Headlines News :
Home » » Pertanyakan Surat BAORI, Ketua Tim Verifikasi Tegaskan Soal Voter KLB

Pertanyakan Surat BAORI, Ketua Tim Verifikasi Tegaskan Soal Voter KLB

Written By Unknown on Selasa, 12 Maret 2013 | 03.18


Jakarta - Ketua tim verifikasi peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Agus Yasmin, mempertanyakan ihwal 100 voter yang telah diumumkan. Padahal, 21 di antaranya masih belum diputuskan statusnya.

Kemarin anggota tim verifikasi Sefdin mengumumkan bahwa kesekjenan akan mengirim undangan kepada 100 voteryang telah diverifikasi untuk acara KLB di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret mendatang.

Padahal, ditegaskan Agus bahwa hingga saat ini voter yang telah terverifikasi dalam rapat tim pada 5 Maret baru 79 peserta. Itu pun atas nama lembaga atau institusi seperti yang diamanatkan dalam surat FIFA terakhir yang ditujukan kepada Menpora. Adapun sisa 21 voter yang masih dipermasalahkan KPSI akan diserahkan keputusannya di rapat Komite Eksekutif yang akan digelar 13 Maret.

"Apa yang diumumkan Sefdin itu tak bisa dipertanggungjawabkan. Saya sebagai Ketua Tim Verifikasi tak pernah mengadakan rapat lagi setelah 5 Maret karena semuanya sudah disepakati. Sisa 21 suara bermasalah akan dibahas di Rapat Komite Eksekutif," kata Agus, Selasa (12/3/2013).

Selain tersebarnya daftar 100 peserta dengan nama definitif tanpa ada keputusan rapatnya, kabarnya beredar pula surat Badan Arbitase Olahraga Indonesia (BAORI) tertanggal 11 Maret 2013. Fatwa yang dikeluarkan Sekretaris BAORI, Dr. Sudirman SH, menyatakan bahwa Penerbitan Surat Keputusan PSSI tentang pembekuan Kepengurusan dan Pembentukan 11 caretaker Pengprov dinyatakan batal. Dalam fatwa tersebut juga disebutkan bahwa yang berhak menghadiri KLB adalah 11 Pengprov lama.

Surat tersedut kabarnya ditujukan kepada Agus selaku ketua tim verifikasi voter KLB. Namun, saat dikonfirmasi Agus membantah bahwa dirinya pernah mengeluarkan surat dan meminta fatwa pada BAORI.

"Saya tidak paham apa maksud semua ini. Ini sudah mencederai semangat rekonsiliasi yang sedang dibangun. Saya berharap Tim Pengawas KLB yang dibentuk Menpora memperhatikan hal-hal aneh seperti ini," ujar Agus.

"Semua harus transparan demi kebaikan bersama. Jangan ada dusta di antara kita," pungkasnya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar Bola Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger