Headlines News :
Home » » PSMS Akhiri Putaran Pertama Dengan Seri & Ricuh

PSMS Akhiri Putaran Pertama Dengan Seri & Ricuh

Written By Unknown on Jumat, 15 Maret 2013 | 04.41


Suimin Diharja mengatakan meski raihan satu poin, ada tren positif yang ditunjukkan skuatnya di tengah kesulitan finansial.Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga menuntaskan putaran pertama grup 1 dengan raihan enam poin dari sekali menang, sekali kalah, dan tiga kali seri. Tambahan satu poin diberikan saat ditahan imbang 0-0 oleh Persisko Tanjabar Jambi, di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserang, Kamis (14/3) sore.

Selain hanya menuai imbang, pertandingan yang sejatinya dikuasai PSMS sepanjang pertandingan ini dinodai dengan kisruh di injury time hingga pertandingan usai. Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, gagal menceploskan bola ke gawang karena cemerlangnya penampilan kiper Persisko.

Namun, benih-benih emosi sudah terlihat dari tim tuan rumah, saat beberapa kali pemain Persisko memperlama jalannya pertandingan dengan aksi cedera di lapangan. Semua membuncah saat injury time Chamara, striker Persisko terjatuh dan lama bangkit. Dan Christian Alejandro, striker Persisko lainnya sempat terlibat adu mulut di lokasi jatuhnya Chamara dengan pemain PSMS.

Selepas peluit dibunyikan wasit, langsung saja wasit menjadi buruan ofisial PSMS, karena dinilai membiarkan aksi memperlama waktu pertandingan. Wasit sempat mendapatkan tendangan di kaki, kemudian adu mulut terjadi antarpemain PSMS di bench Persisko. Namun, semua bisa dikendalikan.

Pelatih Kepala PSMS Suimin Diharja mengatakan meski raihan satu poin, ada tren positif yang ditunjukkan skuatnya di tengah kesulitan finansial. "Ada hal positif di sini, ada tren meninggkat, di mana ada agresivitas anak-anak untuk memenangkan pertandingan walau dengan kondisi cukup memprihatinkan," ujarnya usai pertandingan. "Luar biasa dengan situasi seperti ini, anak-anak masih mau bermain," timpalnya

Perihal akhir pertandingan yang berakhir kisruh, Suimin menilai karena wasit tidak bertindak tegas. "Sepakbola akan berjalan bagus kalau pemimpinnya tegas. Wasit kurang tegas, ada beberapa keputusan yang tidak di jalankan di lapangan," tukasnya

Suimin mengurai semua pencapaian putaran pertama PSMS, akan menjadi evaluasi untuk putaran kedua. "Ini akan jadi catatan yang penting, kalau kami (pelatih) masih dipercayakan kami akan evaluasi. Habis putaran pertama, saya siap membimbing mereka (pemain) kalau mereka berlatih. Tapi saya enggak bisa menentukan program latihan kalau tidak didukung fasilitas lain, makan dan obat-obatan lain. Saya rasa, penyiksaan saya terhadap pemain cukup di sini. Kalau enggak jelas juga mungkin latihan akan libur dulu," ungkapnya.

Sementara itu, Afan Lubis, kapten tim PSMS mengakui timnya kurang beruntung meski sudah bermain bagus. Dia menjelaskan, persoalan akhir pertandingan yang berlangsung kisruh, ditengarai karena beberapa pemain tim lawan yang memperlama-lama waktu dengan berpura-pura cedera parah.

"Mainnya bagus, harusnya bisa menang. Banyak peluang. Hanya perangkat pertandingannya kurang tegas dan ada handball tapi enggak dianggap. Jadinya pertandingan kurang menarik dan emosi. Banyak sandiwara (pemain lawan), pura-pura seperti cedera parah dan buat kami emosi," jelasnya.

Sementara itu, Yusran, pelatih Persisko Tanjabar, Jambi enggan mengomentari soal kisruh di injury time. "Enggak mau mengkritik, itu nanti ada perangkat pertandingan yang menilai. Hanya saja, tidak akan ada ajang balas dendam. Orang saja baru tahu yang Mana Persisko Tanjabar kok mau balas-balasan," ungkapnya.

Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jambi ini menambahkan, raihan satu poin sesuai target timnya. "Sesuai target, ini maksimal. Saya memang memfokuskan di pertahanan. Karena Lubukpakam lebih panas, kami melawan PSMS yang pemainnya ada yang cukup senior. Kami tidak ada strategi dan tidak mengikuti gaya tuan rumah yang mainnya lebih ofensif," bebernya.

Dalam pertandingan ini, wasit Safrizal memberikan tiga kartu kuning, Teguh menit 29, Fransiscus Mumpo (Persisko) menit 73 dan Rinaldo menit 87. Wasit ini terpaksa pulang setelah kedua bus tim balik dari Stadion Baharoeddin demi keamanan. (gk-38)

Susunan Pemain
PSMS (3-5-2) : Zulham Sahputra Nasution, Moise Dario Maldonado, Aun Carbiny/Hardiantono (70'), Alamsyah Nasution, Aidun Sastra Utami, Novianto, Susanto, Muhammad Afan Lubis (C), Edgar Rolon/Safrial Irfandi (75'), Alberto Sosa Morel/Rinaldo (55', Riko Simanjuntak
Pelatih : Suimin Diharja

Persisko (3-5-2) :
Bogy Santoso, Rahmad Hidayat, Richie, Lucky Diokpara, Dodi, M Solehan/Rahmatullah (31'), Napoleon, Teguh, Amsar Risa Hundua/Fransiscus Mumpo (69'), Chamara Muhammad, Christian Alejandro
Pelatih : Yusran
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger