalahkan PSPS Pekanbaru 4-1. Trio Sergio van Dijk, Herman Dzumafo, dan Kenji Adachihara menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Persija.
Sedangkan Persija lebih memperkuat barisan tengah untuk mengimbangi permainan Persib. Rahmat Affandi diplot menjadi striker tunggal guna mencuri gol di gawang lawan.
Babak pertama
Persib mengawali laga dengan baik, dan sudah memberikan ancaman di barisan belakang Persija. Sedangkan tim Macan Kemayoran lebih cenderung menunggu untuk sesekali melakukan serangan cepat.
Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari puluhan ribu suporternya terus melakukan tekanan. Hanya saja, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang tersebut terbuang dengan percuma.
Selain itu, penampilan Adixi Lenzivio di bawah mistar cukup bagus. Kiper Persija ini beberapa kali memotong umpan-umpan pemain Persib yang masuk ke kotak penalti, sehingga gawangnya tidak kebobolan.
Upaya Persib untuk mengungguli lawannya terwujud di menit ke-19. Umpan lambung Van Dijk dari tengah gagal diantisipasi oleh Ismed yang terjatuh. Melihat peluang itu, Kenji mengejar bola, dan melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak bisa dijangkau Adixi.
Tertinggal satu gol, Persija mulai meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-27, Syahroni melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga memaksa Shahar Ginanjar keras untuk menepis bola.
Peluang kembali diperoleh Persija selang dua menit kemudian. Ismet Sofyan yang menusuk dari kanan serangan Persija melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun bola membentur tiang kanan gawang Shahar. Menjelang babak pertama berakhir, Persib memperoleh peluang, tapi Kenji yang berdiri bebas gagal melesakkan gol. Skor 1-0 tetap bertahan.
Babak kedua
Persija mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua dengan memasukkan Pedro Javier, dan menarik keluar Johan Juansyah. Pergantian ini cukup efektif, dan tim tamu sudah mendapatkan peluang melalui Park Kyeong Min. Namun pemain asal Korea ini gagal mengkonversinya menjadi gol, karena tendangannya masih melebar, kendati hanya berhadapan dengan Shahar.
Serangan cepat Persija di awal babak kedua ini membuat Persib cukup kewalahan. Akibatnya, Persija menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Pedro di menit ke-49. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball Abanda Herman.
Selang enam menit kemudian, Persib kembali unggul melalui tendangan penalti Van Dijk. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Syahroni melakukan pelanggaran terhadap Firman di kotak terlarang.
Motivasi pemain Persib makin meningkat setelah kembali mengungguli Persija. Serangan bertubi-tubi Persib membuat barisan belakang Persija kewalahan. Fabiano Beltrame terpaksa melakukan pelanggaran kepada Supardi yang berujung kartu kuning kedua pada menit ke-71.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Persija. Publik di Stadion Si Jalak Harupat kembali bersorak kegirangan setelah tendangan keras Van Dijk dari jarak sekitar 30 meter tidak bisa dibendung Adixi pada menit ke-81.
Persib tetap tidak menurunkan tempo permainan, kendati sudah memperbesar keunggulan dari Persija. Walau pun begitu, upaya Pangeran Biru untuk menambah pundi-pundi gol mereka tidak terwujud hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Persib: Shahar Ginanjar; Tony Sucipto, Abanda Herman, Maman Abdurrahman, Supardi, Firman Utina, Hariono, M Ridwan (Airlangga 88'), Sergio Van Dijk, Herman Dzumafo (Atep 53'), Kenji Adachihara (Asri 76').
Cadangan: I Made Wirawan; Naser Al Sebai, M. Agung Pribadi, Jajang Sukmara, Atep, Asri Akbar, Airlangga Sucipto.
Persija: Adixi Lenzivio, Ismed Sofyan (Mu'min 33'), Fabiano Beltrame, AA Wahyu Ngurah, Amrazukih, Syahroni, Robertino Pugliara, Johan Juansyah (Pedro 46'), Defri Risky, Park Kyeong Min (Syahrizal 75'), Rahmat Afandi.
Cadangan: Galih Sudaryono; Syahrizal, Jarot, Rudi Setiawan, Mu'min Aliansyah, Andito Wahyu, Pedro Javier.
Posting Komentar