Kemenangan itu membuat Persibo menempati peringkat ketujuh dengan nilai tiga, terpaut dua angka dari Semen Padang yang memuncaki klasemen sementara. Sedangkan PSM berada di papan bawah tanpa satu pun poin.
Pertandingan ini sempat menjadi tanda tanya, mengingat pemain Persibo sempat mengancam akan mogok terkait belum kejelasan kontrak. Namun laga ini akhirnya bisa digelar. Duel antara Persibo dan PSM berlangsung lamban sepanjang babak pertama.
Irama permainan mengalami perubahan di babak kedua. Baik Persibo dan PSM bermain cepat untuk memecahkan kebuntuan mereka. Tensi permainan pun menjadi panas ketika Persibo unggul di menit ke-67.
Persibo memecahkan telur melalui eksekusi penalti Marcelo Cirelli yang tidak bisa dihentikan kiper Deny Marcell. Hadiah penalti diberikan wasit akibat pelanggaran handsball pemain PSM.
Hukuman penalti ini mendapat protes dari pemain PSM sebelum eksekusi dilakukan. Hendra Wijaya diganjar kartu merah, karena telah mendorong wasit dalam melakukan aksi protesnya.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persibo untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-77, Laskar Angling Dharma kembali menjebol gawang PSM melalui pemain pengganti Bijahil Calwa.
Namun selang satu menit kemudian, Persibo harus kehilangan pemain setelah Tri Rahmat diganjar kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras. Skor 2-0 ini bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Posting Komentar